Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 28 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Prabowo Diminta Fokus Genjot Daya Beli untuk Target Pertumbuhan 8%

SilvaSilva18 November 2024 Ekonomi
Prabowo Kejar Pertumbuhan Ekonomi Tembus 8%
Prabowo Kejar Pertumbuhan Ekonomi Tembus 8% (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ambisi besar mengejar pertumbuhan ekonomi 8% dalam lima tahun menjadi tantangan bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Di tengah merosotnya daya beli masyarakat, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mendesak agar pemerintah lebih fokus pada penguatan daya beli masyarakat sebagai langkah utama.

Ekonom Indef, Eko Listiyanto, menyatakan pentingnya kebijakan untuk meningkatkan daya beli dalam 100 hari pertama pemerintahan. Menurut Eko, tanpa kebijakan yang signifikan, target pertumbuhan ekonomi 8% akan sulit tercapai.

“Kalau dalam 100 hari pertama pemerintahan Pak Prabowo ini tidak bisa membangkitkan daya beli, kita harus melupakan pertumbuhan ekonomi 8%,” tegas Eko dalam diskusi publik Indef pada Senin (18/11/2024).

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa konsumsi rumah tangga, yang merupakan penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), hanya tumbuh 4,93% pada kuartal III 2024, sedikit lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi yang mencapai 4,95%. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang melambat ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah untuk segera bertindak.

Baca Juga:
  • Kementan Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Iduladha 2025
  • Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?
  • Pembayaran QRIS Bebas PPN, Pemerintah Beri Kepastian
  • Dato Sri Tahir: Purbaya Sosok Tepat Atasi Tantangan Ekonomi Nasional

“Konsumsi rumah tangga ini lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2024. Jadi ini benar-benar alarm sebetulnya,” ungkap Eko.

Ia menambahkan bahwa konsumsi masyarakat adalah komponen utama yang menopang perekonomian nasional.

Pelaksana Tugas Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, turut menyoroti peran konsumsi rumah tangga yang berkontribusi sebesar 53,08% terhadap PDB pada kuartal III 2024. Namun, pertumbuhannya melambat menjadi 4,91%, dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu yang mencapai 5,05%.

“Kendati masih menunjukkan tingkat konsumsi yang terjaga, laju pertumbuhan konsumsi rumah tangga cenderung lebih rendah,” jelas Amalia dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/11/2024).

Artikel Terkait:
  • MCI Awasi Rencana Aksi Investree Pasca Sanksi OJK
  • Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total
  • Belajar dari UEA, Prabowo Ingin Besarkan INA
  • Pertamina Akan Pindahkan Kantor Pusat ke Balikpapan untuk Pemerataan Pembangunan

Pihaknya juga menyebut bahwa kelompok konsumsi yang mengalami perlambatan berasal dari pengeluaran pada sektor pakaian, alas kaki, jasa perawatan, perumahan, kelengkapan rumah tangga, kesehatan, dan pendidikan.

Untuk mencapai target pertumbuhan 8%, pemerintah dihadapkan pada tantangan untuk membangkitkan sektor konsumsi dalam negeri. Konsumsi masyarakat yang melambat ini dinilai sebagai sinyal bagi pemerintah untuk segera memperkuat kebijakan ekonomi yang berorientasi pada peningkatan daya beli.

“Kita harus bisa memanfaatkan 100 hari pertama ini untuk memperkuat daya beli, kalau tidak, susah untuk bisa optimis dengan ambisi pertumbuhan ekonomi 8%,” ujar Eko.

Menurut Eko, stagnasi pada angka pertumbuhan ekonomi sekitar 5% perlu segera diatasi dengan kebijakan yang berdampak nyata pada daya beli masyarakat.

Jangan Lewatkan:
  • Ekspansi Produk Pelumas Pertamina Lubricants Berkibar di Pasar Australia
  • Presiden Prabowo Pastikan BHR Ojol 2025, Besaran Ditentukan Aplikator
  • Pertumbuhan Ekonomi Malaysia Melebihi Ekspektasi di Kuartal I 2023
  • Celios Minta BPS Gunakan Metode Baru Ukur Kemiskinan
Daya Beli Ekonomi RI Konsumsi Rumah Tangga PDB Prabowo Subianto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDP3A Kutim Siap Implementasikan Aplikasi Srikandi untuk Efisiensi Pelayanan
Next Article Jembatan Ring Road II Sangatta Segera Beroperasi, Warga Bersyukur

Informasi lainnya

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Rusia dan Ancaman Tsunami Abadi

Editorial Udex Mundzir

Demokrasi Tak Boleh Kalah Oleh Lumpur

Editorial Udex Mundzir

Dida Nurhayati: Membangun Pramuka Cisayong yang Berprestasi

Profil Silva

Keindahan Ranu Kumbolo, Surga Tersembunyi di Punggung Semeru

Travel Alfi Salamah

Langkah Skuad Muda yang Tertatih

Perspektif Assyifa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi