Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Belanja Pemerintah Kuartal I Turun, Efisiensi Jadi Sorotan

Instruksi efisiensi anggaran belum berdampak signifikan pada realisasi belanja negara awal tahun ini.
ErickaEricka5 Mei 2025 Ekonomi
Kontraksi belanja pemerintah kuartal I 2025
Ilustrasi Kontraksi belanja pemerintah kuartal I 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Mesin penggerak fiskal negara tersendat di awal tahun. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan belanja pemerintah pada kuartal I 2025 mengalami kontraksi sebesar 1,38% dibanding periode yang sama tahun lalu, seiring absennya momentum pemilu dan lambatnya realisasi anggaran efisiensi.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa pelemahan belanja pemerintah menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi nasional terkontraksi 0,98% secara kuartalan.

Hal ini menjadi perhatian serius mengingat belanja pemerintah memiliki peran penting sebagai motor penggerak utama dalam struktur Produk Domestik Bruto (PDB).

“Jadi di tahun lalu, ada pemilu. Di tahun ini, tidak ada pemilu. Itu salah satunya yang menyebabkan belanja pemerintah terkontraksi,” ujar Amalia dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin (5/5/2025).

Baca Juga:
  • PLN Berikan Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 23 Mei 2025
  • Prabowo Tegaskan Indonesia Bebas Impor Beras Tahun 2025
  • Zulkifli Hasan Targetkan 80 Ribu Kopdes Tumbuh Dua Bulan
  • Penurunan Cadev Dinilai Wajar, Pakar Nilai Tak Ganggu Ekonomi

Menurutnya, realisasi efisiensi anggaran yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto belum terlihat signifikan pada tiga bulan pertama tahun ini.

Ia menyebut proses administrasi dan penyesuaian anggaran yang sedang berlangsung sebagai faktor penghambat penyerapan belanja negara.

“Kalau kita lihat sebenarnya ada realokasi anggaran, tetapi dampaknya kelihatannya baru direalisasikan di kuartal II 2025 dan seterusnya,” tambah Amalia.

Kebijakan efisiensi anggaran memang telah digaungkan sejak awal tahun. Namun, realisasi konkret dari kebijakan tersebut, termasuk dampaknya terhadap proyek strategis nasional dan kegiatan pelayanan publik, masih dalam tahap transisi dan baru akan terlihat di kuartal-kuartal berikutnya.

Artikel Terkait:
  • Airlangga Bantah Uang Lebaran 2025 Merosot Tajam
  • Prabowo Diminta Fokus Genjot Daya Beli untuk Target Pertumbuhan 8%
  • Kadin Dorong Bebas Tarif Ekspor Garmen Indonesia ke AS
  • Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

Kontraksi belanja pemerintah ini menjadi perhatian khusus karena berisiko menekan daya dorong ekonomi nasional jika tidak segera diimbangi oleh perbaikan dalam konsumsi rumah tangga, investasi, atau ekspor.

Selain itu, ketergantungan terhadap stimulus fiskal pasca-pandemi membuat kondisi ini menjadi ujian serius bagi tim ekonomi pemerintah.

Meski demikian, pemerintah tetap optimistis dampak realokasi anggaran akan mendorong efisiensi belanja sekaligus meningkatkan kualitas pengeluaran negara dalam jangka menengah. Fokus diarahkan pada penguatan belanja produktif dan percepatan proyek prioritas.

Jangan Lewatkan:
  • Sri Mulyani Pangkas Pajak demi Redam Dampak Tarif Impor AS
  • VISTA Research Center Resmi Terdaftar BRIN
  • Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif
  • Diskon 70% untuk 6 Bahan Pokok Selama Nataru
Belanja Pemerintah BPS Efisiensi Anggaran Ekonomi Indonesia 2025 Pertumbuhan PDB
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPRD Kaltim Akan Bahas Tambang Ilegal di KHDTK Unmul Sore Ini
Next Article DPR Ngebut Sahkan RUU PPRT, 5 Alasan Jadi Landasan

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Muhammadiyah Serukan Hidup Hemat dan Efisien

5 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026
Paling Sering Dibaca

Satpam BCA: Garda Depan Pelayanan Perbankan

Bisnis Assyifa

Yang Mau Lanjutkan Bangun IKN, Silakan Patungan

Editorial Udex Mundzir

Guru ASN di Sekolah Swasta

Editorial Udex Mundzir

Antara Harapan dan Kekecewaan

Editorial Udex Mundzir

Menepi di Jejeran Cemara & Laut Lepas Pangempang

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi