Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

Aura Farming Viral, Mengapa Semua Ingin Terlihat Keren?

Bank Mandiri dan Krisis Kepercayaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Amerika Serikat Omong Doang soal Transisi Energi Indonesia

Washington DC​_Sebagaimana diketahui, komitmen pendanaan itu tertuang dalam Just Energy Transition Partnership (JETP) yang dicetuskan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, Selasa (15/11/2022).
ErickaEricka12 Mei 2023 Ekonomi
menko marves luhut binsar pandjaitan
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Humas Setkab/Rahmat)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dengan tegas menyatakan bahwa Amerika Serikat (AS) hanya bicara saja atau omdo. Hal tersebut dikarenakan AS dan negara-negara yang menjadi anggota G7 belum memenuhi komitmen mereka dalam memberikan dana untuk transisi energi di Indonesia.

Washington DC​_Sebagaimana diketahui, komitmen pendanaan itu tertuang dalam Just Energy Transition Partnership (JETP) yang dicetuskan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, Selasa (15/11/2022). Adapun dana tersebut senilai US$ 20 miliar atau setara Rp 294,3 triliun (asumsi kurs Rp 14.718 per US$) yang telah disepakati melalui forum G20.

Luhut menceritakan perjalanan kerjanya ke Washington DC, Amerika Serikat, salah satunya untuk menindaklanjuti JETP oleh AS dan Jepang. Saat itu Luhut menagih janji dana yang dilontarkan oleh AS, namun Luhut tidak mendapatkan jawaban yang diinginkan.

ADVERTISEMENT

Baca Juga:
  • Premi Asuransi Syariah Tembus Rp9,84 Triliun per April 2025
  • Kericuhan Job Fair Bekasi, Pemerintah Diminta Evaluasi Total Sistem Bursa Kerja
  • Erick Thohir Ajak Masyarakat Awasi BBM Lewat Konten Digital
  • SouthCity Luncurkan Cluster Eksklusif Fortunia Cove

SCROLL TO RESUME CONTENT

Justru, dalam cerita Luhut, AS diam saat ditanya dimana uang yang digadang-gadang untuk Indonesia dalam rangka percepatan transisi energi menjadi energi bersih.

“Waktu saya di Washington sebulan lalu, kita paparin (rencana transisi energi) mereka sudah iya, terus saya bilang, where is the money? Ao ao ngomong doang,” papar Luhut dalam acara ‘Hilirisasi dan Transisi Energi Menuju Indonesia Emas’, Jakarta, dikutip Rabu (10/5/2023).

Tidak takut, Luhut mengungkapkan kepada pihak Amerika Serikat bahwa jangan sampai AS mengatur Indonesia dalam mengambil kebijakan. “Kalau kamu kasih harga loan-nya sama dengan harga commercial loan, forget it, we can do it by our own, kenapa kalian ngatur-ngatur? Dia harus ngerti,” tambah Luhut.

Artikel Terkait:
  • Pertamina Bantah LPG 3 Kg Pink Gantikan Gas Melon
  • Kids Festival ISEF 2024, Tanamkan Ekonomi Syariah sejak Dini
  • 100 Negara Buka 1,7 Juta Lowongan Kerja untuk WNI
  • DPR Setujui Kemenkeu Gunakan SAL Rp85,6 T Tutup Defisit APBN

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana mengungkapkan bahwa dari dana yang dijanjikan kepada Indonesia dalam program JETP belum ada sepeserpun yang diberikan ke Indonesia.

“Belum ada,” jawab Dadan saat ditanya sudah berapa dana yang diberikan kepada Indonesia dari JETP yang dijanjikan oleh AS, Jakarta, Kamis (11/5/2023).

Dalam kesempatan yang berbeda, Dadan mengatakan bahwa saat ini pemerintah masih melakukan pembahasan berkaitan dengan program JETP. Pembahasan tersebut berkaitan dengan komitmen pendanaan.

“JETP masih terus dilakukan pembahasan, khususnya terkait komitmen pendanaan. Indonesia menginginkan support yang lebih riil, tidak business as usual, misalkan melalui commercial loan,” ungkap Dadan kepada CNBC Indonesia, dikutip Jumat (12/3/2023).

Jangan Lewatkan:
  • Pangkas TKD Rp227 T, Menkeu Minta Pemda Berbenah
  • BNI Perkuat Sistem Keamanan Siber Dukung Ekonomi Digital
  • Pengusaha Sambut Lega PPN 12% Hanya Berlaku untuk Barang Mewah
  • XL Axiata Pastikan Tidak Ada PHK Pasca-Merger dengan Smartfren

Untuk diketahui, Program JETP ini utamanya dipimpin oleh Amerika Serikat dan Jepang. Komitmen pendanaan transisi energi ini dilontarkan Presiden AS Joe Biden pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, Selasa (15/11/2022).

AS JETP Luhut
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKejadian Mengerikan: Luka Perut Akibat Dibuntuti Dua Motor
Next Article Dorong Pendakwah untuk Aktif Mendorong Warga Lunasi Jamaah Haji

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Lepaskan Ketegangan, Raih Kedamaian

Daily Tips Udex Mundzir

Ketika Makkah Padat, Jamaah Haji Disarankan Ibadah di Hotel

Islami Alfi Salamah

Kenali 6 Tipe Toxic Person agar Kesehatan Mentalmu Terjaga

Daily Tips Alfi Salamah

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Perspektif Udex Mundzir

Prabowo-Gibran dan Propaganda 78% Publik Puas

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi