Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 28 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Setop Impor Garam, Produksi Domestik Baru 63% dari Kebutuhan

Indonesia menargetkan swasembada garam pada 2025, namun produksi domestik masih kurang.
AssyifaAssyifa5 Januari 2025 Ekonomi
Swasembada garam nasional 2025
Swasembada garam nasional 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia akan menghentikan impor garam konsumsi pada tahun ini. Namun, produksi domestik baru mampu memenuhi 63% dari total kebutuhan nasional sebesar 4,9 juta ton. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan bahwa produksi garam nasional tahun 2025 diperkirakan mencapai 2,25 juta ton, ditambah dengan sisa stok 836 ribu ton.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut KKP, Victor Gustaaf, mengatakan pemerintah telah menyiapkan strategi menuju swasembada garam. “Sisa kebutuhan menjadi peluang besar bagi petambak garam rakyat dan badan usaha untuk meningkatkan produksi,” ujar Victor dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (4/1/2025).

Ia menjelaskan, upaya menuju swasembada meliputi identifikasi wilayah potensial, penggunaan teknologi produksi modern, dan intensifikasi tambak garam. Salah satu wilayah utama yang diandalkan adalah Indramayu, Jawa Barat. Luas lahan produktif di Indramayu pada 2024 mencapai 1.445 hektar dengan produksi tahunan sebesar 135.891 ton.

Baca Juga:
  • Kebijakan Hapus Piutang UMKM Butuh Aturan Detail untuk Efektivitas
  • Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap
  • Prabowo Luncurkan Danantara, Strategi Baru Kelola Investasi Nasional
  • Brunch di Istana, Prabowo Gaet Komitmen Investasi Besar dari AS

Maming, seorang petambak garam dari Indramayu, optimistis hasil produksi akan meningkat signifikan dengan teknologi geomembran yang diterapkan. “Teknologi ini sangat membantu menjaga kualitas garam yang kami hasilkan,” katanya.

Selain itu, KKP juga merancang ekstensifikasi tambak garam di Nusa Tenggara Timur dengan target 2.500 hektar pada 2025. Tambak ini akan menggunakan metode konvensional yang dilengkapi mekanisasi panen. Di sisi lain, modernisasi teknologi produksi akan diterapkan di 1.800 hektar tambak di lima provinsi melalui metode concentrated brine.

Victor menambahkan, kualitas garam lokal kini mampu bersaing di pasar global. “Ke depan, produksi garam rakyat diharapkan sepenuhnya memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri,” tegasnya.

Artikel Terkait:
  • BNI Perkuat Sistem Keamanan Siber Dukung Ekonomi Digital
  • Kadin Dorong Bebas Tarif Ekspor Garmen Indonesia ke AS
  • Tak Perlu Selebgram, Politri Bekali UMKM Cisayong Trik Keranjang Kuning Meski Follower di Bawah 1.000
  • Indonesia Luncurkan Obligasi Terumbu Karang untuk Konservasi Laut

Meski begitu, beberapa pihak menilai bahwa target swasembada masih memerlukan dukungan lebih lanjut, terutama dari segi infrastruktur dan pelatihan bagi petambak. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sebelumnya juga menyampaikan bahwa dialog dengan petambak dan pelaku industri menjadi kunci untuk mempercepat pencapaian target.

Jangan Lewatkan:
  • Menteri P2MI Dorong Warga Manfaatkan 1,7 Juta Lowongan di Luar Negeri
  • OJK Ungkap Scam Digital Rugikan Nasabah Rp4,1 Triliun
  • Diversifikasi Ekspor: Indonesia Bidik Pasar Uni Eropa dan BRICS
  • 9,3 Ton Tuna Asal Padang Diekspor ke Uni Emirat Arab
Ekonomi 2025 Kebutuhan Garam Kkp Produksi Garam Nasional Swasembada Garam
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKongres PDIP: Saatnya Banteng Moncong Putih Berbenah
Next Article Putusan MK: Spa Diakui Sebagai Layanan Kesehatan Tradisional, Bukan Hiburan

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Saatnya Gen Z Pimpin Ekonomi Kreatif Digital

Bisnis Ericka

Menjaga Privasi: Kunci Hidup Damai dan Bebas Drama

Daily Tips Assyifa

Hakim Mana yang Berani Vonis Ijazah Palsu?

Editorial Udex Mundzir

Menunda Panggilan Haji: Benarkah Kehendak atau Keragu-raguan

Islami Alfi Salamah

UI Mesin Gelar Doktor Pejabat

Perspektif Assyifa
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi