Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 7 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Efisiensi APBN Fokus pada Program Gizi dan Swasembada Pangan

Kebijakan penghematan anggaran dirancang untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program prioritas.
AssyifaAssyifa24 Januari 2025 Ekonomi
Efisiensi APBN 2025
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (.ant/hafm)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 mengenai Efisiensi Belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD. Instruksi ini bertujuan untuk mengalihkan anggaran ke program-program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan swasembada pangan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa efisiensi anggaran akan difokuskan pada kegiatan yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.

“Penggunaan anggaran akan difokuskan pada program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, seperti MBG, perbaikan sektor kesehatan, dan swasembada pangan,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/1/2025).

Ia menambahkan bahwa pemerintah juga akan mengarahkan anggaran ke program yang dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan mendorong industrialisasi.

Baca Juga:
  • Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu
  • DPR Soroti Kepailitan Sritex: Tragedi Nasional
  • Harga Distributor Stabil, Spekulan Dongkrak Harga Bawang Putih di Pasaran
  • Bos Telkom Soroti Masa Depan Telekomunikasi Pasca Merger XL-Smartfren

“Itulah area di mana pemerintah diminta melakukan efisiensi agar dana tersebut dapat dialokasikan untuk belanja yang lebih produktif,” tambahnya.

Instruksi Presiden ini menetapkan target efisiensi sebesar Rp 306,69 triliun, yang terdiri dari penghematan Rp 256,1 triliun untuk kementerian dan lembaga, serta Rp 50,59 triliun dari dana transfer ke daerah. Instruksi ini mencakup seluruh elemen pemerintahan, termasuk menteri, kepala lembaga, gubernur, dan bupati atau wali kota.

Sri Mulyani juga menjelaskan bahwa pos-pos anggaran yang tidak memberikan manfaat langsung, seperti biaya seremonial, rapat, seminar, hingga percetakan, akan menjadi fokus pemangkasan.

“Pos-pos anggaran seperti ini akan dipangkas tajam untuk memastikan efisiensi yang signifikan,” jelasnya.

Artikel Terkait:
  • Awal 2025, Tekanan Inflasi Diperkirakan Mengancam Dompet
  • Krisis Sritex: 3.500 Buruh Dirumahkan Tanpa Gaji
  • Ekonom Kritik Pemangkasan Anggaran di Era Prabowo
  • Buruh Desak Kejelasan Definisi Barang Mewah PPN 12%

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, sebelumnya mengajukan tambahan anggaran Rp 100 triliun untuk program MBG dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo pada 17 Januari 2025.

“Anggaran saat ini hanya mampu mencakup 17,5 juta penerima hingga September 2025. Tambahan ini bertujuan agar target penerima dapat tercapai, yaitu 82,9 juta orang hingga akhir 2025,” ungkap Dadan.

Langkah efisiensi ini diharapkan dapat memperkuat alokasi anggaran ke program prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat, sembari memastikan pengelolaan dana yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Jangan Lewatkan:
  • Prabowo Diminta Fokus Genjot Daya Beli untuk Target Pertumbuhan 8%
  • Pertamina Tambah 7,38 Juta Tabung LPG Jelang Tahun Baru Hijriah
  • PLN Berikan Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 23 Mei 2025
  • PLTP Ijen Diresmikan, Pemerintah Kucurkan Rp25 Triliun untuk EBT
APBN 2025 Efisiensi APBN Program Gizi Sri Mulyani Swasembada Pangan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePendaftar Domain .id Capai 1,2 Juta Sepanjang 2024
Next Article KPK: Integritas Pemerintah Daerah Masih Dalam Zona Merah

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

China Hadirkan Menara Penyaring Udara Setinggi 328 Kaki

Lainnya Ericka

Risiko Seks di Luar Nikah bagi Pria Muslim

Islami Udex Mundzir

Savoy Homann Hotel, Saksi Bisu Kejayaan Bandung

Travel Assyifa

Harta Melimpah, Hati Tetap Zuhud

Islami Alfi Salamah

Sentralisasi Berkedok Nasionalisme

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi