Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 9 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kenapa Gen Z Cepat Bosan Ngobrol Langsung?

Di balik layar, ada jarak yang makin terasa dalam percakapan nyata.
Lina MarlinaLina Marlina14 April 2025 Daily Tips
alasan Gen Z cepat bosan ngobrol tatap muka
Ilustrasi Gen Z cepat bosan ngobrol tatap muka (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Percakapan tatap muka kini menjadi tantangan baru bagi Gen Z. Generasi yang tumbuh bersama teknologi ini ternyata cenderung lebih cepat merasa bosan saat ngobrol langsung, bahkan tak sedikit yang mulai mengecek ponsel hanya dalam dua menit pertama.

Sebuah studi oleh AXA UK melalui Mind Health Report mengungkap, sebanyak 75% dari 2.000 responden Gen Z (usia 18–28 tahun) mengaku sulit mempertahankan fokus saat ngobrol. Sebanyak 39% di antaranya merasa punya dorongan kuat untuk memeriksa ponsel, utamanya demi mengecek pesan atau notifikasi media sosial.

Psikolog Dr. Linda Papadopoulos mengatakan, generasi ini “lebih terkoneksi dari sebelumnya, tapi juga lebih kesepian dan cemas.”

Ia menambahkan, “notifikasi yang terus-menerus dan scrolling tanpa akhir membuat sistem saraf mereka terlalu terstimulasi, mengganggu fokus dan memperburuk kualitas interaksi.”

Baca Juga:
  • Generasi Z dan Aksi Nyata Wujudkan SDGs
  • Puasa 72 Jam, Sehatkah Menurut Islam dan Ilmu Kedokteran?
  • Dampak Psikologis Nama Umum di Indonesia
  • Intip 5 Universitas Paling Bergengsi di Korea Selatan

Hasilnya? Sebanyak 38% responden menganggap percakapan langsung membosankan, dan 63% lainnya merasa kesulitan menjalani interaksi tatap muka. Ponsel pun menjadi pelarian—bahkan saat berbincang dengan keluarga atau saat berkumpul bersama teman.

Yang mengejutkan, 28% Gen Z dilaporkan mengalami kecemasan serius ketika tak memegang ponsel mereka. Ini menunjukkan adanya ketergantungan emosional yang semakin menguat terhadap perangkat digital.

Dampak lainnya menyentuh sisi mental. Lebih dari separuh Gen Z merasa tertekan untuk segera merespons pesan, meski hati tak ingin. Bahkan ada yang terbangun tengah malam hanya demi memeriksa notifikasi.

Satu dari lima anak muda mengaku sulit fokus dan produktif karena terlalu banyak bermain ponsel. Sebanyak 33% mengaku sering membandingkan diri dengan orang lain di media sosial, yang berujung pada turunnya rasa percaya diri.

Artikel Terkait:
  • 8 Manfaat Berhenti Konsumsi Gula bagi Kesehatan
  • Rumah Berantakan, Ternyata Cerminkan Kepribadian
  • Nomor HP Tidak Pernah Ganti 10 Tahun? Ini Tanda Kamu Layak Dipercaya
  • Berhenti Pakai Satu Handuk untuk Badan dan Wajah

Namun tak semua gelap. Ada 56% responden yang mulai menyadari pentingnya istirahat dari media sosial dan mengambil jeda digital demi kesehatan mental mereka. Menurut Dr. Papadopoulos, solusinya bukan menghilangkan ponsel, melainkan menciptakan struktur dan kebiasaan digital yang lebih sehat.

“Kita perlu bantu anak muda mengelola hubungan mereka dengan teknologi,” ujar Tara Foley, CEO AXA UK & Ireland.

Ia berharap hasil riset ini mendorong kerja sama untuk menciptakan lingkungan yang lebih mendukung kesehatan mental anak muda.Karena sejatinya, manusia butuh koneksi nyata. Dan meski layar mendekatkan, suara dan tatapan mata tetap tak tergantikan.

Jangan Lewatkan:
  • Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses
  • 5 Cara Atasi Overthinking
  • Belajar Efektif, Hasil Maksimal
  • 5 Peran Penting Dalam Tim yang Solid
Gen Z dan Ponsel Kebiasaan Media Sosial Kesehatan Mental Digital Studi AXA Mind Health Report Tips Komunikasi Tatap Muka
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKaltim Maksimalkan Peternak Lokal untuk Dukung Program MBG
Next Article Amplang Balet dari Teluk Dalam Tembus Pasar Asia Tenggara

Informasi lainnya

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

7 Juli 2026

Kosakata Hari yang Jarang Diketahui Masyarakat

4 Juni 2026

Rumah Berantakan, Ternyata Cerminkan Kepribadian

18 April 2026

Meal Prep, Solusi Orang Sibuk

14 Februari 2026

5 Cara Atasi Overthinking

13 Februari 2026

Digital Nomad, Hidup atau Ilusi?

20 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Titiek Puspa: Legenda Musik yang Menembus Zaman

Biografi Ericka

Kegaduhan yang Disengaja

Editorial Udex Mundzir

Evis Santika: Wajah Baru di Kwarran Pramuka Cisayong

Profil Silva

Tips Mengatasi Demam Setelah Puncak Haji untuk Jamaah

Islami Alfi Salamah

Bank Digital Ubah Cara Kita Mengelola Uang

Bisnis Ericka
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati30 Juni 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi