Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rakyat Tidak Punya Hak untuk Mendapat Keadilan di Negara Hukum

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 17 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Usai Alfamart Tutup 400 Gerai, Pemerintah Godok Insentif Ritel

Stimulus insentif untuk sektor ritel digodok demi meningkatkan daya saing industri di tengah tantangan ekonomi.
AssyifaAssyifa17 Desember 2024 Ekonomi
Insentif Ritel Alfamart Tutup 400 Gerai
Ilustrasi - Industri ritel (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah tengah mengkaji pemberian insentif untuk sektor ritel guna meningkatkan daya saing industri ini di tengah penurunan aktivitas ekonomi. Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menyatakan kajian ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ritel yang memiliki dampak signifikan bagi masyarakat.

“Kami percaya bahwa sektor ini masih bisa tumbuh lebih besar. Karena itu, kami sedang mengkaji insentif tambahan agar ritel dapat berkembang lebih baik di tahun-tahun mendatang,” kata Faisol, Selasa (17/12/2024).

Rencana ini dilakukan sebagai respons atas tantangan yang dihadapi sektor ritel, seperti hambatan rantai pasok global dan peningkatan biaya operasional. Faisol menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan untuk merealisasikan insentif tersebut.

Baca Juga:
  • PNM Salurkan Dana Bantuan Rp22,811 Miliar kepada 8.896 Pemilik UMKM di Penajam
  • WFH ASN Dimulai April, Swasta Turut Diimbau Ikut
  • Ekspansi Produk Pelumas Pertamina Lubricants Berkibar di Pasar Australia
  • Kericuhan Job Fair Cikarang, Kemnaker Minta Evaluasi Serius

Salah satu pemicu perhatian serius terhadap industri ritel adalah keputusan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) menutup 400 gerai sepanjang 2024. Penutupan ini, menurut manajemen Alfamart, disebabkan oleh biaya sewa yang terus meningkat serta tidak diperpanjangnya kontrak oleh pemilik tempat.

“Biaya sewa naik signifikan, sementara sebagian pemilik tempat memutuskan beralih usaha. Meski ada 400 gerai tutup, kami tetap optimis karena lebih banyak gerai baru yang kami buka,” ujar Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin.

Ia menambahkan bahwa Alfamart berencana membuka 800 gerai baru pada 2025 sebagai langkah ekspansi. Selain itu, perusahaan juga memperluas jaringan distribusi dengan membuka distribution center di Palangkaraya dan Luwu senilai Rp 100 miliar.

Artikel Terkait:
  • QRIS dan Tunai, Ketika Teknologi Tak Selalu Memudahkan Semua
  • Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah
  • Kemenperin Genjot Parfum Halal Masuki Lima Besar Dunia
  • The Fed Tahan Suku Bunga, Pasar Global Stabil Meski Investasi Melemah

Bank Indonesia mencatat Indeks Penjualan Riil (IPR) per Februari 2024 mencapai 214,1, tumbuh 6,4% secara tahunan (YoY). Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan penjualan sektor makanan, minuman, dan tembakau yang menjadi pilihan utama kelas menengah dan generasi milenial.

Pemerintah berharap insentif untuk ritel dapat memicu pemulihan sektor ini dan mempertahankan kontribusinya terhadap ekonomi nasional.

Jangan Lewatkan:
  • Jutaan Kelas Menengah Indonesia Turun Kasta
  • Diskon 70% untuk 6 Bahan Pokok Selama Nataru
  • UMP Jakarta 2025 Naik Rp 329.380, UMSP Masih Tertunda
  • Bukalapak Hentikan Penjualan Produk Fisik, Fokus ke Produk Virtual
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleGempa Magnitudo 7,3 Guncang Vanuatu, Tsunami Teramati
Next Article Buruh Desak Kejelasan Definisi Barang Mewah PPN 12%

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Koperasi Desa: Membangun atau Menguras?

Editorial Assyifa

Tegakkan Keadilan, Umar bin Abdul Aziz Wafat Karena Diracun

Islami Alfi Salamah

Titik Berat Indonesia dalam Konflik Timur Tengah

Opini Udex Mundzir

Menjadi Kepala Daerah

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

DeepSeek AI: Alternatif AI Murah dari Cina yang Saingi ChatGPT

Techno Assyifa
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi