Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Imam Dunia 2026

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BYD Siap Memperluas Produksi Kendaraan Listrik di Vietnam bukan Indonesia?

pada Januari lalu pembuat mobil listrik yang berbasis di Xian, China, ini telah berencana untuk membuka pabrik di Vietnam untuk memproduksi suku cadang mobil. Rencana itu bertujuan untuk mengekspor komponen ke pabrik perakitan yang rencananya di Thailand.
Dexpert CorpDexpert Corp8 Mei 2023 Ekonomi
mobil listrik
Mobil Listrik (REUTERS/Damir Sagolj)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Xi’an – bos perusahaan mobil listrik asal China, menyatakan rencananya untuk meningkatkan produksi dan perakitan mobil listrik perusahaannya di Vietnam.

Melansir dari Reuters, pada Januari lalu pembuat mobil listrik yang berbasis di Xian, China, ini telah berencana untuk membuka pabrik di Vietnam untuk memproduksi suku cadang mobil. Rencana itu bertujuan untuk mengekspor komponen ke pabrik perakitan yang rencananya di Thailand.

Dalam pernyataan pemerintah yang dikeluarkan setelah pertemuan antara pendiri dan CEO BYD Wang Chuanfu dan Wakil Perdana Menteri Vietnam Tran Hong Ha pada Jumat (5/5/2023) lalu, Wang mengatakan bahwa ia berharap Vietnam dapat memberikan keuntungan bagi BYD dalam menyelesaikan prosedur investasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:
  • Pemerintah Rampungkan Formula Baru Subsidi BBM untuk Ojol dan UMKM
  • Jelang Merger dengan FREN, Para Petinggi XL Mundur
  • Indonesia Diminta Tegas Pertahankan QRIS dari Tekanan Asing
  • Said Iqbal Kritik Pengusaha yang Protes Kenaikan UMP 6,5%

Namun, pernyataan itu tidak menyebutkan berapa banyak investasi baru BYD yang akan digelontorkan untuk ekspansi tersebut.

Selain mengoperasikan pabrik untuk merakit perangkat elektronik dan suku cadang di Provinsi Phu Tho, Vietnam Utara, pemerintah setempat mengatakan bahwa BYD juga tengah mengusulkan pembentukan rantai pasokan lokal.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia saat ini juga tengah berupaya untuk menggaet BYD untuk berinvestasi di dalam ekosistem kendaraan listrik Indonesia.

Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Septian Hario Seto mengatakan bahwa selain melakukan penjajakan kerja sama dengan Tesla, pemerintah juga berupaya untuk melakukan penjajakan kerja sama dengan BYD.

Seto mengatakan, karena Indonesia ingin mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik, di mana salah satunya membangun pabrik baterai, maka dari sisi pengguna akhir baterainya dulu lah yang harus dikembangkan.

Dalam hal ini, Tesla dan BYD merupakan pengguna baterai kendaraan listrik tersebut nantinya.

Artikel Terkait:
  • ‘No Buy Challenge 2025’: Gerakan Minimalisme di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
  • Alfamart Tutup 300 Gerai Sepanjang 2024, Ini Penjelasannya
  • BEI Bahas Tiga Opsi Perpanjangan Jam Perdagangan Saham
  • Pembatasan Penyaluran BBM Subsidi Segera Diumumkan

“Kenapa sih kita dorong ekosistem mobil listrik? Kenapa kita harus menarik BYD dan Tesla untuk masuk Indonesia? Kenapa demand mobil listrik di dalam negeri harus kita dorong dengan insentif? Karena sederhana, kalau kita mau bikin pabrik baterai, sel dan pack dari lithium, itu harus ada pengguna akhirnya dulu, siapa? ya mobil listrik atau motor listrik,” paparnya dalam acara “Energy & Mining Outlook 2023” CNBC Indonesia di Jakarta, Kamis (23/02/2023).

Dia mengatakan, pihaknya masih melakukan negosiasi dengan Tesla dan BYD sampai saat ini.

“Bagaimana so far hasilnya? Relatively oke, negosiasi dengan Tesla masih berjalan, dengan BYD masih dalam tahapan awal,” ucapnya.

Bila kedua raksasa otomotif dunia ini benar akan berinvestasi di Tanah Air, maka baru lah Indonesia bisa menghitung berapa besar perkiraan kebutuhan komoditas tambang untuk membangun ekosistem baterai kendaraan listrik, baik nikel, timah, aluminium, dan lainnya.

“Kalau mereka (BYD dan Tesla) masuk, Bapak bisa bayangkan berapa komponen yang harus dibangun, demand terhadap timah, aluminium, nikel dan lain-lain akan kelihatan seperti apa,” tuturnya.

Jangan Lewatkan:
  • Airlangga dan Luhut Berbeda Sikap Soal Kenaikan PPN 12%
  • Minuman Berpemanis Akan Kena Cukai Mulai 2026
  • Lonjakan Transaksi Digital Dorong Sinergi Plink–J Trust Bank
  • Kemenhub: Indonesia Airlines Belum Ajukan Izin Operasi

BYD Kemenko Marves Mobil Listrik Vietnam
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBus Pariwisata Terperosok di Guci: Isu Anak Menarik Tuas Rem?
Next Article Lift di Pakuwon Tower Jakarta Selatan Mengalami Kecelakaan, Tujuh Orang Terperangkap

Informasi lainnya

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Rahasia Melempar Jumrah Syarat-Syarat yang Harus Diketahui

Islami Alfi Salamah

Melintasi Kesibukan Pembangunan IKN

Travel Udex Mundzir

Cokelat! Lezat, Kaya Manfaat, dan Penuh Fakta Menarik

Food Alfi Salamah

Kalau Taman Bisa Dibuka 24 Jam, Mengapa Masjid Tidak?

Opini Udex Mundzir

Kunci Hidup Tenang: Belajar Bertanggung Jawab pada Diri Sendiri

Happy Assyifa
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi