Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 17 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Efisiensi APBN Fokus pada Program Gizi dan Swasembada Pangan

Kebijakan penghematan anggaran dirancang untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program prioritas.
AssyifaAssyifa24 Januari 2025 Ekonomi
Efisiensi APBN 2025
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (.ant/hafm)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 mengenai Efisiensi Belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD. Instruksi ini bertujuan untuk mengalihkan anggaran ke program-program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan swasembada pangan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa efisiensi anggaran akan difokuskan pada kegiatan yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.

“Penggunaan anggaran akan difokuskan pada program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, seperti MBG, perbaikan sektor kesehatan, dan swasembada pangan,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/1/2025).

Ia menambahkan bahwa pemerintah juga akan mengarahkan anggaran ke program yang dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan mendorong industrialisasi.

Baca Juga:
  • Kemendag Optimistis Harga MinyaKita Stabil Sebelum Ramadan
  • BPK Selamatkan Uang Negara Rp 13,66 Triliun pada Semester I 2024
  • JK: 50% Ekonomi Indonesia Dikuasai Etnis China
  • Prabowo Pangkas Anggaran MBG Jadi Rp10.000

“Itulah area di mana pemerintah diminta melakukan efisiensi agar dana tersebut dapat dialokasikan untuk belanja yang lebih produktif,” tambahnya.

Instruksi Presiden ini menetapkan target efisiensi sebesar Rp 306,69 triliun, yang terdiri dari penghematan Rp 256,1 triliun untuk kementerian dan lembaga, serta Rp 50,59 triliun dari dana transfer ke daerah. Instruksi ini mencakup seluruh elemen pemerintahan, termasuk menteri, kepala lembaga, gubernur, dan bupati atau wali kota.

Sri Mulyani juga menjelaskan bahwa pos-pos anggaran yang tidak memberikan manfaat langsung, seperti biaya seremonial, rapat, seminar, hingga percetakan, akan menjadi fokus pemangkasan.

“Pos-pos anggaran seperti ini akan dipangkas tajam untuk memastikan efisiensi yang signifikan,” jelasnya.

Artikel Terkait:
  • Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan Saat Lebaran
  • Harga Pangan Tekan IHK, Mei 2025 Catat Deflasi 0,37%
  • KPEI Dorong Bank Gabung CCP PUVA untuk Stabilitas Pasar
  • PLTP Ijen Diresmikan, Pemerintah Kucurkan Rp25 Triliun untuk EBT

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, sebelumnya mengajukan tambahan anggaran Rp 100 triliun untuk program MBG dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo pada 17 Januari 2025.

“Anggaran saat ini hanya mampu mencakup 17,5 juta penerima hingga September 2025. Tambahan ini bertujuan agar target penerima dapat tercapai, yaitu 82,9 juta orang hingga akhir 2025,” ungkap Dadan.

Langkah efisiensi ini diharapkan dapat memperkuat alokasi anggaran ke program prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat, sembari memastikan pengelolaan dana yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Jangan Lewatkan:
  • Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?
  • Bank Jatim Mojokerto Maknai Ramadan dengan Silaturahmi
  • Pariwisata Terancam, Efisiensi Anggaran 2025 Picu Kekhawatiran
  • Airlangga dan Luhut Berbeda Sikap Soal Kenaikan PPN 12%
APBN 2025 Efisiensi APBN Program Gizi Sri Mulyani Swasembada Pangan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePendaftar Domain .id Capai 1,2 Juta Sepanjang 2024
Next Article KPK: Integritas Pemerintah Daerah Masih Dalam Zona Merah

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Keutamaan Shalat Berjamaah 40 Hari Berturut-Turut

Islami Ericka

Dosen: Akademisi atau Aparatur?

Editorial Udex Mundzir

Isu yang Dibelokkan, Aparat yang Gagal

Editorial Udex Mundzir

Rombak Kabinet, Reformasi Aparat

Editorial Udex Mundzir

Waspadai, Purbaya Anak Buah Luhut

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Ericka5 Agustus 2025

Silfester Matutina Dieksekusi Terkait Fitnah Jusuf Kalla

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pelayanan Terbaik Arab Saudi untuk Jamaah Haji Indonesia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi