Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 16 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Prabowo Diminta Fokus Genjot Daya Beli untuk Target Pertumbuhan 8%

SilvaSilva18 November 2024 Ekonomi
Prabowo Kejar Pertumbuhan Ekonomi Tembus 8%
Prabowo Kejar Pertumbuhan Ekonomi Tembus 8% (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ambisi besar mengejar pertumbuhan ekonomi 8% dalam lima tahun menjadi tantangan bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Di tengah merosotnya daya beli masyarakat, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mendesak agar pemerintah lebih fokus pada penguatan daya beli masyarakat sebagai langkah utama.

Ekonom Indef, Eko Listiyanto, menyatakan pentingnya kebijakan untuk meningkatkan daya beli dalam 100 hari pertama pemerintahan. Menurut Eko, tanpa kebijakan yang signifikan, target pertumbuhan ekonomi 8% akan sulit tercapai.

“Kalau dalam 100 hari pertama pemerintahan Pak Prabowo ini tidak bisa membangkitkan daya beli, kita harus melupakan pertumbuhan ekonomi 8%,” tegas Eko dalam diskusi publik Indef pada Senin (18/11/2024).

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa konsumsi rumah tangga, yang merupakan penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), hanya tumbuh 4,93% pada kuartal III 2024, sedikit lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi yang mencapai 4,95%. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang melambat ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah untuk segera bertindak.

Baca Juga:
  • The Fed Tahan Suku Bunga, Pasar Global Stabil Meski Investasi Melemah
  • Warren Buffett: Kegagalan Pembayaran Utang AS akan Berdampak Global
  • Indonesia Jadi Negara Pertama yang Diterima AS Bahas Tarif Impor
  • Prabowo Luncurkan Danantara, Strategi Baru Kelola Investasi Nasional

“Konsumsi rumah tangga ini lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2024. Jadi ini benar-benar alarm sebetulnya,” ungkap Eko.

Ia menambahkan bahwa konsumsi masyarakat adalah komponen utama yang menopang perekonomian nasional.

Pelaksana Tugas Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, turut menyoroti peran konsumsi rumah tangga yang berkontribusi sebesar 53,08% terhadap PDB pada kuartal III 2024. Namun, pertumbuhannya melambat menjadi 4,91%, dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu yang mencapai 5,05%.

“Kendati masih menunjukkan tingkat konsumsi yang terjaga, laju pertumbuhan konsumsi rumah tangga cenderung lebih rendah,” jelas Amalia dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/11/2024).

Artikel Terkait:
  • Diberi Waktu Sebulan, Pengecer LPG 3 Kg Bisa Beralih Jadi Pangkalan
  • Defisit APBN Berpotensi Bengkak Akibat Program MBG
  • Harga Plastik Melonjak, DPR Soroti Bank Sampah
  • Kemendes Tegaskan Dana Desa Bisa Dipakai untuk Digitalisasi

Pihaknya juga menyebut bahwa kelompok konsumsi yang mengalami perlambatan berasal dari pengeluaran pada sektor pakaian, alas kaki, jasa perawatan, perumahan, kelengkapan rumah tangga, kesehatan, dan pendidikan.

Untuk mencapai target pertumbuhan 8%, pemerintah dihadapkan pada tantangan untuk membangkitkan sektor konsumsi dalam negeri. Konsumsi masyarakat yang melambat ini dinilai sebagai sinyal bagi pemerintah untuk segera memperkuat kebijakan ekonomi yang berorientasi pada peningkatan daya beli.

“Kita harus bisa memanfaatkan 100 hari pertama ini untuk memperkuat daya beli, kalau tidak, susah untuk bisa optimis dengan ambisi pertumbuhan ekonomi 8%,” ujar Eko.

Menurut Eko, stagnasi pada angka pertumbuhan ekonomi sekitar 5% perlu segera diatasi dengan kebijakan yang berdampak nyata pada daya beli masyarakat.

Jangan Lewatkan:
  • Buruh Desak Kejelasan Definisi Barang Mewah PPN 12%
  • OJK Tegaskan Tak Campur Tangan Distribusi Dividen BUMN ke Danantara
  • Pemerintah Salurkan BSU Periode Juni-Juli untuk 17,3 Juta Pekerja
  • Pengusaha Sambut Lega PPN 12% Hanya Berlaku untuk Barang Mewah
Daya Beli Ekonomi RI Konsumsi Rumah Tangga PDB Prabowo Subianto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDP3A Kutim Siap Implementasikan Aplikasi Srikandi untuk Efisiensi Pelayanan
Next Article Jembatan Ring Road II Sangatta Segera Beroperasi, Warga Bersyukur

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Federal Oil Gelar Acara Pasca Peluncuran Gresini Racing MotoGP

Bisnis Alfi Salamah

Korupsi Dana Desa Tak Bisa Lagi Dimaafkan

Perspektif Udex Mundzir

Digital Nomad, Hidup atau Ilusi?

Daily Tips Alfi Salamah

Langkah Skuad Muda yang Tertatih

Perspektif Assyifa

Tantangan Representasi atau Simbolisme?

Editorial Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi