Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kericuhan Job Fair Bekasi, Pemerintah Diminta Evaluasi Total Sistem Bursa Kerja

Pengamat dan publik desak perbaikan menyeluruh terhadap sistem job fair setelah insiden chaos dalam acara bursa kerja di Cikarang.
ErickaEricka30 Mei 2025 Ekonomi
job fair yang digelar oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi
Job fair yang digelar oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bekasi – Kericuhan dalam penyelenggaraan job fair yang digelar oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi pada Selasa (27/5/2025) menyoroti perlunya reformasi mendesak dalam sistem bursa kerja nasional. Acara yang dilangsungkan di salah satu kampus di Cikarang itu dipadati ribuan pencari kerja hingga menimbulkan kekacauan yang terekam dan tersebar luas di media sosial.

Ekonom dan Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menyebut mekanisme job fair konvensional sudah tidak relevan di era digital saat ini. Ia mengusulkan agar pemerintah mengalihkan fokus ke model daring dan berbasis data pencari kerja yang lebih akurat.

“Job fair tidak harus selalu berbentuk fisik orang melamar kerja, berduyun-duyun begitu. Itu kuno sekali,” tegas Bhima.

Baca Juga:
  • Pertamina dan Petronas Merger untuk Akuisisi Saham Shell di Blok Masela
  • Paser Gelar Gerakan Pangan Murah: Stabilkan Harga dan Pasokan
  • Ekspor Indonesia Naik 6,65 Persen, Sawit Jadi Penopang Utama
  • BP-Vivo Batalkan Pembelian BBM Pertamina

Menurutnya, pendekatan berbasis data, seperti mengidentifikasi lulusan baru atau korban PHK dari BPJS Ketenagakerjaan, dapat dimanfaatkan untuk mencocokkan kebutuhan industri dengan ketersediaan tenaga kerja. Ia mencontohkan praktik di Tiongkok yang berhasil mengelola jumlah pencari kerja besar tanpa menciptakan kepadatan melalui platform digital.

Masalah utamanya, menurut Bhima, bukan hanya teknis pelaksanaan job fair, tetapi ketiadaan lapangan kerja yang memadai. Ia menilai kegagalan menciptakan pekerjaan menunjukkan ketidaksiapan pemerintah dalam memberikan fasilitas pencari kerja yang layak dan berkelanjutan.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli berjanji akan mengevaluasi penyelenggaraan bursa kerja dan memperbaiki tata kelola pelaksanaannya. Ia menyebut pentingnya memetakan potensi risiko dan mengapresiasi semangat daerah dalam menyelenggarakan job fair.

Artikel Terkait:
  • IHSG dan Rupiah Terus Melemah Usai Sri Mulyani Lengser
  • BPS Pindahkan Jadwal Rilis Data Ekspor-Impor ke Awal Bulan
  • Pemecatan Shin Tae-yong, PSSI Hadapi Beban Pesangon Rp 60 Miliar
  • Indonesia Jadi Negara Pertama yang Diterima AS Bahas Tarif Impor

“Kami akan perbaiki. Tapi juga harus apresiasi semangat menjalankan job fair di berbagai provinsi,” kata Yassierli dalam pernyataan resminya di Jakarta, Rabu (28/5/2025).

Kericuhan di Bekasi menjadi alarm serius bagi pemerintah agar segera merancang sistem pencarian kerja yang efisien, aman, dan sesuai perkembangan zaman. Kebutuhan terhadap platform daring, integrasi data tenaga kerja, dan penyediaan informasi lowongan yang akurat semakin mendesak di tengah angka pengangguran yang terus meningkat.

Jangan Lewatkan:
  • Kemenhub: Indonesia Airlines Belum Ajukan Izin Operasi
  • Surplus Perdagangan Indonesia Anjlok, Imbas Tarif Impor AS
  • Pangkas TKD Rp227 T, Menkeu Minta Pemda Berbenah
  • Shopee Ungguli TikTok Shop dalam Video Pendek Produk
Bursa Kerja 2025 Job Fair Bekasi Kemnaker Pengangguran Indonesia Subsidi Upah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous Article17 Juta Pekerja Bergaji Rendah Dapat BSU Rp150 Ribu Juni Ini
Next Article Celios Minta BPS Gunakan Metode Baru Ukur Kemiskinan

Informasi lainnya

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Roehana Koeddoes: Jejak Emansipasi Sang Pionir Pers

Biografi Alfi Salamah

Pilkada Jakarta: Gugat Aja Dulu

Editorial Udex Mundzir

Koneksi dengan Allah Harus Lebih Kuat

Islami Assyifa

Asal-Usul Shalat Tarawih 8 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat

Islami Ericka

UI Mesin Gelar Doktor Pejabat

Opini Assyifa
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi