Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mau Berhasil ? Inilah Morning Routine Orang Sukses

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 8 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Surplus Perdagangan Indonesia Anjlok, Imbas Tarif Impor AS

Penurunan surplus perdagangan Indonesia capai 96 persen, dipicu kebijakan tarif Amerika Serikat di bawah Presiden Trump.
ErickaEricka4 Juni 2025 Ekonomi
Dampak Tarif Impor Trump ke Ekspor Indonesia
Ilustrasi Dampak Tarif Impor Trump ke Ekspor Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kinerja perdagangan Indonesia mulai terdampak kebijakan proteksionisme Amerika Serikat. Hingga April 2025, surplus neraca perdagangan Indonesia menyusut tajam menjadi hanya USD 150 juta. Angka ini menurun drastis dari capaian Maret yang masih di angka USD 4,33 miliar.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa kebijakan tarif yang diterapkan Presiden Donald Trump memberi pengaruh signifikan terhadap penurunan ekspor Indonesia. Hal ini juga dirasakan oleh negara-negara anggota ASEAN lainnya.

“Banyak terkait kebijakan Trump, apalagi kemarin waktu kami ketemu teman-teman Mendag di Kuala Lumpur waktu KTT ASEAN, kita juga ngobrol ternyata pengaruhnya bagi masing-masing (negara) sangat besar bahkan banyak eksportir yang cenderung masih menunggu,” ujar Budi di Jakarta, Rabu (4/6/2025).

Penurunan surplus perdagangan pada April 2025 bahkan tercatat sebagai yang terendah dalam lima tahun terakhir, menurut data Badan Pusat Statistik.

Baca Juga:
  • Avanza Kuasai Puncak Penjualan Mobil Indonesia, Brio Tersingkir
  • 100 Negara Buka 1,7 Juta Lowongan Kerja untuk WNI
  • DPR Setujui Kemenkeu Gunakan SAL Rp85,6 T Tutup Defisit APBN
  • Harga BBM Pertamina Naik, Ini Daftar Terbarunya

Menurut Budi, selain faktor eksternal dari kebijakan tarif AS, penurunan ekspor pada Maret dan April juga dipengaruhi oleh libur Lebaran. Banyak perusahaan menangguhkan aktivitas pengiriman karena cuti bersama dan libur nasional.

“Setelah kami cek, di beberapa negara seperti di Malaysia, Filipina, Vietnam. Nah, kita analisa kemarin awal April itu masih libur Lebaran ya. Jadi masih banyak karena libur sehingga juga berkurang,” katanya.

Indonesia sendiri, kata Budi, saat ini masih menjalani proses negosiasi dengan Amerika Serikat terkait ketentuan tarif baru terhadap produk-produk ekspor utama.

Artikel Terkait:
  • PPATK: 1 Juta Rekening Terlibat Kejahatan, Rp2,1 T Dana Bansos Mengendap
  • DPR: Coretax Harusnya Permudah Pajak, Bukan Bikin Ribet
  • Premi Asuransi Syariah Tembus Rp9,84 Triliun per April 2025
  • Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

Budi juga berharap pertemuan bilateral yang baru-baru ini dilakukan dalam forum APEC dapat membawa hasil positif terhadap pemulihan kinerja ekspor nasional pada bulan Mei dan Juni.

“Mudah-mudahan bulan depan sih sudah normal kembali ya. Kemarin kan prediksi teman-teman dari ASEAN juga, mudah-mudahan juga kemarin ketemu waktu APEC meeting kan dari perwakilan Amerika juga datang ya, mudah-mudahan semua segera normal kembali,” tambahnya.

Pemerintah saat ini tengah mengevaluasi kebijakan ekspor dan akan menyusun langkah strategis menghadapi ketidakpastian global yang diperburuk oleh ketegangan dagang internasional.

Jangan Lewatkan:
  • RAPBN 2026, ESDM Usulkan ICP USD 80 per Barel
  • Target 8 Persen, Airlangga Optimistis Ekonomi Indonesia Melonjak
  • Penurunan Cadev Dinilai Wajar, Pakar Nilai Tak Ganggu Ekonomi
  • Prabowo Resmikan Proyek Energi Terbarukan di 15 Provinsi
Dampak Tarif Trump Ekspor Indonesia Kebijakan Perdagangan Kementerian Perdagangan Neraca Perdagangan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDiskon Tarif Tol Diberlakukan di 10 Ruas Selama Libur Iduladha
Next Article China Terbitkan Visa ASEAN, Izin Tinggal 180 Hari Berlaku 5 Tahun

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Ibnu Al‑Haytham: Sang Bapak Optik Dunia

Profil Alfi Salamah

Menepi di Jejeran Cemara & Laut Lepas Pangempang

Travel Alfi Salamah

Jangan Lupa! Palestina Dirampas, Israel Berdiri

Editorial Udex Mundzir

Menjaga Batasan: Hakmu untuk Hidup Lebih Bahagia

Happy Silva

Growth Mindset

Gagasan Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati30 Juni 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi