Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 7 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BEI Bahas Tiga Opsi Perpanjangan Jam Perdagangan Saham

Penyesuaian waktu bursa diusulkan untuk jangkau investor WITA dan WIT serta jaga daya saing kawasan.
ErickaEricka19 Juni 2025 Ekonomi
Kajian Perpanjangan Jam Perdagangan Saham BEI
Ilustrasi Perdagangan Saham BEI (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengkaji kemungkinan perpanjangan jam perdagangan saham dengan mempertimbangkan tiga skenario waktu baru. Langkah ini ditujukan untuk menjangkau lebih luas investor dari berbagai zona waktu serta meningkatkan likuiditas pasar.

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, menyatakan bahwa kajian ini dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan survei kepada para pemangku kepentingan. Tiga skenario waktu yang dipertimbangkan antara lain: pukul 08.00–16.00 WIB, 09.00–17.00 WIB, atau 08.00–17.00 WIB.

“Opsi-opsi itu masuk dalam kajian yang tentunya belum bisa kita tentukan sekarang,” ujar Jeffrey saat membuka Sharia Investment Week 2025 di Jakarta, Kamis (19/6/2025).

Ia menambahkan bahwa penyesuaian waktu perdagangan juga mempertimbangkan pertumbuhan jumlah investor dari wilayah luar Jawa. Data BEI menunjukkan, dalam tiga tahun terakhir, kontribusi investor dari luar Jawa meningkat, menggeser dominasi Jawa dari 70 persen menjadi sekitar 67–68 persen.

Baca Juga:
  • PHK Meluas, Pekerja Informal Lampaui 50 Persen
  • Dari Pertanian ke Agrowisata, Tasikmalaya Tunjukkan Transformasi
  • Paylater Jadi Andalan Gen Z & Milenial Atur Keuangan
  • Penurunan Cadev Dinilai Wajar, Pakar Nilai Tak Ganggu Ekonomi

“Kita perlu perhatikan investor di zona WITA dan WIT. Jam perdagangan saat ini berbasis WIB, sehingga perlu disesuaikan agar lebih inklusif,” jelas Jeffrey.

Selain menjangkau lebih banyak investor dalam negeri, BEI juga mempertimbangkan persaingan dengan bursa regional dan global. Beberapa bursa di kawasan, termasuk Amerika Serikat, tengah mempertimbangkan memperpanjang jam operasional mereka, yang bisa memengaruhi daya saing pasar modal Indonesia.

Namun, Jeffrey memastikan bahwa skenario perpanjangan jam ini belum akan diterapkan dalam waktu dekat. BEI masih fokus pada proses implementasi sistem perdagangan baru yang menyerap sebagian besar sumber daya internal.

“Kelihatannya nggak (tahun 2025), karena kan kita sedang dalam proses implementasi sistem perdagangan baru. Jadi resources kita saat ini mungkin akan fokus di situ,” ujarnya.

Artikel Terkait:
  • ESDM Optimistis PNBP Minerba Capai Target Rp124,5 Triliun
  • Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total
  • Kemendag Desak AS Hapus Tarif Resiprokal Ekspor Furnitur RI
  • Proyeksi Ekonomi Indonesia 2025 Direvisi, BI Waspadai Tekanan Global

Saat ini, jam perdagangan saham di BEI terbagi dalam dua sesi: sesi I dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, dan sesi II dari pukul 13.30 hingga 16.15 WIB. Perubahan waktu perdagangan akan melibatkan penyesuaian sistem dan kesiapan pelaku pasar.

Kajian ini diharapkan menghasilkan kebijakan yang mendukung pendalaman pasar, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat layanan bagi investor di seluruh Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Airlangga Bantah AS Singgung Barang Bajakan Mangga Dua
  • Zulkifli Hasan Targetkan 80 Ribu Kopdes Tumbuh Dua Bulan
  • Defisit APBN 2025 Tetap 2,5%, Pemerintah Waspadai Risiko
  • Batalnya Diskon Listrik, DPR Nilai Pemerintah Beri Harapan Palsu
Bursa Efek Indonesia Ekonomi Bursa Investor WITA WIT Jam Perdagangan Saham Pasar Modal Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleThe Fed Tahan Suku Bunga, Pasar Global Stabil Meski Investasi Melemah
Next Article BPDP Siap Dampingi UKMK Sawit Tembus Pasar Ekspor

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Traveling Sendiri, Kenapa Tidak?

Travel Ericka

3 SMA Seni Favorit Para Idol K-Pop Korea Selatan

Daily Tips Ericka

Cerdas Beramal

Islami Syamril Al-Bugisyi

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Editorial Udex Mundzir

Kuliner Viral 2026, Sekadar Gaya?

Food Alfi Salamah
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi