Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 17 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Belanja Pemerintah Kuartal I Turun, Efisiensi Jadi Sorotan

Instruksi efisiensi anggaran belum berdampak signifikan pada realisasi belanja negara awal tahun ini.
ErickaEricka5 Mei 2025 Ekonomi
Kontraksi belanja pemerintah kuartal I 2025
Ilustrasi Kontraksi belanja pemerintah kuartal I 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Mesin penggerak fiskal negara tersendat di awal tahun. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan belanja pemerintah pada kuartal I 2025 mengalami kontraksi sebesar 1,38% dibanding periode yang sama tahun lalu, seiring absennya momentum pemilu dan lambatnya realisasi anggaran efisiensi.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa pelemahan belanja pemerintah menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi nasional terkontraksi 0,98% secara kuartalan.

Hal ini menjadi perhatian serius mengingat belanja pemerintah memiliki peran penting sebagai motor penggerak utama dalam struktur Produk Domestik Bruto (PDB).

“Jadi di tahun lalu, ada pemilu. Di tahun ini, tidak ada pemilu. Itu salah satunya yang menyebabkan belanja pemerintah terkontraksi,” ujar Amalia dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin (5/5/2025).

Baca Juga:
  • Ancaman Selat Hormuz, Indef Usul Antisipasi Lonjakan Harga Minyak
  • Laba Freeport Rp67 T, Setoran Negara Dinilai Janggal
  • Negara-Negara Ini Raih Keuntungan dengan Membeli Emas Batangan Rusia
  • Otorita IKN Beri Lahan Gratis, Menteri ATR/BPN Angkat Bicara

Menurutnya, realisasi efisiensi anggaran yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto belum terlihat signifikan pada tiga bulan pertama tahun ini.

Ia menyebut proses administrasi dan penyesuaian anggaran yang sedang berlangsung sebagai faktor penghambat penyerapan belanja negara.

“Kalau kita lihat sebenarnya ada realokasi anggaran, tetapi dampaknya kelihatannya baru direalisasikan di kuartal II 2025 dan seterusnya,” tambah Amalia.

Kebijakan efisiensi anggaran memang telah digaungkan sejak awal tahun. Namun, realisasi konkret dari kebijakan tersebut, termasuk dampaknya terhadap proyek strategis nasional dan kegiatan pelayanan publik, masih dalam tahap transisi dan baru akan terlihat di kuartal-kuartal berikutnya.

Artikel Terkait:
  • Beban Berat Anggaran, ICWI Dorong KPK Selidiki Penambahan Reses DPD
  • Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?
  • Indonesia Cetak Rekor Produksi Beras, Teratas di ASEAN
  • Zero ODOL Diterapkan 2026, Pemerintah Uji Coba di Jabar

Kontraksi belanja pemerintah ini menjadi perhatian khusus karena berisiko menekan daya dorong ekonomi nasional jika tidak segera diimbangi oleh perbaikan dalam konsumsi rumah tangga, investasi, atau ekspor.

Selain itu, ketergantungan terhadap stimulus fiskal pasca-pandemi membuat kondisi ini menjadi ujian serius bagi tim ekonomi pemerintah.

Meski demikian, pemerintah tetap optimistis dampak realokasi anggaran akan mendorong efisiensi belanja sekaligus meningkatkan kualitas pengeluaran negara dalam jangka menengah. Fokus diarahkan pada penguatan belanja produktif dan percepatan proyek prioritas.

Jangan Lewatkan:
  • Dato Sri Tahir: Purbaya Sosok Tepat Atasi Tantangan Ekonomi Nasional
  • Pemerintah Cairkan Gaji ke-13 ASN, Total Anggaran Rp49,3 Triliun
  • Ancaman PHK Massal Mengintai Karyawan Sritex
  • Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026
Belanja Pemerintah BPS Efisiensi Anggaran Ekonomi Indonesia 2025 Pertumbuhan PDB
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPRD Kaltim Akan Bahas Tambang Ilegal di KHDTK Unmul Sore Ini
Next Article DPR Ngebut Sahkan RUU PPRT, 5 Alasan Jadi Landasan

Informasi lainnya

Efisiensi atau Salah Kelola?

4 Agustus 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Muhammadiyah Serukan Hidup Hemat dan Efisien

5 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026
Paling Sering Dibaca

Evolusi Kecerdasan Buatan: Sejarah, Tokoh Penting, dan Masa Depan

Techno Udex Mundzir

Lumbung Korupsi dalam Demokrasi yang Terganjal

Editorial Udex Mundzir

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Daily Tips Alfi Salamah

Israel Lahir Lewat Teror dan Genosida

Editorial Udex Mundzir

Lebih Berat dari Zina, Inilah Beberapa Larangan Keras Berghibah!

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi