Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Olah Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 27 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Guru ASN Diizinkan Mengajar di Sekolah Swasta Mulai 2025

Alfi SalamahAlfi Salamah29 November 2024 Pendidikan
Guru ASN boleh mengajar swasta.
Guru-guru upacara HGN 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Mulai 2025, guru aparatur sipil negara (ASN) akan diizinkan mengajar di sekolah swasta. Kebijakan ini diambil untuk merespons aspirasi masyarakat dan penyelenggara pendidikan swasta yang kerap mengeluhkan penempatan guru honorer yang tidak merata.

“Kami menunggu surat keputusan menteri yang menyebutkan bahwa guru ASN tidak hanya bertugas di sekolah negeri, tetapi juga bisa bertugas di sekolah swasta,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam peringatan Hari Guru Nasional di Velodrome Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2023).

Selain itu, regulasi ini akan mengurangi beban administratif guru. Abdul Mu’ti menyatakan guru hanya perlu mengisi laporan kinerja setahun sekali.

“Para guru tidak perlu lagi mengunggah dokumen berbasis poin. Pengelolaan cukup diisi setahun sekali, sehingga mereka bisa fokus mengajar,” jelasnya.

Baca Juga:
  • Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun
  • Anggaran Belum Siap, Sekolah Gratis Ditargetkan Mulai Tahun Depan
  • Lina Marlina Raih Gelar Doktor dengan IPK 3,96 Hampir Sempurna
  • Kemah Ramadhan Kwaran Bataguh 2025 Siap Digelar

Langkah ini juga merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan pelayanan birokrasi yang lebih efisien. Abdul Mu’ti menambahkan bahwa mulai November 2024, pelatihan guru akan diperkuat dengan materi bimbingan konseling dan pendidikan nilai untuk membimbing siswa secara holistik.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo mengumumkan peningkatan anggaran kesejahteraan guru menjadi Rp 81,6 triliun pada tahun depan. Anggaran ini naik Rp 16,7 triliun dari sebelumnya.

“Kenaikan ini untuk mempercepat sertifikasi dan peningkatan kualitas guru,” ujarnya.

Artikel Terkait:
  • Hari Kedua KMD Pramuka Ponorogo, Peserta Dalami Peran Pembina
  • Pramuka Kwarcab Kutim Jambore Dunia di Korea Selatan
  • Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat
  • MPLS SMA Negeri 1 Taraju: Bangun Generasi Kreatif dan Inovatif

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) akan dimasifkan bagi 804.486 guru ASN dan non-ASN yang belum tersertifikasi. Guru yang telah menyelesaikan pendidikan D4 atau S1 menjadi prioritas penerima insentif. Saat ini, sebanyak 64,4% guru di Indonesia telah memegang sertifikat PPG, sedangkan 249.623 guru masih belum memenuhi syarat pendidikan tersebut.

Sebagai bagian dari kebijakan baru, tunjangan guru non-ASN dan honorer yang telah lulus PPG akan dinaikkan menjadi Rp 2 juta per bulan. Untuk guru ASN, kenaikan gaji akan setara dengan satu kali gaji pokok sesuai jabatan dan pangkat.

Dengan regulasi ini, diharapkan pemerataan kualitas pendidikan di sekolah negeri maupun swasta dapat tercapai, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru di seluruh Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • BSI Scholarship Dibuka, Ribuan Pelajar Dibidik
  • AI dan Kearifan Lokal, Kunci Pendidikan Tanggap Bencana
  • Tips Ini Dijamin Memberikan Peluang Anda lulus SNBT 2023 Dengan Baik!
  • Perayaan Hari Guru di Davao: Guru Hebat, Indonesia Kuat
Abdul Mu'ti Guru ASN PPG Prabowo Subianto Tunjangan guru
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRI Krisis Talenta Digital, Masih Defisit 4 Juta
Next Article Guru ASN di Sekolah Swasta

Informasi lainnya

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

14 September 2026

100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

3 September 2026

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

26 Agustus 2026

Dosen MM UIA Bedah Kurikulum, Kompetensi Jadi Fokus

22 Agustus 2026

OBE Mengubah Ukuran Keberhasilan Perkuliahan

22 Agustus 2026

Temaram di Khalifa

14 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Kaya SDA, Tapi Hidup dari Pajak

Editorial Udex Mundzir

Narasi Globalis dan Politik Ketakutan

Editorial Udex Mundzir

UKT dan Ilusi Kesejahteraan ASN

Editorial Udex Mundzir

Puasa 72 Jam, Sehatkah Menurut Islam dan Ilmu Kedokteran?

Daily Tips Ericka

Selain 8 dan 20 Rakaat, Ini Ada Jumlah Rakaat Shalat Tarawih

Islami Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi