Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

The Fed Tahan Suku Bunga, Pasar Global Stabil Meski Investasi Melemah

Ketidakpastian global dan tarif impor AS dorong investor pilih strategi bertahan dan lindung nilai.
ErickaEricka19 Juni 2025 Ekonomi
Gedung Dewan Federal Reserve di Constitution Avenue, Washington, AS
Gedung Dewan Federal Reserve di Constitution Avenue, Washington, AS (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,25–4,5 persen pada Kamis (19/6/2025). Keputusan ini sejalan dengan ekspektasi pasar dan menghasilkan dampak terbatas terhadap iklim investasi global, yang hanya mengalami penurunan tipis.

Analis platform investasi Reku, Fahmi Almuttaqin, menyampaikan bahwa pergerakan pasar merespons stabil. Indeks Dow Jones turun tipis 0,10 persen ke 42.171, sementara S&P 500 hampir stagnan di 5.980 dan Nasdaq naik 0,13 persen ke 19.546. Aset kripto juga mencatat koreksi ringan, dengan Bitcoin dan Ethereum hanya turun di bawah 1 persen.

“Investor sudah mengantisipasi keputusan ini. Banyak yang memilih sikap wait and see sambil menunggu perkembangan data inflasi dan ketegangan geopolitik, terutama isu tarif AS dan konflik Israel-Iran,” ujar Fahmi.

The Fed membuka kemungkinan pemangkasan suku bunga sebanyak dua kali tahun ini. Namun, Ketua The Fed Jerome Powell menekankan bahwa risiko inflasi masih tinggi, terutama akibat kebijakan tarif impor baru yang diberlakukan pemerintah Trump. Efek dari kebijakan ini diperkirakan baru akan terlihat dalam beberapa bulan ke depan.

Baca Juga:
  • Bantuan Subsidi Upah Pekerja dan Guru Honorer Cair Juni
  • Ekonomi AS Tertekan, Rupiah Berpeluang Menguat ke Rp 16.300
  • Reforma Agraria dan Kedaulatan Pangan Rusak di Era Jokowi
  • Rupiah Terancam Rp19.000, Kebijakan BI Dipertanyakan

Beberapa lembaga keuangan global, termasuk Morgan Stanley dan JPMorgan, memperkirakan suku bunga bisa bertahan tinggi hingga 2026 apabila inflasi tidak menunjukkan tanda penurunan. Namun, ruang pelonggaran masih terbuka apabila pasar tenaga kerja AS mulai melemah.

Di tengah ketidakpastian, investor cenderung mengalihkan perhatian ke aset lindung nilai. ETF Bitcoin spot tercatat melanjutkan tren arus masuk positif sejak 9 Juni. Hal ini menunjukkan bahwa Bitcoin mulai dipandang sebagai alat pelindung nilai terhadap inflasi dan risiko geopolitik.

“Ketegangan di Timur Tengah tidak membuat minat beli investor AS terhadap ETF Bitcoin menurun. Justru terlihat adanya tren akumulasi, termasuk terhadap altcoin seperti Ethereum dan Ripple,” jelas Fahmi.

Artikel Terkait:
  • Diskon Listrik 50 Persen Berlaku, Begini Cara Mendapatkannya
  • UMP Jakarta 2025 Naik Rp 329.380, UMSP Masih Tertunda
  • Batalnya Diskon Listrik, DPR Nilai Pemerintah Beri Harapan Palsu
  • Pemerintah Diingatkan Mitigasi Dampak Kenaikan PPN 12 Persen

Meski demikian, reli besar pada altcoin diperkirakan baru terjadi saat suku bunga mulai turun dan likuiditas pasar membaik. Dalam kondisi pasar yang cenderung sideways, strategi dollar cost averaging (DCA) dinilai sebagai pendekatan terbaik bagi investor jangka menengah dan panjang.

Fahmi menambahkan bahwa penggunaan fitur seperti Packs di platform investasi digital memungkinkan diversifikasi otomatis ke berbagai aset, termasuk crypto blue chip dan ETF saham AS, sehingga membantu investor mengatur alokasi secara efisien.

Di tengah ketidakpastian kebijakan global dan dinamika geopolitik, investor disarankan tetap waspada namun tidak mengabaikan peluang strategis yang muncul dari pasar alternatif.

Jangan Lewatkan:
  • Pemerintah Kurangi Impor Daging, Fokus ke Sapi Bakalan
  • Harga BBM Pertamina 1 April 2026 Tetap Stabil
  • 5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan
  • Revisi RUU BUMN Dibahas Besok, Bakal Perkuat Tata Kelola
Bitcoin ETF Investasi Global Strategi DCA Suku Bunga AS The Fed
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBEI Targetkan Tambahan 10 Ribu Investor Syariah di 2025
Next Article BEI Bahas Tiga Opsi Perpanjangan Jam Perdagangan Saham

Informasi lainnya

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

28 Oktober 2026

Rupiah Terancam Rp19.000, Kebijakan BI Dipertanyakan

27 Oktober 2026

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

26 Oktober 2026

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Ijazah Jokowi, Ada Atau Tidak?

Perspektif Udex Mundzir

Tips Mengatasi Demam Setelah Puncak Haji untuk Jamaah

Islami Alfi Salamah

Golkar di Persimpangan Jalan

Editorial Udex Mundzir

Tanda Hari Kiamat, Ini Doa Perlindungan dari Fitnah Dajjal

Islami Alfi Salamah

5 Tips Efektif Mengatur Waktu Selama Ramadhan

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi