Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 6 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Arab Saudi Memperbolehkan Kedatangan Kelompok LGBT

Tetapi hukum Arab Saudi yang melarang homoseksualitas ditegakkan secara tidak konsisten di kerajaan itu. Tidak ada tuntutan yang diketahui untuk hubungan sesama jenis selama tahun ini,
Dexpert CorpDexpert Corp7 Mei 2023 Global
perayaan halloween dimulai di riyadh
Perayaan Halloween dimulai di Riyadh (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Riyadh – Menurut laporan dari situs thepinknews yang mengacu pada situs resmi pariwisata kerajaan visitsaudi.com, Arab Saudi dikabarkan sekarang mengizinkan kedatangan kelompok LGBT ke negara tersebut.

Padahal, sebelumnya Arab Saudi dikenal sebagai salah satu negara yang menolak LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) dan memperbolehkan hukuman berat bahkan hukuman mati bagi kelompok tersebut.

Dalam update terbaru per 1 Mei, situs tersebut memuat pertanyaan yang kerap ditanyakan pengunjung dalam segmen “Frequenly Asked Questions”. Di kolom General Information ditemukan pertanyaan apakah pengunjung LGBT diperbolehkan berkunjung ke Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:
  • Salwan Momika, Pembakar Al-Qur’an, Tewas Ditembak di Swedia
  • Perpaduan Tak Terduga: China Runtuh, RI Terdampak Tak Terelakkan
  • Pramuka Indonesia Gigih Hadapi Jambore Korsel Panas
  • Gempa M 7,7 Guncang Myanmar, Ratusan Terluka, Dampak Hingga Thailand

“Setiap orang diizinkan mengunjungi Arab Saudi,” jawab kolom itu, dikutip Minggu (7/5/2023).

“Dan para pendatang tidak akan ditanyakan pertanyaan personil secara detil,” tambahnya lagi.

Bukan hanya itu, dalam situs serupa di segmen yang sama dimuat juga tentang apakah pasangan tak menikah juga bisa datang ke Arab Saudi. Jawaban yang diberikan hampir sama.

“Setiap orang dipersilakan mengunjungi Arab Saudi,” jawabnya.

“Tapi, tolong hargai adat istiadat setempat dan berperilaku sesuai saat berada di tempat umum,” tulis situs tersebut.

Mengutip Al-Monitor sebenarnya tak ada komentar resmi pemerintah soal ini. Namun fakta tersebut membuat geger di dunia maya.

“Seperti kebanyakan negara mayoritas Muslim di Timur Tengah, hubungan sesama jenis dilarang oleh hukum di Arab Saudi. Ini karena budaya konservatif dan interpretasi tradisional hukum Islam, Syariah, yang melarang homoseksualitas. Hubungan sesama jenis dapat dihukum mati atau cambuk di Arab Saudi,” tulis media tersebut.

Artikel Terkait:
  • China Terbitkan Visa ASEAN, Izin Tinggal 180 Hari Berlaku 5 Tahun
  • Arab Saudi Dukung Penuh Muslim Demi Melindungi Identitas Islam
  • Ambalat Masih Diperdebatkan, Perundingan Masuk Putaran 43
  • Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

“Tetapi hukum Arab Saudi yang melarang homoseksualitas ditegakkan secara tidak konsisten di kerajaan itu. Tidak ada tuntutan yang diketahui untuk hubungan sesama jenis selama tahun ini,” muat Al-Monitor lagi merujuk data Hak Asasi Manusia Departemen Luar Negeri AS tahun 2022.

Dalam catatan media yang sama, beberapa tahun terakhir Arab Saudi memang melakukan sejumlah perubahan. Pada 2018, kerajaan mencabut larangan mengemudi bagi perempuan, meski beberapa aktivis yang mengkampanyekan hak wanita untuk menyetir kendaraan dilaporkan ditangkap sesaat sebelum keputusan tersebut.

Pada tahun yang sama, Arab Saudi mengumumkan wanita tidak lagi diharuskan mengenakan abaya, pakaian panjang yang menutupi tubuh dari ujung kepala hingga ujung kaki. Pada tahun 2021, pantai khusus Pure Beach dibuka di Jeddah di Laut Merah, yang menjadi pantai pertama di Arab Saudi di mana wanita bisa mengenakan bikini.

Dikutip dari Middle East Mirror, salah satu seniman keramik asal Saudi, Awatif Al-Keneibit, dilaporkan bisa memajang sejumlah karya patung dan tembikarnya di Riyadh, Arab Saudi. Patung-patung yang dipamerkan terlihat menggambarkan perempuan Arab Saudi dan memakai kacamata. Selain itu, patung-patung tersebut juga dikenakan gaun gurun tradisional Arab Saudi.

“Siapa yang bisa membayangkan bahwa suatu hari, pameran yang berada di ruang bawah tanah ini dapat dipajang di Olaya (pusat kota Riyadh)?” kata Awatif Al-Keneibit, dikutip dari Reuters.

“Mereka dulu mengatakan kepada saya bahwa ini tidak mungkin ditampilkan karena dilarang dalam Islam. Sekarang [dipamerkan] di jantung kota Riyadh,” tambahnya.

Jangan Lewatkan:
  • Wisata Korea Utara Dibuka Lagi, Tapi Pyongyang Masih Tertutup
  • Bos Tentara Bayaran Rusia Tuduh Unit Militer Rusia Melarikan Diri di Ukraina
  • Mayor Teddy Klarifikasi Isu Walk Out Erdogan di KTT D-8
  • Eks Presiden Peru Divonis, Istri Lari ke Brasil

Keneibit melihat ini sebagai ‘jalan’ bagi perempuan Arab Saudi untuk melakukan seni yang selama ini didominasi laki-laki. Seniman yang sempat menjalani pendidikan di Amerika Serikat (AS) ini mengatakan bahwa sebelumnya ia terpaksa membuat galeri pribadi di bagian bawah rumahnya khusus teman dan tamu karena larangan pada 2009.

Arab Saudi LGBT Raja Salman
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKrisis Populasi Jepang: Sekolah Tutup Permanen
Next Article Jokowi Ditegur Anies: Jangan Intervensi Pemilu, Kekuasaan Tak Penting

Informasi lainnya

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026
Paling Sering Dibaca

Lebih Berat dari Zina, Inilah Beberapa Larangan Keras Berghibah!

Islami Alfi Salamah

Panduan Lengkap Berpakaian untuk Wanita Muslimah Menurut Islam

Islami Udex Mundzir

Lindungi Uangmu, Cerdas Finansial dengan PeKA

Daily Tips Ericka

Apa yang Sebenarnya Disembunyikan dari Dana Desa?

Editorial Udex Mundzir

Israel vs Iran: Medan Dominasi, Bukan Lagi Proxy

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi