Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Efisiensi atau Salah Kelola?

Diding Boneng Meninggal di Usia 76 Tahun, Dunia Lawak Berduka

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

PPN 12 Persen Mulai Januari, Prabowo: Saya Mengerti Berat

Kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen memicu reaksi publik, Prabowo meminta rakyat bersabar demi stabilitas ekonomi.
AssyifaAssyifa29 Desember 2024 Ekonomi
Presiden Prabowo menegaskan pemerintah tidak bermaksud menyulitkan rakyat terkait kenaikan PPN 12 persen.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menanggapi polemik kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen yang akan diberlakukan mulai 1 Januari 2025. Di tengah gelombang penolakan, ia menegaskan pemerintah tidak berniat mempersulit kehidupan rakyat.

“Saya bertekad untuk memimpin pemerintahan yang bersih dan menjaga kepentingan rakyat Indonesia. Tidak ada niat sedikit pun untuk mempersulit kehidupan rakyat,” ujar Prabowo di Jakarta, Minggu (29/12/2024).

Ia meminta masyarakat bersabar dan memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk bekerja maksimal, terutama karena masa pemerintahannya baru berjalan dua bulan. “Saya mengerti beratnya situasi ini, tetapi saya mohon rakyat Indonesia bersabar sebentar,” tambahnya.

Kenaikan PPN menjadi 12 persen telah menuai kritik dari berbagai pihak, terutama karena dianggap akan berdampak besar pada masyarakat kelas menengah dan bawah. Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital di Celios, menyebut kebijakan ini kurang tepat di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

Baca Juga:
  • Pertamina Tambah 7,38 Juta Tabung LPG Jelang Tahun Baru Hijriah
  • Anggaran Menumpuk, Empat DOB Papua Minim Serapan Belanja
  • Kadin Dorong Bebas Tarif Ekspor Garmen Indonesia ke AS
  • Hadi Poernomo Desak PPN 12% Dibatalkan, Usul Kembali ke 10%

“Pemerintah hanya mencari jalan pintas. Padahal, optimalisasi pajak tambang atau wealth tax bisa jadi alternatif tanpa membebani masyarakat,” jelas Nailul saat ditemui di Jakarta, Kamis (19/12/2024).

Ia mencontohkan bahwa pajak kekayaan sebesar 2 persen saja dapat membiayai program makan bergizi gratis dan pembangunan infrastruktur. Dengan cara ini, pemerintah tidak perlu menaikkan PPN yang dinilai memberatkan.

Pemerintah, melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, sebelumnya menyatakan bahwa kenaikan PPN adalah bagian dari Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan penerimaan negara untuk mendukung program pembangunan.

Artikel Terkait:
  • Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Kompak Naik, Begini Rinciannya
  • Revisi RUU BUMN Dibahas Besok, Bakal Perkuat Tata Kelola
  • Airlangga Bantah Uang Lebaran 2025 Merosot Tajam
  • DPR Soroti Kepailitan Sritex: Tragedi Nasional

Namun, berbagai kelompok masyarakat dan analis ekonomi tetap meminta pemerintah mempertimbangkan kembali kebijakan ini, mengingat daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

Polemik kenaikan PPN ini menjadi tantangan besar bagi pemerintahan Prabowo di awal masa jabatannya, sekaligus ujian komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan fiskal dan kesejahteraan rakyat.

Jangan Lewatkan:
  • Kekhawatiran Sri Mulyani Terhadap Tindakan Bank Dunia
  • Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026
  • Prabowo Pangkas Anggaran MBG Jadi Rp10.000
  • Pemerintah Cairkan Gaji ke-13 ASN, Total Anggaran Rp49,3 Triliun
Ekonomi Indonesia Kenaikan Pajak PPN 12 % Prabowo Subianto Wealth Tax
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSiswa SMA di Kebumen Patungan untuk Teman
Next Article Penjual Bakso Biayai Pembangunan Jalan Rp1,7 Miliar di Malang

Informasi lainnya

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026
Paling Sering Dibaca

Mubarok dan Amanah Sejati: Pelajaran Jujur dari Seorang Hamba Sahaya

Islami Ericka

Kastil Neuschwanstein, Dongeng Itu Nyata

Travel Alfi Salamah

Stop Putar Lagu atau Musik Lokal Indonesia

Editorial Udex Mundzir

Cuaca Panas? Inilah Tanaman yang Bisa Menyejukan Rumah

Perspektif Alfi Salamah

Gaya Politik Kekanak-Kanakan Ala RIDO

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Global
Ericka10 Mei 2023

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Gus Iqdam Mengaku Dipersekusi Petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Disbun Kaltim Sambut Hangat Kontingen MTQ Nasional XXX dari Provinsi Riau

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi