Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tembok Hijau Tiongkok Ubah Gurun Jadi Penyerap Karbon

Pendidikan Tersedot Program MBG

LPDP: Hibah atau Pinjaman?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 3 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BNI Perkuat Sistem Keamanan Siber Dukung Ekonomi Digital

BNI tingkatkan perlindungan transaksi digital guna menghadapi persaingan ekonomi digital.
AssyifaAssyifa15 Desember 2024 Ekonomi
Keamanan siber BNI
BNI Memperkuat Keamanan Siber untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menekankan pentingnya keamanan siber dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang semakin pesat. Berdasarkan data Indeks Inklusi Keuangan Indonesia 2024, sekitar 75% masyarakat telah memanfaatkan teknologi digital untuk berbagai aktivitas, termasuk transaksi perbankan.

“Keamanan data dan transaksi digital adalah prioritas utama kami di BNI. Kami terus memperkuat sistem keamanan berlapis menggunakan teknologi terkini,” ujar Victor Korompis, SEVP Technology and Operations BNI, Minggu (15/12/2024).

BNI juga terus mengembangkan platform digital BNIdirect, yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan bisnis nasabah. Platform ini menawarkan solusi terintegrasi dengan teknologi terkini untuk membantu pelaku usaha Indonesia beradaptasi dengan pasar digital yang semakin kompetitif.

“Digitalisasi menjadi pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. BNIdirect hadir untuk memberikan layanan lengkap bagi pelaku usaha,” jelas Direktur Technology and Operations BNI, Toto Prasetio.

Baca Juga:
  • Celios Minta BPS Gunakan Metode Baru Ukur Kemiskinan
  • Pemerintah Luncurkan Stimulus Konsumsi Jelang Libur Sekolah
  • Pangkas TKD Rp227 T, Menkeu Minta Pemda Berbenah
  • Transisi Ekonomi Global Tertahan Perlambatan Dunia

Data Google, Temasek, dan Bain Company mencatat bahwa 35% pangsa ekonomi internet ASEAN berada di Indonesia pada 2024. Potensi ekonomi digital ini diproyeksikan tumbuh hingga 360 miliar dolar AS pada 2030. Namun, kontribusi ekonomi digital terhadap PDB Indonesia masih tertinggal dibanding negara ASEAN lain, seperti Singapura (37%) dan Malaysia (25%).

Analis Kebijakan Ahli Madya dari Kemenko Perekonomian, Bayu Anggara Silvatika, menjelaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah strategis untuk memacu ekonomi digital. Salah satunya adalah pengembangan digital economy framework yang mencakup lima pilar, yaitu infrastruktur, SDM, keamanan siber, riset bisnis, serta pendanaan dan investasi.

“Dua pilar mendasar adalah peningkatan infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia, khususnya literasi digital. BNI juga mendukung penguatan regulasi keamanan siber untuk melindungi data pribadi dan transaksi digital,” ungkap Bayu.

Artikel Terkait:
  • PPN 12 Persen Mulai Januari, Prabowo: Saya Mengerti Berat
  • 40% Masyarakat Indonesia Jatuh Miskin dengan Garis Kemiskinan Bank Dunia
  • Kebijakan Hapus Piutang UMKM Butuh Aturan Detail untuk Efektivitas
  • Kenaikan PPN 12% di Tahun 2025, Harga BBM Non-Subsidi Berpotensi Naik

Langkah BNI untuk meningkatkan keamanan digital menjadi salah satu bentuk komitmen dalam mendukung transformasi digital nasional. Dengan strategi yang sejalan dengan kebutuhan ekonomi digital, bank ini berupaya mendorong pertumbuhan bisnis nasabah sekaligus melindungi kepentingan masyarakat luas.

Jangan Lewatkan:
  • Maraknya Penjualan SPBU di Jakarta Menimbulkan Pertanyaan: Apakah Masih Menjanjikan?
  • Brunch di Istana, Prabowo Gaet Komitmen Investasi Besar dari AS
  • Belanja Pemerintah Kuartal I Turun, Efisiensi Jadi Sorotan
  • KPEI Dorong Bank Gabung CCP PUVA untuk Stabilitas Pasar
Bisnis BNI Ekonomi digital Ekonomi Indonesia Keamanan Siber
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleHotel Aston Samarinda Tawarkan Paket Spesial untuk Perayaan
Next Article Penumpang Whoosh Capai 20 Ribu Per Hari Jelang Nataru

Informasi lainnya

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

Jejak Muda, Prestasi Nyata

21 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pulau Sumba, Surga Eksotis Baru

Travel Alfi Salamah

10 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersama Pepaya

Food Assyifa

Ketika Umar Menangis di Tengah Malam

Islami Alfi Salamah

Ikan Sapu-Sapu dan Krisis Sunyi

Editorial Udex Mundzir

Tips Move On Ala Ustaz Hanan Attaki

Islami Assyifa
Berita Lainnya
Kesehatan
Alfi Salamah10 Februari 2026

Minuman Ini Redakan Nyeri Haid

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi