Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 17 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Surplus Perdagangan Indonesia Anjlok, Imbas Tarif Impor AS

Penurunan surplus perdagangan Indonesia capai 96 persen, dipicu kebijakan tarif Amerika Serikat di bawah Presiden Trump.
ErickaEricka4 Juni 2025 Ekonomi
Dampak Tarif Impor Trump ke Ekspor Indonesia
Ilustrasi Dampak Tarif Impor Trump ke Ekspor Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kinerja perdagangan Indonesia mulai terdampak kebijakan proteksionisme Amerika Serikat. Hingga April 2025, surplus neraca perdagangan Indonesia menyusut tajam menjadi hanya USD 150 juta. Angka ini menurun drastis dari capaian Maret yang masih di angka USD 4,33 miliar.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa kebijakan tarif yang diterapkan Presiden Donald Trump memberi pengaruh signifikan terhadap penurunan ekspor Indonesia. Hal ini juga dirasakan oleh negara-negara anggota ASEAN lainnya.

“Banyak terkait kebijakan Trump, apalagi kemarin waktu kami ketemu teman-teman Mendag di Kuala Lumpur waktu KTT ASEAN, kita juga ngobrol ternyata pengaruhnya bagi masing-masing (negara) sangat besar bahkan banyak eksportir yang cenderung masih menunggu,” ujar Budi di Jakarta, Rabu (4/6/2025).

Penurunan surplus perdagangan pada April 2025 bahkan tercatat sebagai yang terendah dalam lima tahun terakhir, menurut data Badan Pusat Statistik.

Baca Juga:
  • OJK Tegaskan Tak Campur Tangan Distribusi Dividen BUMN ke Danantara
  • Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil
  • Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG
  • 6,08 Juta Wajib Pajak Belum Laporkan SPT Tahunan 2023

Menurut Budi, selain faktor eksternal dari kebijakan tarif AS, penurunan ekspor pada Maret dan April juga dipengaruhi oleh libur Lebaran. Banyak perusahaan menangguhkan aktivitas pengiriman karena cuti bersama dan libur nasional.

“Setelah kami cek, di beberapa negara seperti di Malaysia, Filipina, Vietnam. Nah, kita analisa kemarin awal April itu masih libur Lebaran ya. Jadi masih banyak karena libur sehingga juga berkurang,” katanya.

Indonesia sendiri, kata Budi, saat ini masih menjalani proses negosiasi dengan Amerika Serikat terkait ketentuan tarif baru terhadap produk-produk ekspor utama.

Artikel Terkait:
  • Lewat Diaspora Loan, BNI Dorong UKM Indonesia Go Global
  • Pembatasan Penyaluran BBM Subsidi Segera Diumumkan
  • Google Tampilkan Rupiah Rp8.170 per Dolar AS, Bank Indonesia Bantah
  • Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

Budi juga berharap pertemuan bilateral yang baru-baru ini dilakukan dalam forum APEC dapat membawa hasil positif terhadap pemulihan kinerja ekspor nasional pada bulan Mei dan Juni.

“Mudah-mudahan bulan depan sih sudah normal kembali ya. Kemarin kan prediksi teman-teman dari ASEAN juga, mudah-mudahan juga kemarin ketemu waktu APEC meeting kan dari perwakilan Amerika juga datang ya, mudah-mudahan semua segera normal kembali,” tambahnya.

Pemerintah saat ini tengah mengevaluasi kebijakan ekspor dan akan menyusun langkah strategis menghadapi ketidakpastian global yang diperburuk oleh ketegangan dagang internasional.

Jangan Lewatkan:
  • Kemenperin Genjot Parfum Halal Masuki Lima Besar Dunia
  • Harga Emas Antam Naik, Per Gram Sentuh Rp1,535 Juta
  • Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total
  • Pemerintah Diingatkan Mitigasi Dampak Kenaikan PPN 12 Persen
Dampak Tarif Trump Ekspor Indonesia Kebijakan Perdagangan Kementerian Perdagangan Neraca Perdagangan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDiskon Tarif Tol Diberlakukan di 10 Ruas Selama Libur Iduladha
Next Article China Terbitkan Visa ASEAN, Izin Tinggal 180 Hari Berlaku 5 Tahun

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Diam dalam Islam, Keutamaan yang Sering Terlupakan

Islami Alfi Salamah

Jangan-Jangan Semua Kampus Seperti UI?

Perspektif Assyifa

Menggapai Suci Haji: Panduan Menyeluruh Lahir dan Batin

Islami Alfi Salamah

Traveling Sendiri, Kenapa Tidak?

Travel Ericka

Pelajaran dari Ju Ji Hoon: Mengenali Penyebab Asam Urat

Daily Tips Assyifa
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi