Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 26 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Awal 2025, Tekanan Inflasi Diperkirakan Mengancam Dompet

Kondisi cuaca, Ramadan, dan Lebaran menjadi pemicu utama inflasi awal tahun.
SilvaSilva10 Desember 2024 Ekonomi
Bank Indonesia (BI) memperkirakan tekanan inflasi meningkat pada Januari 2025
Bank Indonesia (BI) memperkirakan tekanan inflasi meningkat pada Januari 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Bank Indonesia (BI) memperkirakan tekanan inflasi akan meningkat signifikan pada Januari 2025. Proyeksi ini terungkap dalam Laporan Survei Penjualan Eceran Oktober 2024, yang dirilis pada Selasa (10/12/2024). Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Januari 2025 tercatat di angka 157,8, naik dari 152,6 pada periode sebelumnya.

Kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti tingginya curah hujan pada Januari 2025 dan musim Ramadan serta Lebaran yang jatuh pada kuartal pertama tahun depan. BI menargetkan inflasi tetap terkendali pada kisaran 1,5%-3,5% sepanjang tahun 2025.

Menurut laporan tersebut, peningkatan inflasi awal tahun juga berdampak pada penurunan Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) yang diprediksi sebesar 144,7 pada Januari dan 146,5 pada April 2025. Penurunan ini disebabkan oleh normalisasi permintaan masyarakat setelah momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta setelah Idul Fitri.

Baca Juga:
  • Alfamart Tutup 300 Gerai Sepanjang 2024, Ini Penjelasannya
  • Bukalapak Hentikan Penjualan Produk Fisik, Fokus ke Produk Virtual
  • Reforma Agraria dan Kedaulatan Pangan Rusak di Era Jokowi
  • Aksi Boikot Produk Israel Kian Menggema

“Peningkatan IEH menunjukkan adanya kenaikan tekanan harga yang bersifat musiman, terutama akibat permintaan tinggi selama Ramadan dan Lebaran,” ungkap laporan BI.

Pengamat ekonomi, Dr. Bima Santoso, menyebut bahwa tekanan inflasi awal tahun adalah fenomena yang sering terjadi di Indonesia. Namun, ia menekankan pentingnya langkah antisipatif dari pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Pemerintah perlu memastikan ketersediaan bahan pokok dan menjaga distribusi agar kenaikan harga tidak berlebihan,” jelasnya.

Artikel Terkait:
  • 99,5 Persen Pelanggan PLN Dibebaskan dari PPN Listrik
  • Lonjakan Harga Minyak Dunia Jadi Peluang Percepatan EBT
  • 6,08 Juta Wajib Pajak Belum Laporkan SPT Tahunan 2023
  • Google Tampilkan Rupiah Rp8.170 per Dolar AS, Bank Indonesia Bantah

Sebagai langkah mitigasi, BI akan terus memantau dinamika harga dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas inflasi. Selain itu, langkah strategis juga diambil untuk memastikan ketersediaan pasokan barang terutama pada masa-masa puncak permintaan.

Warga diimbau untuk lebih bijak mengelola anggaran rumah tangga menghadapi potensi lonjakan harga di awal tahun. Inflasi yang meningkat dapat berdampak pada pengeluaran sehari-hari, terutama untuk kebutuhan pokok.

Jangan Lewatkan:
  • Dari Pertanian ke Agrowisata, Tasikmalaya Tunjukkan Transformasi
  • Harga Pertamax Tetap, BBM Lain Naik Tipis di Kalimantan
  • BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru
  • BPS Pindahkan Jadwal Rilis Data Ekspor-Impor ke Awal Bulan
Bank Indonesia Inflasi 2025 Inflasi awal tahun Penjualan Eceran Proyeksi Inflasi Ramadan dan Lebaran
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePemprov Kaltim Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di SLB
Next Article Daftar Lengkap Pemenang Pilkada Serentak 2024 di Jawa Barat

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Antara Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Husodo Angkosubroto: Nahkoda Gunung Sewu Group

Profil Ericka

Sawer Meriah di Kampung Citepus

Happy Lina Marlina

Pabrik Semen Gresik Menjadi Objek Vital Nasional

Bisnis Alfi Salamah

Biru Fund dan Masa Depan Tambak

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi