Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

Demokrasi yang Mahal untuk Sekadar Mencari Kepastian

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 27 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Buruh Sejahtera, Pengusaha Tertekan

Udex MundzirUdex Mundzir1 Desember 2024 Editorial 791 Views
Kenaikan UMP 2025 sebesar 6,5%
Presiden Prabowo mengumumkan UMP 2025 (.ant)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025 sebesar 6,5% memicu perdebatan sengit antara buruh dan pengusaha. Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kebijakan ini untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja, terutama mereka yang baru memasuki dunia kerja. Namun, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menyoroti potensi dampaknya terhadap keberlanjutan usaha di tengah tantangan ekonomi global.

Dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa kenaikan UMP telah melalui proses diskusi panjang. Diskusi itu juga telah menghimpun masukan dari serikat buruh. Awalnya, Menteri Ketenagakerjaan merekomendasikan kenaikan sebesar 6%, tetapi presiden memutuskan menambah 0,5% untuk memperkuat daya beli pekerja. Meski begitu, dunia usaha merespons dengan skeptis, mempertanyakan dasar perhitungan kenaikan tersebut.

Ketua Umum APINDO, Shinta Widjaja Kamdani, menyatakan bahwa kenaikan UMP ini akan berdampak signifikan pada struktur biaya operasional, khususnya di sektor padat karya. Kondisi ini, menurutnya, berpotensi memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) dan menghambat pertumbuhan lapangan kerja baru.

APINDO juga menilai bahwa masukan dari dunia usaha kurang terabaikan dalam pengambilan keputusan. Padahal, pengusaha sebagai pelaku utama ekonomi memiliki perspektif penting yang seharusnya menjadi pertimbangan pemerintah. Ketua Bidang Ketenagakerjaan APINDO, Bob Azam, bahkan menyebutkan bahwa keputusan kenaikan upah lebih sering bersifat politis ketimbang berbasis pada analisis ekonomi yang komprehensif.

Baca Juga:
  • MBG dan Risiko Cobra Effect
  • Sikap PDIP: Antara Prinsip dan Kepentingan
  • Rupiah Terjun Bebas, Ekonomi ke Mana?
  • Raja Kecil di Birokrasi, Prabowo Gertak Sambal?

Di sisi lain, buruh menyambut positif keputusan ini. Yang diharapkan, kenaikan UMP dapat membantu pekerja memenuhi kebutuhan hidup layak. Pemerintah juga berharap kebijakan ini dapat meningkatkan daya beli masyarakat, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun, kebijakan ini tidak terlepas dari risiko. Kenaikan upah tanpa diimbangi produktivitas yang memadai dapat menjadi beban tambahan bagi perusahaan. Dalam jangka panjang, hal ini bisa berdampak pada stagnasi ekspansi usaha, pengurangan tenaga kerja, hingga relokasi investasi ke negara lain dengan biaya tenaga kerja yang lebih kompetitif.

Pemerintah perlu segera memberikan penjelasan rinci mengenai metodologi perhitungan kenaikan UMP ini. Transparansi sangat penting untuk meredam ketidakpastian di kalangan pengusaha. Selain itu, perlu ada kebijakan pendukung, seperti insentif pajak bagi sektor padat karya atau program pelatihan untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja.

Artikel Terkait:
  • Kenaikan Harga BBM dan Tantangan Ketahanan Energi
  • Jurnalisme di Bawah Bayang Algoritma
  • Relawan Muda di Arus Mudik
  • Batas Kuasa, Uji Demokrasi

Keseimbangan antara kesejahteraan buruh dan keberlanjutan usaha harus menjadi prioritas utama. Langkah kolaboratif antara pemerintah, buruh, dan pengusaha adalah kunci agar kebijakan ini dapat berjalan tanpa menimbulkan gejolak besar.

Dengan komunikasi yang baik kebijakan dapat berimbang. Kenaikan UMP 2025 dapat menjadi peluang untuk memperkuat perekonomian nasional sekaligus memberikan manfaat nyata bagi seluruh pihak terkait.

Jangan Lewatkan:
  • Waspadai, Purbaya Anak Buah Luhut
  • Sekolah Bukan Mesin Hafalan
  • Sahabat AI dan Ilusi Kedaulatan Digital
  • Meski Terlambat, Tetap Harus Dipercepat
Dampak kenaikan UMP Ekonomi Indonesia Kenaikan UMP 2025 Prabowo Subianto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePrabowo Rencanakan Kampung Haji di Makkah
Next Article Rp10 Ribu, Antara Anggaran dan Harapan

Informasi lainnya

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

12 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

17 Mei 2026

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

13 Mei 2026

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

12 Mei 2026

Dosen: Akademisi atau Aparatur?

5 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

AI Menghapus Pekerjaan Manusia?

Argumen Alfi Salamah

Makna Idul Fitri

Islami Lisda Lisdiawati

Khairuddin Barbarossa: Laksamana Legendaris dan Pahlawan Laut Mediterania

Biografi Alfi Salamah

Kosakata Hari yang Jarang Diketahui Masyarakat

Daily Tips Udex Mundzir

Kegaduhan yang Disengaja

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi