Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ancaman PHK Massal Mengintai Karyawan Sritex

Mahkamah Agung nyatakan PT Sritex pailit, lebih dari 50.000 pekerja kini menghadapi ketidakpastian.
AssyifaAssyifa26 Desember 2024 Ekonomi
Key-phrase:Karyawan Sritex Terancam PHK, Berikut Penyebabnya. Meta Deskripsi: Kebangkrutan Sritex memicu ancaman PHK massal bagi lebih dari 50.000 karyawan. Pemerintah didesak segera bertindak. Tags: Kebangkrutan Sritex,PHK Massal,Pemerintah Diminta Bertindak,Ekonomi Nasional,Sektor Tekstil
Karyawan Sritex Terancam PHK.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ribuan karyawan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) menghadapi ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) setelah Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi perusahaan tersebut dan menyatakannya pailit. Keputusan ini memicu kekhawatiran akan dampak ekonomi luas, mengingat Sritex merupakan salah satu produsen tekstil terbesar di Indonesia.

Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, mendesak pemerintah mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan pekerja. Menurutnya, kebangkrutan Sritex dapat mengguncang stabilitas sektor tekstil dan menyebabkan PHK besar-besaran.

“Kami khawatir dampaknya luas. Banyak pekerja terancam kehilangan mata pencaharian,” ujar Saleh dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (26/12/2024).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah muncul laporan bahwa sebagian karyawan sudah dirumahkan akibat habisnya bahan baku. Saleh mengingatkan janji Menteri Perindustrian Agus Gumiwang untuk melindungi karyawan Sritex terlepas dari hasil putusan hukum.

Baca Juga:
  • Korea Selatan Suntik Investasi Baru Rp28,6 Triliun ke Indonesia
  • Maxim dan Grab Sepakat Tolak Status Karyawan untuk Pengemudi Ojol
  • Prabowo Tunjuk Rosan Roeslani Pimpin Danantara, Erick Thohir Jadi Pengawas
  • Bapanas Tegaskan Beras Medium dan Premium Tak Kena PPN

Putusan pailit MA diterbitkan pada 18 Desember 2024, menolak kasasi yang diajukan Sritex terhadap putusan Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Semarang pada 21 Oktober 2024. Sebagai tanggapan, Sritex menyatakan menghormati putusan tersebut dan melakukan konsolidasi dengan pemangku kepentingan.

Dampak dari kebangkrutan ini tidak hanya dirasakan oleh karyawan, tetapi juga oleh sektor pendukung, seperti pemasok bahan baku dan logistik. Para ekonom memperingatkan bahwa PHK massal dapat memengaruhi ekonomi regional jika tidak ada intervensi dari pemerintah.

Saleh menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto harus turun tangan langsung untuk menyelesaikan persoalan ini. Ia berharap pemerintah memberikan solusi cepat agar operasional perusahaan tetap berjalan dan ribuan karyawan dapat mempertahankan pekerjaan mereka.

Artikel Terkait:
  • Rosan Roeslani Tegaskan Danantara Dorong Ekonomi Inklusif
  • Said Iqbal Kritik Pengusaha yang Protes Kenaikan UMP 6,5%
  • Prabowo Siapkan Rp5 Triliun untuk Serap 1 Juta Ton Jagung
  • Bahlil: Pengecer LPG 3 Kg Kini Berstatus Sub-Pangkalan

Dengan situasi ini, upaya penyelamatan perusahaan dan perlindungan pekerja menjadi prioritas mendesak untuk menghindari dampak buruk bagi ekonomi nasional.

Jangan Lewatkan:
  • BNI Salurkan KUR ke Petani Tebu untuk Dukung Swasembada Gula 2028
  • Rupiah Menguat Tipis Akibat Prospek Suram Ekonomi AS
  • Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil
  • Kadin Dorong Bebas Tarif Ekspor Garmen Indonesia ke AS
Ekonomi Nasional Kebangkrutan Sritex Pemerintah Diminta Bertindak PHK Massal Sektor Tekstil
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleLumbung Korupsi dalam Demokrasi yang Terganjal
Next Article Antara Harapan dan Kekecewaan

Informasi lainnya

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026

BBM Nonsubsidi Meroket, Dex Tembus Rekor Baru

18 April 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

13 April 2026

Koperasi Desa Jadi Game Changer Ekonomi Syariah

13 April 2026

Transaksi Global Tanpa Dolar, Mimpi atau Keniscayaan?

11 April 2026
Paling Sering Dibaca

Keberkahan Jamaah Haji Merasa Senang Dekat Masjid Nabawi

Islami Alfi Salamah

Mengagumkan Kiswah Mengalami Transformasi dalam 10 Fase

Islami Alfi Salamah

Saatnya Gen Z Pimpin Ekonomi Kreatif Digital

Bisnis Ericka

Bang Sakty: Sulit Jadi Single Bar dengan Banyaknya Organisasi Advokat 

Argumen Alwi Ahmad

Provokasi di Balik Aksi Jalanan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi