Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 16 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menakar Usia Ideal Penggunaan HP bagi Anak

Udex MundzirUdex Mundzir20 November 2024 Editorial
Usia Ideal Penggunaan HP bagi Anak
Usia Ideal Penggunaan HP bagi Anak (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Menentukan usia yang tepat untuk memberikan ponsel kepada anak telah menjadi diskusi hangat dalam beberapa tahun terakhir. Di satu sisi, perkembangan teknologi menuntut adaptasi sejak dini. Namun di sisi lain, dampak negatifnya terhadap kesehatan mental dan sosial anak memerlukan perhatian serius. Beberapa ahli memberikan rekomendasi, tetapi tetap saja, tidak ada standar yang mutlak.

Penelitian dari organisasi Children and Screens menunjukkan bahwa usia minimal yang direkomendasikan untuk memberikan HP kepada anak adalah 11 tahun. Penundaan hingga usia 13 tahun untuk penggunaan media sosial juga disarankan demi mencegah paparan berlebihan terhadap konten digital yang mungkin belum sesuai untuk usia anak.

Rekomendasi itu didukung oleh hasil penelitian lain yang menunjukkan bahwa anak yang terpapar media sosial di usia dini sering kali mengalami masalah dalam hal kesehatan mental dan emosional.

Dalam konteks ini, penelitian dari Sapien Labs memberikan data penting bahwa kesehatan mental anak yang menerima smartphone pada usia terlalu dini cenderung lebih terganggu dibandingkan mereka yang baru mendapatkannya di usia remaja, sekitar 14 tahun atau lebih.

Baca Juga:
  • Celah Curang Layanan Rumah Sakit
  • Polres Sampang Kecolongan
  • Jangan Serahkan Pendidikan ke Negara yang Tak Konsisten
  • Ijazah Jokowi dan Dagelan Akademik

Anak yang terpapar ponsel dan media sosial sebelum usia yang cukup matang sering kali mengalami kecemasan, ketidakpercayaan diri, bahkan depresi. Paparan ini berpotensi memengaruhi perkembangan emosi dan kemampuan bersosialisasi, terutama bila penggunaannya tidak diawasi secara ketat oleh orang tua.

Namun, tidak bisa hanya mengacu pada usia sebagai faktor tunggal dalam menentukan kapan anak bisa memiliki ponsel. Kedewasaan anak dalam bersikap dan tanggung jawab juga menjadi aspek yang tak kalah penting.

Setiap anak memiliki tingkat perkembangan mental yang berbeda. Anak yang mampu menunjukkan kedewasaan dalam memahami aturan, serta memiliki kemampuan mengontrol waktu penggunaan teknologi, mungkin lebih siap untuk diberi tanggung jawab atas perangkat pribadi seperti HP.

Artikel Terkait:
  • Kalau Mau Selamat, Jadilah Koruptor di Indonesia
  • Makan Gratis, Simbol Negara Gagal
  • Hibah untuk Aparat, Buat Apa?
  • Perselisihan Jabatan dan Integritas Pilkada

Untuk meminimalkan dampak negatif penggunaan ponsel, orang tua disarankan menetapkan batasan waktu dan akses terhadap konten yang sesuai usia. Melakukan dialog terbuka tentang risiko dan manfaat teknologi juga dapat membantu anak memahami tanggung jawab yang menyertainya.

Edukasi mengenai etika digital, keamanan siber, dan penggunaan media sosial yang sehat adalah bagian dari persiapan yang penting sebelum anak memiliki ponsel.

Oleh karena itu, keputusan memberikan HP kepada anak sebaiknya bersifat individual dan fleksibel, disesuaikan dengan kondisi masing-masing keluarga. Orang tua perlu mempertimbangkan saran dari para ahli, namun juga tidak boleh mengabaikan perkembangan dan kedewasaan anaknya sendiri.

Jangan Lewatkan:
  • Kegaduhan yang Disengaja
  • Hakim Bisa Dibeli? Ini Darurat!
  • Provokator di Balik Api Jalanan
  • Antara Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat
dampak penggunaan HP teknologi untuk anak usia ideal HP
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJelang Pilkada 2024, Pjs Bupati Kutim Hadiri Rakor Forkopimda di Balikpapan
Next Article Said Didu Tegas Tolak Mediasi dengan Apdesi soal Kisruh PIK 2

Informasi lainnya

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

12 Juli 2026

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

12 Juni 2026

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

17 Mei 2026

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

13 Mei 2026

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

12 Mei 2026

Dosen: Akademisi atau Aparatur?

5 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Mubarok dan Amanah Sejati: Pelajaran Jujur dari Seorang Hamba Sahaya

Islami Ericka

Belajar dari Kegagalan, Tips Bangkit dari Kekalahan dengan Penuh Semangat

Perspektif Alfi Salamah

6 Karakter Muslimah High Value Masa Kini

Islami Alfi Salamah

Yang Mau Lanjutkan Bangun IKN, Silakan Patungan

Editorial Udex Mundzir

Jamnas Bukan Ajang Si Punya Uang

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Kopi Tertekan

5 Amalan Utama Ketika Gerhana Bulan Terjadi

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi