Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 17 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Setop Impor Garam, Produksi Domestik Baru 63% dari Kebutuhan

Indonesia menargetkan swasembada garam pada 2025, namun produksi domestik masih kurang.
AssyifaAssyifa5 Januari 2025 Ekonomi
Swasembada garam nasional 2025
Swasembada garam nasional 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia akan menghentikan impor garam konsumsi pada tahun ini. Namun, produksi domestik baru mampu memenuhi 63% dari total kebutuhan nasional sebesar 4,9 juta ton. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan bahwa produksi garam nasional tahun 2025 diperkirakan mencapai 2,25 juta ton, ditambah dengan sisa stok 836 ribu ton.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut KKP, Victor Gustaaf, mengatakan pemerintah telah menyiapkan strategi menuju swasembada garam. “Sisa kebutuhan menjadi peluang besar bagi petambak garam rakyat dan badan usaha untuk meningkatkan produksi,” ujar Victor dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (4/1/2025).

Ia menjelaskan, upaya menuju swasembada meliputi identifikasi wilayah potensial, penggunaan teknologi produksi modern, dan intensifikasi tambak garam. Salah satu wilayah utama yang diandalkan adalah Indramayu, Jawa Barat. Luas lahan produktif di Indramayu pada 2024 mencapai 1.445 hektar dengan produksi tahunan sebesar 135.891 ton.

Baca Juga:
  • Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga
  • Tak Ada Uang, Anggaran IKN Diblokir Semua
  • Indonesia Cetak Rekor Produksi Beras, Teratas di ASEAN
  • Target 8 Persen, Airlangga Optimistis Ekonomi Indonesia Melonjak

Maming, seorang petambak garam dari Indramayu, optimistis hasil produksi akan meningkat signifikan dengan teknologi geomembran yang diterapkan. “Teknologi ini sangat membantu menjaga kualitas garam yang kami hasilkan,” katanya.

Selain itu, KKP juga merancang ekstensifikasi tambak garam di Nusa Tenggara Timur dengan target 2.500 hektar pada 2025. Tambak ini akan menggunakan metode konvensional yang dilengkapi mekanisasi panen. Di sisi lain, modernisasi teknologi produksi akan diterapkan di 1.800 hektar tambak di lima provinsi melalui metode concentrated brine.

Victor menambahkan, kualitas garam lokal kini mampu bersaing di pasar global. “Ke depan, produksi garam rakyat diharapkan sepenuhnya memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri,” tegasnya.

Artikel Terkait:
  • Zulhas: Pembangunan Pangan Indonesia Tertinggal 27 Tahun
  • Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu
  • Harga BBM Non-Subsidi Turun, Kado Lebaran dari Pemerintah
  • Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

Meski begitu, beberapa pihak menilai bahwa target swasembada masih memerlukan dukungan lebih lanjut, terutama dari segi infrastruktur dan pelatihan bagi petambak. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sebelumnya juga menyampaikan bahwa dialog dengan petambak dan pelaku industri menjadi kunci untuk mempercepat pencapaian target.

Jangan Lewatkan:
  • UMP 2025 Resmi: Jakarta Tertinggi, Jateng Terendah
  • Awal 2025, Tekanan Inflasi Diperkirakan Mengancam Dompet
  • Ekspansi Produk Pelumas Pertamina Lubricants Berkibar di Pasar Australia
  • Ekspor Indonesia Naik 6,65 Persen, Sawit Jadi Penopang Utama
Ekonomi 2025 Kebutuhan Garam Kkp Produksi Garam Nasional Swasembada Garam
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKongres PDIP: Saatnya Banteng Moncong Putih Berbenah
Next Article Putusan MK: Spa Diakui Sebagai Layanan Kesehatan Tradisional, Bukan Hiburan

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Menulis dari Negara yang Terlambat Sadar

Perspektif Udex Mundzir

Peluang Usaha di Balik Batas Medsos

Editorial Lisda Lisdiawati

Amalan Agar Bisa Berjodoh dengan Orang yang Dicintai

Daily Tips Ericka

Sekolah Jam 6, Jam Malam Jam 9

Editorial Udex Mundzir

Mindset Hack to Stop Overthinking

Happy Assyifa
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi