Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Indonesia Hadapi Tarif 19 Persen dari AS Mulai 7 Agustus

Tarif impor AS terhadap produk Indonesia mulai berlaku 7 Agustus, pemerintah klaim peluang ekspor tetap terbuka.
ErickaEricka4 Agustus 2025 Ekonomi
tarif ekspor Indonesia ke Amerika Serikat 2025
Ilustrasi tarif ekspor Indonesia ke Amerika Serikat 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Babak baru dalam hubungan dagang Indonesia-Amerika Serikat dimulai dengan penetapan tarif baru sebesar 19 persen. Tarif ini akan efektif diberlakukan mulai 7 Agustus 2025, bersamaan dengan kebijakan serupa yang dikenakan terhadap 92 negara lain oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa tarif yang dikenakan pada Indonesia tergolong rendah dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara. Hanya Singapura yang mendapat tarif lebih ringan, yakni sebesar 10 persen.

“Sudah diumumkan, dan Indonesia termasuk negara yang selesai negosiasi. Berlaku 7 Agustus,” ujar Airlangga saat ditemui di Jakarta, Senin (4/8/2025).

Baca Juga:
  • Minuman Berpemanis Akan Kena Cukai Mulai 2026
  • Zulhas Mendag Larang TikTok Shop Jualan Revisi PMPT 50/2020
  • Ekspor Indonesia Naik 6,65 Persen, Sawit Jadi Penopang Utama
  • Hasil Audit: eFishery Diduga Manipulasi Laporan Keuangan

Meski tarif tersebut meningkatkan tantangan ekspor, Airlangga menilai Indonesia masih memiliki daya saing kuat di pasar AS, terutama dibandingkan kompetitor utama seperti Thailand dan India. Beberapa komoditas strategis bahkan mendapat pengecualian tarif, termasuk konsentrat dan katoda tembaga.

“Copper concentrate dan copper cathode dikenakan nol persen. Ini bagian dari kesepakatan perdagangan strategis mineral dengan AS,” jelasnya.

Kebijakan tarif ini datang di tengah dinamika global yang makin kompetitif. Namun pemerintah tetap optimistis, karena sektor ekspor Indonesia memiliki keunggulan pada komoditas industri berbasis olahan mineral dan produk turunan lainnya.

Artikel Terkait:
  • Efisiensi APBN Fokus pada Program Gizi dan Swasembada Pangan
  • Transisi Ekonomi Global Tertahan Perlambatan Dunia
  • Laba Freeport Rp67 T, Setoran Negara Dinilai Janggal
  • Google Hentikan Sementara Fitur Konversi Mata Uang Akibat Kesalahan Data

Airlangga juga menyebutkan bahwa Indonesia akan terus menjaga posisi tawar dengan mengembangkan sektor hilirisasi industri dan memperluas kerja sama dagang ke kawasan lain. Strategi diversifikasi pasar dan peningkatan kualitas produk nasional dinilai krusial untuk menghadapi dampak tarif dagang ini.

Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan mengkaji dampak tarif terhadap pelaku industri ekspor nasional dan menyiapkan insentif fiskal serta program dukungan agar produk Indonesia tetap kompetitif di pasar global.

Jangan Lewatkan:
  • Zero ODOL Diterapkan 2026, Pemerintah Uji Coba di Jabar
  • Said Iqbal Kritik Pengusaha yang Protes Kenaikan UMP 6,5%
  • Airlangga Bantah AS Singgung Barang Bajakan Mangga Dua
  • Rupiah Kuat di Rp16.390, Pasar Tunggu Rilis Ekonomi Kuartal I
Airlangga Hartarto Ekspor Indonesia Pasar Amerika Tarif Ekspor Tarif Trump
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBPD Benua Baru Ulu Dorong Kemandirian Lewat Potensi Lokal
Next Article DPR Desak Aturan Royalti Musik Tak Persulit Pelaku Usaha

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Gunung Galunggung Tetap Tenang dan Menawan

Travel Alfi Salamah

Literasi Digital untuk Remaja, Pentingnya Menguasai Keterampilan di Era Informasi

Gagasan Alfi Salamah

Ledakan Wisata Labuan Bajo

Travel Alfi Salamah

Selat Hormuz dan Ancaman Ekonomi Dunia

Editorial Udex Mundzir

Prestasi UGM Cemerlang, Integritas Belum Tercermin

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi