Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

China Terbitkan Visa ASEAN, Izin Tinggal 180 Hari Berlaku 5 Tahun

China luncurkan kebijakan visa baru untuk pebisnis ASEAN dan Timor Leste guna mendukung pertukaran lintas kawasan.
ErickaEricka4 Juni 2025 Global
Kebijakan Visa ASEAN untuk Pebisnis Asia Tenggara
Ilustrasi Kebijakan Visa ASEAN untuk Pebisnis Asia Tenggara (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Beijing – Pemerintah China resmi mengeluarkan kebijakan baru berupa ‘Visa ASEAN’, yang diperuntukkan bagi warga dari 10 negara anggota ASEAN dan Timor Leste sebagai negara pengamat ASEAN. Visa ini berlaku selama lima tahun dengan masa tinggal maksimum 180 hari per kunjungan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengumumkan kebijakan ini dalam konferensi pers di Beijing, Selasa (3/6/2025). Menurutnya, visa ini ditujukan untuk personel bisnis beserta pasangan dan anak-anak mereka yang memenuhi persyaratan tertentu.

“Visa ASEAN ini diterbitkan untuk mendukung pembangunan komunitas China-ASEAN dengan masa depan bersama, serta untuk memperkuat pertukaran lintas negara yang semakin intens,” ujar Lin Jian.

Visa ini menjadi bagian dari langkah strategis China dalam mempermudah mobilitas kawasan, menyusul kebijakan pembebasan visa timbal balik yang telah diterapkan dengan sejumlah negara seperti Singapura, Thailand, dan Malaysia.

Baca Juga:
  • Dubes Rusia Sampaikan Pesan Damai Saat Iftar di Istiqlal
  • Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU
  • PM Australia Tegas Tanggapi Kritik Netanyahu soal Pengakuan Palestina
  • Indonesia Resmi Gabung WHO Kawasan Pasifik Barat

Selain itu, kebijakan ini melengkapi penerbitan ‘Visa Lancang-Mekong’ yang telah lebih dulu ditujukan kepada negara-negara yang dilintasi Sungai Mekong. Tujuannya adalah memperkuat konektivitas dan kolaborasi ekonomi antara China dan kawasan Asia Tenggara.

Lin menyatakan bahwa peningkatan volume perjalanan dan komunikasi antara China dan negara-negara ASEAN selama beberapa tahun terakhir membutuhkan mekanisme fasilitasi yang lebih fleksibel.

“Memfasilitasi pertukaran personel lebih lanjut adalah aspirasi bersama China dan ASEAN,” tambahnya.

Artikel Terkait:
  • Honda dan Nissan Siapkan Merger, Fokus Kejar Produksi EV
  • Netanyahu Didesak Hentikan Perang Gaza oleh Warga Israel
  • WHO: Rp163 Triliun Dibutuhkan untuk Pulihkan Gaza
  • Protes Besar-Besaran Meletus di Pakistan Usai Penangkapan Mantan PM Imran Khan

Dalam beberapa kesempatan, para pejabat tinggi ASEAN juga telah menyuarakan pentingnya penguatan hubungan ekonomi dan investasi lintas batas. Visa ASEAN dinilai sebagai salah satu instrumen yang dapat mempercepat tercapainya integrasi ekonomi regional.

Langkah ini pun dinilai sebagai bagian dari diplomasi ekonomi Beijing di tengah kompetisi geopolitik global yang kian intensif, serta respons terhadap meningkatnya kebutuhan mobilitas bisnis pasca-pandemi.

Jangan Lewatkan:
  • Meksiko Gugat Google atas Perubahan Nama Teluk di Maps
  • WHO Resmi Adopsi Kesepakatan Pandemi Global Pertama
  • Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara
  • Donald Trump Diputus Bersalah Atas Pelecehan Seksual dan Pencemaran Nama Baik
China-ASEAN Hubungan Regional Asia Kebijakan Visa Baru Lin Jian Visa ASEAN
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSurplus Perdagangan Indonesia Anjlok, Imbas Tarif Impor AS
Next Article Sekolah Jam 6, Jam Malam Jam 9

Informasi lainnya

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026

Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima

15 April 2026

Ketika Prostitusi Jadi Sistem Resmi

15 April 2026
Paling Sering Dibaca

Prabowo dan Titiek Soeharto, Cinta Lama Bersemi Kembali?

Lifestyles Assyifa

Kiat SDM Kawakan: Kuasai Ilmu Keberlanjutan

Bisnis Udex Mundzir

Kreasi Lezat dari Tape Bandung yang Bikin Nagih

Food Ericka

Isuzu Optimis Pangsa Pasarnya akan Naik 1,3 Persen

Bisnis Alfi Salamah

AISNESIA Luncurkan Virtual Buoy untuk Efisiensi Navigasi Maritim

Techno Nugroho
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi