Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

China Terbitkan Visa ASEAN, Izin Tinggal 180 Hari Berlaku 5 Tahun

China luncurkan kebijakan visa baru untuk pebisnis ASEAN dan Timor Leste guna mendukung pertukaran lintas kawasan.
ErickaEricka4 Juni 2025 Global
Kebijakan Visa ASEAN untuk Pebisnis Asia Tenggara
Ilustrasi Kebijakan Visa ASEAN untuk Pebisnis Asia Tenggara (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Beijing – Pemerintah China resmi mengeluarkan kebijakan baru berupa ‘Visa ASEAN’, yang diperuntukkan bagi warga dari 10 negara anggota ASEAN dan Timor Leste sebagai negara pengamat ASEAN. Visa ini berlaku selama lima tahun dengan masa tinggal maksimum 180 hari per kunjungan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengumumkan kebijakan ini dalam konferensi pers di Beijing, Selasa (3/6/2025). Menurutnya, visa ini ditujukan untuk personel bisnis beserta pasangan dan anak-anak mereka yang memenuhi persyaratan tertentu.

“Visa ASEAN ini diterbitkan untuk mendukung pembangunan komunitas China-ASEAN dengan masa depan bersama, serta untuk memperkuat pertukaran lintas negara yang semakin intens,” ujar Lin Jian.

Visa ini menjadi bagian dari langkah strategis China dalam mempermudah mobilitas kawasan, menyusul kebijakan pembebasan visa timbal balik yang telah diterapkan dengan sejumlah negara seperti Singapura, Thailand, dan Malaysia.

Baca Juga:
  • Google Diselidiki DOJ AS Terkait Dugaan Pelanggaran Antimonopoli
  • Direktur RS Indonesia Gugur di Gaza, DPR Desak Antisipasi Serangan Serupa
  • Dampak Konflik Timur Tengah, BBM Asia Naik Tajam
  • Dukungan Palestina di Monas, Cholil: Tanpa Atribut Partai

Selain itu, kebijakan ini melengkapi penerbitan ‘Visa Lancang-Mekong’ yang telah lebih dulu ditujukan kepada negara-negara yang dilintasi Sungai Mekong. Tujuannya adalah memperkuat konektivitas dan kolaborasi ekonomi antara China dan kawasan Asia Tenggara.

Lin menyatakan bahwa peningkatan volume perjalanan dan komunikasi antara China dan negara-negara ASEAN selama beberapa tahun terakhir membutuhkan mekanisme fasilitasi yang lebih fleksibel.

“Memfasilitasi pertukaran personel lebih lanjut adalah aspirasi bersama China dan ASEAN,” tambahnya.

Artikel Terkait:
  • Erdogan Walk Out saat Prabowo Berpidato di KTT D-8, Ini Penjelasannya
  • Relasi Kompleks Yunani dan Persia Kuno
  • Alert! Ukraina Susun Serangan Besar-besaran ke Jantung Rusia
  • Bos Tentara Bayaran Rusia Tuduh Unit Militer Rusia Melarikan Diri di Ukraina

Dalam beberapa kesempatan, para pejabat tinggi ASEAN juga telah menyuarakan pentingnya penguatan hubungan ekonomi dan investasi lintas batas. Visa ASEAN dinilai sebagai salah satu instrumen yang dapat mempercepat tercapainya integrasi ekonomi regional.

Langkah ini pun dinilai sebagai bagian dari diplomasi ekonomi Beijing di tengah kompetisi geopolitik global yang kian intensif, serta respons terhadap meningkatnya kebutuhan mobilitas bisnis pasca-pandemi.

Jangan Lewatkan:
  • Indonesia-Malaysia Sepakat Dirikan Pusat Belajar di Sabah-Sarawak
  • Votcha 2026 Ubah Cara Daftar Lari Jadi Lebih Adil
  • Singapura Perketat Larangan Vape, Ribuan Orang Ditangkap
  • Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia
China-ASEAN Hubungan Regional Asia Kebijakan Visa Baru Lin Jian Visa ASEAN
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSurplus Perdagangan Indonesia Anjlok, Imbas Tarif Impor AS
Next Article Sekolah Jam 6, Jam Malam Jam 9

Informasi lainnya

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026

Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima

15 April 2026

Ketika Prostitusi Jadi Sistem Resmi

15 April 2026
Paling Sering Dibaca

Hasil Pilkada Jakarta Dua Putaran Ditepis KPU

Kroscek Silva

Ledakan Wisata Labuan Bajo

Travel Alfi Salamah

Koperasi Desa: Membangun atau Menguras?

Editorial Assyifa

Gubernur Bayangan di Tambang Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Mike Tyson vs Jake Paul, Duel Fenomenal untuk Konten YouTube!

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi