Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 29 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Direktur Jenderal Kominfo Ingatkan Bahaya Deepfake AI dalam Pemilu 2024

Alfi SalamahAlfi Salamah27 Oktober 2023 Global
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo
Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan meminta masyarakat untuk mulai berhati-hati dengan penggunaan AI yang canggih, dan dapat disalahgunakan untuk membuat hoaks.

“Kami ingin mengingatkan sudah mulai digunakannya AI dalam menciptakan hoaks,” ucap Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan.

“Kuncinya adalah carilah informasi dari sumber-sumber terpercaya, karena tidak mungkin berita-berita besar tidak diliput media,” katanya.

Beredar Video Jokowi Pidato Bahasa Mandarin

Hal ini setelah sempat beredar sebuah video memperlihatkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi, berpidato dalam bahasa Mandarin, di mana telah dinyatakan ini adalah hasil editan.

Dirjen Kominfo itu pun mengakui, video viral tersebut sekilas memang sangat mirip dengan video aslinya.

“Dengan kemajuan teknologi, para pemain-pemain pun pasti sudah mulai menggunakan teknologi semacam ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan dalam video tersebut, kata-kata yang diucapkan memang punya isi yang sama dengan dalam video aslinya, di mana Kominfo sudah mengonfirmasi dengan penerjemah untuk ini.

“Cuma itu kan disinformasi, karena kejadiannya diberitakan seolah-olah di China pada saat pertemuan Pak Jokowi kemarin,” tegaskan.

Banyak Hoaks Memanfaatkan Deepfake Al

Lebih lanjut, ia menambahkan dalam video tersebut, kata-kata yang diucapkan memang punya isi yang sama dengan dalam video aslinya, di mana Kominfo sudah mengonfirmasi dengan penerjemah untuk ini.

“Cuma itu kan disinformasi, karena kejadiannya diberitakan seolah-olah di China pada saat pertemuan Pak Jokowi kemarin,” paparnya.

Baca Juga:
  • Masjid di Sydney Diancam Penembakan, PM Australia Kutuk Islamofobia
  • Raja Salman Mengundang Presiden Suriah ke KTT Arab
  • Pramuka Indonesia Gigih Hadapi Jambore Korsel Panas
  • Australia Umumkan Rencana Akui Negara Palestina di UNGA September

“Kalau dari narasi yang diucapkan, setelah kita kroscek dengan penerjemah, sama dengan narasi bahasa Inggris-nya. Ini ada tujuannya disinformasi,” tambahnya.

Semuel kembali mengingatkan masyarakat akan banyak hoaks atau disinformasi yang kemungkinan memanfaatkan deepfake AI.

“Untuk itu sangat penting untuk tabayyun, tabayyun, tabayyun, atau check and recheck. Carilah informasi dari sumber-sumber yang dapat dipercaya,” tegasnya.

Video Pidato Jokowi Hasil Suntingan

Sebelumnya, sempat viral video Presiden Jokowi berpidato dengan bahasa Mandarin yang fasih. Kabar ini segera ditanggapi oleh Kementerian Kominfo.

Semuel Abrijani Pangerapan menyebut, video Jokowi pidato bahasa Mandarin itu merupakan hasil suntingan alias editan yang menyesatkan.

“Video yang beredar tersebut disertai narasi ‘Jokowi berbahasa Mandarin’. Itu hasil suntingan yang menyesatkan,” ujarnya.

Pria yang karib disapa Semmy ini menegaskan video Presiden Jokowi pidato dengan bahasa Mandarin yang beredar di medsos merupakan disinformasi.

Ia menyebut, hal ini diketahui setelah penelusuran tim AIS Kominfo menemukan kesamaan dengan video yang diunggah oleh kanal YouTube The U.S. – Indonesia Society (USINDO) pada 13 November 2015 lalu.

“Secara visual, video tersebut identik, tetapi telah disunting sedemikian rupa yang diduga memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) deepfake,” jelas Semmy.

Artikel Terkait:
  • Thailand Gelar Rapat Darurat Usai Gempa Myanmar Terasa di Bangkok
  • Trump Resmikan UU Stablecoin Pertama di Amerika Serikat
  • Trump Larang Mahasiswa Asing Masuk Harvard
  • China Terbitkan Visa ASEAN, Izin Tinggal 180 Hari Berlaku 5 Tahun

Perusahaan Keamanan Siber Kaspersky

Semmy menjelaskan dalam video yang sebenarnya di tautan https://usindo.org/gala/dinner-in-honor-of-president-joko-widodo/, Presiden Joko Widodo tidak menggunakan bahasa Mandarin saat pidato.

Perusahaan keamanan siber Kaspersky, sebenarnya juga telah memperingatkan masyarakat dari penyalahgunaan deepfake AI jelang Pemilu 2024.Hal ini seperti diutarakan Genie Sugene Gan, Head of Government Affairs and Public Policy for Asia-Pacific, Japan, Middle East, Turkey and Africa Regions, Kaspersky.

“Ancaman digital berupa SMS, email phishing, video palsu, dan situs berbahaya harus diantisipasi pada musim pemilu di Indonesia tahun depan,” ucap Genie dalam siaran persnya beberapa waktu lalu.

Sementara bagi masyarakat, harus tetap waspada terhadap konten berbahaya, yang mungkin mereka temu secara online di masa Pemilu 2024.

Gan mengatakan, penjahat siber saat ini menggunakan teknologi terkini untuk melakukan penipuan finansial, manipulasi politik, balas dendam, disinformasi, hingga pelecehan.

“Teknologi deepfake sendiri tidak berbahaya, namun di tangan penipu, teknologi ini bisa menjadi alat kejahatan,” imbuhnya

“Kami menghimbau seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja sama dalam membangun kesadaran dan kewaspadaan terhadap teknologi deepfake serta kemungkinan eksploitasinya,” tambahnya.

Hindari Bahaya Kejahatan Siber

Berikut ini beberapa tips yang dibagikan oleh Kaspersky, untuk menghindari bahaya kejahatan siber yang memanfaatkan teknologi deepfake:

Jangan Lewatkan:
  • Alert! Ukraina Susun Serangan Besar-besaran ke Jantung Rusia
  • Arab Saudi Dukung Penuh Muslim Demi Melindungi Identitas Islam
  • Situs Warisan Riyadh Saksi Sejarah Nasional Arab Saudi
  • Wisata Korea Utara Dibuka Lagi, Tapi Pyongyang Masih Tertutup

Pastikan karyawan dan keluarga mengetahui cara kerja deepfake dan tantangan yang dapat ditimbulkannya. Edukasi diri Anda sendiri dan orang lain tentang cara mengenali deepfake.

Gunakan sumber berita yang berkualitas baik. Buta informasi bisa jadi faktor penting yang mendorong penyebaran deepfake.

Peganglah konsep “percaya tetapi verifikasi (trust but verify).” Sikap skeptis terhadap pesan suara dan video tidak menjamin terlepas dari jeratan penipuan, namun bisa membantu menghindarinya.

Deepfake Al Presiden Jokowi Semuel Abrijani Pangerapan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleFitri Maisyaroh Minta Pemerintah Lebih Perhatikan Pembangunan SDM
Next Article Pemilu 2024, Ali Hamdi Ajak Masyarakat Kaltim agar Saling Menghirmati dalam Perbedaan

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Kiat SDM Kawakan: Kuasai Ilmu Keberlanjutan

Bisnis Udex Mundzir

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Editorial Udex Mundzir

Selat Hormuz dan Ancaman Ekonomi Dunia

Editorial Udex Mundzir

Menyusuri Heningnya Hutan Bambu Arashiyama

Travel Alfi Salamah

Cara Memilih Hewan Qurban, Jenis, Usia, dan Kesehatan yang Harus Diperhatikan

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi