Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

WHO Selidiki Misteri Hantavirus di Kapal Pesiar

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 12 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Indonesia Desak PBB Usut Kematian 3 TNI di Lebanon

Indonesia menolak versi Israel dan menuntut investigasi transparan atas gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati1 April 2026 Global
RI Desak PBB Usut Kematian 3 TNI di Lebanon
Umar Hadi dalam Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

New York – Duka yang berubah menjadi kemarahan menggema di ruang sidang internasional, ketika Indonesia bersuara lantang atas gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon. Di tengah ketegangan global, tragedi ini menjadi pengingat pahit bahwa misi perdamaian pun tak luput dari ancaman konflik bersenjata.

Pemerintah Indonesia melalui Wakil Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Duta Besar Umar Hadi, menyampaikan sikap tegas dalam Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB pada Selasa (31/3/2026).

Dalam forum tersebut, Indonesia mengutuk keras serangan yang terjadi pada 29 dan 30 Maret 2026 yang menyebabkan tiga personel TNI gugur serta lima lainnya mengalami luka-luka saat menjalankan tugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

“Indonesia mengutuk keras serangan pada tanggal 29 dan 30 Maret 2026 yang mengakibatkan tiga prajurit gugur, serta lima prajurit lainnya terluka,” bunyi pernyataan resmi Perutusan Tetap RI untuk PBB.

Baca Juga:
  • Toyota Hentikan Penjualan Yaris Ativ di Thailand Akibat Skandal Tes Keselamatan Daihatsu
  • Dampak Konflik Timur Tengah, BBM Asia Naik Tajam
  • Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia
  • TikTok Resmi Ditutup di AS Mulai Minggu, Pengguna Beralih ke RedNote

Dalam pidatonya, Umar Hadi menyebut nama para prajurit yang gugur sebagai bentuk penghormatan terakhir. Ia juga menegaskan bahwa Indonesia tidak menerima penjelasan sepihak terkait insiden tersebut dan mendesak penyelidikan independen yang dilakukan langsung oleh PBB.

“Biar saya perjelas, kami menuntut penyelidikan langsung oleh PBB, bukan sekadar alasan alasan dari Israel,” ujar Umar Hadi dengan tegas di hadapan anggota Dewan Keamanan.

Selain menuntut investigasi menyeluruh, Indonesia juga mengajukan sejumlah desakan penting. Di antaranya adalah percepatan pemulangan jenazah prajurit dengan penghormatan yang layak, jaminan perawatan medis optimal bagi korban luka, serta komitmen semua pihak termasuk Israel untuk mematuhi hukum internasional dan menghentikan tindakan agresif di wilayah Lebanon.

Indonesia bersama Prancis turut mendorong pelaksanaan sidang darurat ini sebagai bagian dari komitmen terhadap keselamatan pasukan penjaga perdamaian. Pemerintah juga meminta Dewan Keamanan PBB dan Sekretaris Jenderal segera mengambil langkah konkret guna meningkatkan perlindungan terhadap personel UNIFIL, termasuk evaluasi protokol keamanan dan kesiapan evakuasi darurat.

Artikel Terkait:
  • Taiwan Larang PNS Gunakan DeepSeek AI, Khawatir Data Bocor ke Cina
  • Selandia Baru Pertimbangkan Pengakuan Terhadap Kedaulatan Palestina
  • Wisata Korea Utara Dibuka Lagi, Tapi Pyongyang Masih Tertutup
  • Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

Lebih jauh, Indonesia menilai eskalasi konflik di Lebanon tidak terlepas dari serangan militer Israel yang berulang kali melanggar kedaulatan negara tersebut. Tindakan tersebut dinilai tidak hanya mengancam stabilitas kawasan, tetapi juga berpotensi dikategorikan sebagai pelanggaran serius hukum internasional, bahkan kejahatan perang.

Peristiwa ini menambah daftar panjang risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian di wilayah konflik. Indonesia menegaskan bahwa perlindungan terhadap mereka harus menjadi prioritas utama komunitas internasional demi menjaga kredibilitas misi perdamaian global.

Sebagai penutup, Indonesia mendesak agar Dewan Keamanan PBB bersatu dalam sikap dan segera mengambil tindakan tegas. Tragedi ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dunia dalam melindungi para penjaga perdamaian yang berada di garis depan konflik.

Jangan Lewatkan:
  • Serangan Rusia di Kyiv Mencapai Tingkat Eskalasi Mengerikan
  • WOSM Buka Lowongan Sekjen Baru, Cari Pemimpin Kepanduan Global
  • Perkembangan Angkatan Laut China: Ancaman dan Tantangan Merebut Taiwan
  • Relasi Kompleks Yunani dan Persia Kuno
Israel Lebanon Konflik Timur Tengah PBB TNI Lebanon UNIFIL
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleHarga BBM Pertamina 1 April 2026 Tetap Stabil
Next Article Kasus Video Desa Picu Evaluasi Hukum Kreatif

Informasi lainnya

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026

Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima

15 April 2026

Ketika Prostitusi Jadi Sistem Resmi

15 April 2026
Paling Sering Dibaca

Garut–BCA via Politri Tasikmalaya 

Profil Adit Musthofa

Generasi Muda dan Tren Slow Living di Era Digital

Opini Alfi Salamah

Cara Memilih Hewan Qurban, Jenis, Usia, dan Kesehatan yang Harus Diperhatikan

Islami Udex Mundzir

Jurnal Ilmiah Indonesia, Banyak Tapi Bagaikan Buih

Opini Udex Mundzir

Prabowo dan Titiek Soeharto, Cinta Lama Bersemi Kembali?

Lifestyles Assyifa
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Minuman Ini Redakan Nyeri Haid

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi