Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

Sidang Isbat Kemenag Putuskan Iduladha 1447 H Jatuh 27 Mei

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 18 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menakar Usia Ideal Penggunaan HP bagi Anak

Udex MundzirUdex Mundzir20 November 2024 Editorial
Usia Ideal Penggunaan HP bagi Anak
Usia Ideal Penggunaan HP bagi Anak (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Menentukan usia yang tepat untuk memberikan ponsel kepada anak telah menjadi diskusi hangat dalam beberapa tahun terakhir. Di satu sisi, perkembangan teknologi menuntut adaptasi sejak dini. Namun di sisi lain, dampak negatifnya terhadap kesehatan mental dan sosial anak memerlukan perhatian serius. Beberapa ahli memberikan rekomendasi, tetapi tetap saja, tidak ada standar yang mutlak.

Penelitian dari organisasi Children and Screens menunjukkan bahwa usia minimal yang direkomendasikan untuk memberikan HP kepada anak adalah 11 tahun. Penundaan hingga usia 13 tahun untuk penggunaan media sosial juga disarankan demi mencegah paparan berlebihan terhadap konten digital yang mungkin belum sesuai untuk usia anak.

Rekomendasi itu didukung oleh hasil penelitian lain yang menunjukkan bahwa anak yang terpapar media sosial di usia dini sering kali mengalami masalah dalam hal kesehatan mental dan emosional.

Dalam konteks ini, penelitian dari Sapien Labs memberikan data penting bahwa kesehatan mental anak yang menerima smartphone pada usia terlalu dini cenderung lebih terganggu dibandingkan mereka yang baru mendapatkannya di usia remaja, sekitar 14 tahun atau lebih.

Baca Juga:
  • IKN: Jawaban atas Pesimisme
  • Danantara: Mesin Kapital yang Mengabaikan Darah Palestina
  • Paradoks Pembangunan Desa
  • Golkar di Persimpangan Jalan

Anak yang terpapar ponsel dan media sosial sebelum usia yang cukup matang sering kali mengalami kecemasan, ketidakpercayaan diri, bahkan depresi. Paparan ini berpotensi memengaruhi perkembangan emosi dan kemampuan bersosialisasi, terutama bila penggunaannya tidak diawasi secara ketat oleh orang tua.

Namun, tidak bisa hanya mengacu pada usia sebagai faktor tunggal dalam menentukan kapan anak bisa memiliki ponsel. Kedewasaan anak dalam bersikap dan tanggung jawab juga menjadi aspek yang tak kalah penting.

Setiap anak memiliki tingkat perkembangan mental yang berbeda. Anak yang mampu menunjukkan kedewasaan dalam memahami aturan, serta memiliki kemampuan mengontrol waktu penggunaan teknologi, mungkin lebih siap untuk diberi tanggung jawab atas perangkat pribadi seperti HP.

Artikel Terkait:
  • Menghapus Jerat Judi Online Pasca Pilkada
  • Jamnas Bukan Ajang Si Punya Uang
  • Korupsi Kuota Haji Tak Boleh Dimaafkan
  • Provokasi di Balik Aksi Jalanan

Untuk meminimalkan dampak negatif penggunaan ponsel, orang tua disarankan menetapkan batasan waktu dan akses terhadap konten yang sesuai usia. Melakukan dialog terbuka tentang risiko dan manfaat teknologi juga dapat membantu anak memahami tanggung jawab yang menyertainya.

Edukasi mengenai etika digital, keamanan siber, dan penggunaan media sosial yang sehat adalah bagian dari persiapan yang penting sebelum anak memiliki ponsel.

Oleh karena itu, keputusan memberikan HP kepada anak sebaiknya bersifat individual dan fleksibel, disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Orang tua perlu mempertimbangkan saran dari para ahli, namun juga tidak boleh mengabaikan perkembangan dan kedewasaan anaknya sendiri.

Jangan Lewatkan:
  • Prabowo Tak Berani Pecat Bahlil: Stabilitas Koalisi Mengalahkan Kepentingan Rakyat
  • Celah Curang Layanan Rumah Sakit
  • Ilmu yang Terasing di Negeri Sendiri
  • Jurnalisme di Bawah Bayang Algoritma
dampak penggunaan HP teknologi untuk anak usia ideal HP
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJelang Pilkada 2024, Pjs Bupati Kutim Hadiri Rakor Forkopimda di Balikpapan
Next Article Said Didu Tegas Tolak Mediasi dengan Apdesi soal Kisruh PIK 2

Informasi lainnya

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

17 Mei 2026

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

13 Mei 2026

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

12 Mei 2026

Dosen: Akademisi atau Aparatur?

5 Mei 2026

MBG dan Risiko Cobra Effect

4 Mei 2026

Pendidikan Tersedot Program MBG

2 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Rekomendasi Menu untuk Mengelola Daging Qurban

Islami Alfi Salamah

Pedagang Kelontong Dukung Stiker Larangan Jual Rokok ke Anak

Bisnis Silva

Lansia dan Buta Boleh Tidak Melaksanakan Sholat Jumat?

Islami Ericka

Pelanggan adalah Kunci Sukses Bisnis Anda

Bisnis Assyifa

Garuda Diselamatkan, Tapi Sampai Kapan?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi