Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Mendag Sebut Distributor Penyebab Harga MinyaKita Mahal

Pemerintah lakukan penyegelan terhadap distributor minyak goreng rakyat akibat pelanggaran distribusi dan harga.
AssyifaAssyifa24 Januari 2025 Ekonomi
Kenaikan Harga MinyaKita
Distributor Palsu Jadi Penyebab Utama Tingginya Harga MinyaKita (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa kenaikan harga MinyaKita di tingkat pengecer disebabkan oleh ulah distributor. Dalam kunjungannya ke Tangerang, Banten, pada Jumat (24/1/2025), ia menjelaskan bahwa distributor menaikkan harga sebelum produk sampai ke konsumen akhir, sehingga melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kami memulai dari Banten dan menemukan distributor yang menjual dengan harga Rp 15.500 per liter, padahal seharusnya harga di tingkat pengecer adalah Rp 14.500 per liter,” ujar Budi. Ia menambahkan bahwa harga di tingkat konsumen di wilayah tersebut bahkan mencapai Rp 17.000 per liter, jauh di atas HET Rp 15.700 per liter.

Menurut Budi, dugaan praktik serupa juga terjadi di wilayah lain, seperti Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Timur. Kementerian Perdagangan akan terus memantau dan menindak distributor yang melakukan pelanggaran.

Satgas Pangan memastikan bahwa kenaikan harga ini bukan karena kekurangan pasokan. Produsen telah menjamin distribusi berjalan sesuai ketentuan, namun kendala terjadi di tingkat distributor 2 (D2).

Baca Juga:
  • Premi Asuransi Syariah Tembus Rp9,84 Triliun per April 2025
  • Pembatasan Penyaluran BBM Subsidi Segera Diumumkan
  • OJK Ungkap Scam Digital Rugikan Nasabah Rp4,1 Triliun
  • Dedolarisasi: Negara-Negara Asia Mengurangi Ketergantungan Dolar AS

“Secara nasional, rata-rata harga MinyaKita mencapai Rp 17.000 per liter. Hal ini terjadi meskipun pasokan dari produsen tidak ada masalah,” tambah Budi.

Dalam upaya mengatasi persoalan ini, Kementerian Perdagangan telah melakukan penyegelan terhadap PT Navyta Nabati Indonesia (NNI) di Tangerang, Banten. Perusahaan ini kedapatan melanggar distribusi dengan memproduksi MinyaKita menggunakan minyak non-DMO dan memalsukan izin edar.

“PT NNI telah melampaui masa berlaku Sertifikasi Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT SNI) namun tetap memproduksi dan mendistribusikan MinyaKita,” jelas Budi.

Artikel Terkait:
  • Pertambangan Kaltim Menguat: Pertumbuhan 5,74% di Akhir Tahun 2022
  • Hasil Audit: eFishery Diduga Manipulasi Laporan Keuangan
  • Masalah Fiskal, Rekrutmen dan Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditunda
  • Faisol Riza: Reformasi Regulasi Kunci Stabilitas Ekonomi

Selain itu, perusahaan tersebut memalsukan surat rekomendasi izin edar yang seolah-olah diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan. Dari hasil inspeksi, ditemukan 7.800 botol MinyaKita dan 275 dus minyak goreng dengan ukuran tidak sesuai standar.

Menteri Budi menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang mengganggu distribusi MinyaKita. Langkah ini diharapkan mampu menstabilkan harga minyak goreng rakyat dan melindungi konsumen.

Jangan Lewatkan:
  • Lawan ‘Gaptek’, Debby Dafilah Bimbing UMKM Cisayong Percaya Diri Jualan di TikTok Live
  • Konflik Timur Tengah Mereda, IHSG Naik ke 6.900
  • Zulhas: Pembangunan Pangan Indonesia Tertinggal 27 Tahun
  • PLN Berikan Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 23 Mei 2025
Budi Santoso Harga Minyak Goreng Kementerian Perdagangan Minyakita Penyegelan Distributor
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleEkonom Kritik Pemangkasan Anggaran di Era Prabowo
Next Article Pendaftar Domain .id Capai 1,2 Juta Sepanjang 2024

Informasi lainnya

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Menjaga Amanah

Islami Syamril Al-Bugisyi

Nikah Anti Ribet: Cara Mudah Daftar di KUA

Lifestyles Assyifa

Bahaya Riba dalam Islam dan Cara Menghindarinya

Islami Ericka

Kyoto Kerek Tarif Wisata Demi Selamatkan Warisan Budaya

Travel Alfi Salamah

Menakar Usia Ideal Penggunaan HP bagi Anak

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi