Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Indonesia Hadapi Tarif 19 Persen dari AS Mulai 7 Agustus

Tarif impor AS terhadap produk Indonesia mulai berlaku 7 Agustus, pemerintah klaim peluang ekspor tetap terbuka.
ErickaEricka4 Agustus 2025 Ekonomi
tarif ekspor Indonesia ke Amerika Serikat 2025
Ilustrasi tarif ekspor Indonesia ke Amerika Serikat 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Babak baru dalam hubungan dagang Indonesia-Amerika Serikat dimulai dengan penetapan tarif baru sebesar 19 persen. Tarif ini akan efektif diberlakukan mulai 7 Agustus 2025, bersamaan dengan kebijakan serupa yang dikenakan terhadap 92 negara lain oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa tarif yang dikenakan pada Indonesia tergolong rendah dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara. Hanya Singapura yang mendapat tarif lebih ringan, yakni sebesar 10 persen.

“Sudah diumumkan, dan Indonesia termasuk negara yang selesai negosiasi. Berlaku 7 Agustus,” ujar Airlangga saat ditemui di Jakarta, Senin (4/8/2025).

Baca Juga:
  • BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan Jemaah Haji di Arab Saudi
  • Pemerintah Siapkan Skema 8.400 Karyawan PHK Sritex Kembali Bekerja
  • Transaksi UMKM Tembus Rp1,1 Triliun per Mei 2025
  • Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

Meski tarif tersebut meningkatkan tantangan ekspor, Airlangga menilai Indonesia masih memiliki daya saing kuat di pasar AS, terutama dibandingkan kompetitor utama seperti Thailand dan India. Beberapa komoditas strategis bahkan mendapat pengecualian tarif, termasuk konsentrat dan katoda tembaga.

“Copper concentrate dan copper cathode dikenakan nol persen. Ini bagian dari kesepakatan perdagangan strategis mineral dengan AS,” jelasnya.

Kebijakan tarif ini datang di tengah dinamika global yang makin kompetitif. Namun pemerintah tetap optimistis, karena sektor ekspor Indonesia memiliki keunggulan pada komoditas industri berbasis olahan mineral dan produk turunan lainnya.

Artikel Terkait:
  • OJK Ganti Istilah Pinjol Jadi Pindar untuk Hilangkan Stigma Negatif
  • Kenaikan PPN 12% di Tahun 2025, Harga BBM Non-Subsidi Berpotensi Naik
  • BP-Vivo Batalkan Pembelian BBM Pertamina
  • Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Hapus Pembebasan PPN, Ini kata Bu Sri Mulyani!

Airlangga juga menyebutkan bahwa Indonesia akan terus menjaga posisi tawar dengan mengembangkan sektor hilirisasi industri dan memperluas kerja sama dagang ke kawasan lain. Strategi diversifikasi pasar dan peningkatan kualitas produk nasional dinilai krusial untuk menghadapi dampak tarif dagang ini.

Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan mengkaji dampak tarif terhadap pelaku industri ekspor nasional dan menyiapkan insentif fiskal serta program dukungan agar produk Indonesia tetap kompetitif di pasar global.

Jangan Lewatkan:
  • LPG 3 Kg Tak Lagi Dijual Pengecer, Pemerintah Pastikan Distribusi Tepat Sasaran
  • Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif
  • 6,08 Juta Wajib Pajak Belum Laporkan SPT Tahunan 2023
  • Indonesia Luncurkan Obligasi Terumbu Karang untuk Konservasi Laut
Airlangga Hartarto Ekspor Indonesia Pasar Amerika Tarif Ekspor Tarif Trump
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBPD Benua Baru Ulu Dorong Kemandirian Lewat Potensi Lokal
Next Article DPR Desak Aturan Royalti Musik Tak Persulit Pelaku Usaha

Informasi lainnya

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Larangan Baju Bekas: Tegas Boleh, Serampangan Jangan

Editorial Udex Mundzir

Tegakkan Keadilan, Umar bin Abdul Aziz Wafat Karena Diracun

Islami Alfi Salamah

Panduan Lengkap Ibadah Qurban: Hukum, Syarat, dan Pelaksanaannya

Islami Udex Mundzir

Pilwalkot Samarinda 2024: Formalitas Saja

Editorial Udex Mundzir

Makanan Sehat untuk Sahur dan Berbuka Puasa

Food Assyifa
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Hukum Barang Temuan dalam Islam

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi