Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 16 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Efisiensi APBN Fokus pada Program Gizi dan Swasembada Pangan

Kebijakan penghematan anggaran dirancang untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program prioritas.
AssyifaAssyifa24 Januari 2025 Ekonomi
Efisiensi APBN 2025
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (.ant/hafm)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 mengenai Efisiensi Belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD. Instruksi ini bertujuan untuk mengalihkan anggaran ke program-program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan swasembada pangan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa efisiensi anggaran akan difokuskan pada kegiatan yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.

“Penggunaan anggaran akan difokuskan pada program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, seperti MBG, perbaikan sektor kesehatan, dan swasembada pangan,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/1/2025).

Ia menambahkan bahwa pemerintah juga akan mengarahkan anggaran ke program yang dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan mendorong industrialisasi.

Baca Juga:
  • Jokowi Lepas Tangan Soal Kenaikan PPN 12 Persen
  • Pinjaman Paylater Bank Tembus Rp22,78 T per Maret 2025
  • Ekonom Kritik Pemangkasan Anggaran di Era Prabowo
  • Diskon Listrik 50 Persen Berlaku, Begini Cara Mendapatkannya

“Itulah area di mana pemerintah diminta melakukan efisiensi agar dana tersebut dapat dialokasikan untuk belanja yang lebih produktif,” tambahnya.

Instruksi Presiden ini menetapkan target efisiensi sebesar Rp 306,69 triliun, yang terdiri dari penghematan Rp 256,1 triliun untuk kementerian dan lembaga, serta Rp 50,59 triliun dari dana transfer ke daerah. Instruksi ini mencakup seluruh elemen pemerintahan, termasuk menteri, kepala lembaga, gubernur, dan bupati atau wali kota.

Sri Mulyani juga menjelaskan bahwa pos-pos anggaran yang tidak memberikan manfaat langsung, seperti biaya seremonial, rapat, seminar, hingga percetakan, akan menjadi fokus pemangkasan.

“Pos-pos anggaran seperti ini akan dipangkas tajam untuk memastikan efisiensi yang signifikan,” jelasnya.

Artikel Terkait:
  • OJK Ungkap Scam Digital Rugikan Nasabah Rp4,1 Triliun
  • Utang Indonesia Membengkak, Bank Dunia Proyeksi Rasio Sentuh 41 Persen
  • Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Kopi Tertekan
  • Ekonomi AS Tertekan, Rupiah Berpeluang Menguat ke Rp 16.300

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, sebelumnya mengajukan tambahan anggaran Rp 100 triliun untuk program MBG dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo pada 17 Januari 2025.

“Anggaran saat ini hanya mampu mencakup 17,5 juta penerima hingga September 2025. Tambahan ini bertujuan agar target penerima dapat tercapai, yaitu 82,9 juta orang hingga akhir 2025,” ungkap Dadan.

Langkah efisiensi ini diharapkan dapat memperkuat alokasi anggaran ke program prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat, sembari memastikan pengelolaan dana yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Jangan Lewatkan:
  • Pertamina Bantah LPG 3 Kg Pink Gantikan Gas Melon
  • BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,5 Persen
  • Industri Hotel Tertekan, Okupansi Merosot dan PHK Mengancam
  • Pertambangan Kaltim Menguat: Pertumbuhan 5,74% di Akhir Tahun 2022
APBN 2025 Efisiensi APBN Program Gizi Sri Mulyani Swasembada Pangan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePendaftar Domain .id Capai 1,2 Juta Sepanjang 2024
Next Article KPK: Integritas Pemerintah Daerah Masih Dalam Zona Merah

Informasi lainnya

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Peluang Usaha di Balik Batas Medsos

Editorial Lisda Lisdiawati

Musik AI Tanpa Hak Cipta

Refleksi Udex Mundzir

Roehana Koeddoes: Jejak Emansipasi Sang Pionir Pers

Biografi Alfi Salamah

Korupsi Makan Bergizi: Kejahatan yang Harus Dihabisi

Editorial Udex Mundzir

Makna Idul Fitri

Islami Lisda Lisdiawati
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Kopi Tertekan

5 Amalan Utama Ketika Gerhana Bulan Terjadi

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi