Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 16 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kosakata Hari yang Jarang Diketahui Masyarakat

Bahasa yang kaya membuat cara berpikir menjadi lebih luas.
Udex MundzirUdex Mundzir4 Juni 2026 Daily Tips
Kosakata sehari-hari
Ilustrasi laki-laki sedang mengajarkan kosakata
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jejak waktu sering hadir dalam percakapan sehari-hari. Kita mengenal kata kemarin, hari ini, besok, dan lusa. Namun, bahasa Indonesia ternyata memiliki kosakata yang lebih beragam untuk menyebut rentang hari sebelum maupun sesudah hari ini. Sayangnya, sebagian besar istilah tersebut kini jarang digunakan sehingga tidak banyak dikenal oleh generasi muda.

Fenomena ini menarik perhatian para pencinta bahasa. Di tengah derasnya penggunaan istilah modern dan bahasa asing, sejumlah kosakata lama Indonesia perlahan terlupakan. Padahal, kata-kata tersebut menunjukkan kekayaan bahasa yang mampu menjelaskan waktu secara lebih rinci tanpa harus menyebut jumlah hari secara berulang.

Salah satu kosakata yang cukup dikenal adalah kemarin, yang berarti satu hari sebelum hari ini. Dua hari sebelum hari ini disebut selumbari, sedangkan tiga hari sebelumnya dikenal dengan istilah kilamulai. Di sisi lain, bahasa Indonesia juga memiliki istilah khusus untuk hari-hari yang akan datang.

Untuk waktu setelah hari ini, satu hari berikutnya disebut besok. Dua hari berikutnya disebut lusa. Tiga hari setelah hari ini dikenal sebagai tulat atau langkat. Empat hari setelah hari ini disebut tubin atau tunggi, sedangkan lima hari setelah hari ini disebut jakelong.

Baca Juga:
  • Belajar Efektif, Hasil Maksimal
  • Peraturan Wajib Diketahui Sebelum Kunjungi IKN
  • Temukan 3 Jam Produktif dalam Seharimu!
  • Memahami Etika Tak Tertulis di Masyarakat

Selain itu, terdapat istilah yang menggambarkan rentang waktu yang lebih umum. Senantu digunakan untuk menyebut beberapa hari yang lalu. Sementara itu, embutin digunakan untuk menyebut beberapa hari yang akan datang. Kehadiran kata-kata ini menunjukkan bahwa bahasa Indonesia memiliki cara yang unik dalam menggambarkan perjalanan waktu.

“Jika hari ini Selasa, maka tulat adalah Jumat.”

Contoh tersebut membantu memahami penggunaan kosakata secara praktis. Bila hari ini Selasa, maka besok adalah Rabu, lusa adalah Kamis, dan tulat atau langkat jatuh pada Jumat. Setelah itu, tubin atau tunggi menjadi Sabtu, sedangkan jakelong menjadi Minggu.

Penggunaan istilah-istilah tersebut sebenarnya dapat membuat komunikasi menjadi lebih singkat dan menarik. Alih-alih mengatakan “tiga hari lagi”, seseorang dapat menggunakan kata tulat. Begitu pula saat menyebut “empat hari lagi”, istilah tubin atau tunggi bisa menjadi alternatif yang lebih ringkas.

Artikel Terkait:
  • Cara Efektif Menghitung Dana Pensiun di Indonesia
  • Tips Manajemen Waktu Agar Lebih Produktif
  • Berhenti Pakai Satu Handuk untuk Badan dan Wajah
  • Cara Efektif Menyusun To-Do List agar Tidak Sekadar Jadi Hiasan Meja

Di era digital, mengenalkan kembali kosakata seperti ini memiliki nilai penting. Selain menambah wawasan kebahasaan, penggunaan kata-kata tersebut juga membantu menjaga warisan bahasa Indonesia agar tidak hilang ditelan waktu. Semakin sering digunakan, semakin besar peluang istilah-istilah tersebut tetap hidup dalam percakapan masyarakat.

Bahasa bukan hanya alat komunikasi. Bahasa juga menjadi cermin budaya dan sejarah. Mengenal kata seperti kilamulai, selumbari, tulat, hingga jakelong dapat memperkaya perbendaharaan kata sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap bahasa Indonesia.

Pada akhirnya, mempelajari kosakata lama tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membuka pemahaman bahwa bahasa Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa. Dari masa lalu hingga masa depan, setiap rentang waktu ternyata memiliki namanya sendiri.

Jangan Lewatkan:
  • Tips Anti Baper Saat Lihat Pasangan Halal Muda
  • 1 Agustus, Hari Scarf Pramuka Se-Dunia: Ayo Tunjukkan Scarf-mu
  • Film Korea Komedi Pilihan untuk Malam Tahun Baru 2026
  • Rahasia Minyak Zaitun untuk Kulit dan Rambut Sehat
BahasaIndonesia EdukasiBahasa KosakataUnik Literasi Nusantara
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMengapa Banyak Pikiran Bikin Lapar?
Next Article Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Informasi lainnya

Kenapa Kita Sering Lelah Padahal Tidur Sudah Cukup?

9 Juli 2026

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

7 Juli 2026

Rumah Berantakan, Ternyata Cerminkan Kepribadian

18 April 2026

Meal Prep, Solusi Orang Sibuk

14 Februari 2026

5 Cara Atasi Overthinking

13 Februari 2026

Digital Nomad, Hidup atau Ilusi?

20 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

PLTU Gunakan Integrated Security Solutions untuk Cegah Sabotase

Techno Ericka

Merdeka Jiwa

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Isu yang Dibelokkan, Aparat yang Gagal

Editorial Udex Mundzir

Obsesi IQ yang Keliru Arah

Editorial Udex Mundzir

Menjaga Batasan: Hakmu untuk Hidup Lebih Bahagia

Happy Silva
Berita Lainnya
Hukum
Ericka5 Agustus 2025

Silfester Matutina Dieksekusi Terkait Fitnah Jusuf Kalla

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pelayanan Terbaik Arab Saudi untuk Jamaah Haji Indonesia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Mengenang Rachmat Gobel, Putra Bangsa yang Mendedikasikan Hidup bagi Industri dan Negeri

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi