Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Parlemen Ringkas, Pilpres Terbuka

Siapa yang Layak Dipidana dalam Kasus Gibran

Eksotisme Surabaya dalam Ikan Sambal Nasi Kelapa

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Megawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka

Dari pusara Bung Karno di Blitar, semangat Dasa Sila Bandung kembali menggema untuk keadilan Palestina.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati1 November 2025 Global
Megawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka
Megawati Soekarnoputri (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Blitar – Dalam suasana khidmat di Kompleks Makam Bung Karno, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyerukan kepada dunia untuk bersatu mendukung kemerdekaan penuh bagi Palestina. Seruan itu disampaikannya pada seminar internasional memperingati 70 tahun Konferensi Asia–Afrika (KAA) yang digelar di Auditorium Sukarno, Blitar, Jawa Timur, pada Sabtu (1/11/2025).

Megawati menegaskan bahwa semangat Dasa Sila Bandung, yang lahir dari KAA 1955, belum benar-benar terwujud selama Palestina belum merdeka secara utuh. Menurutnya, cita-cita Bung Karno tentang kemerdekaan sejati bagi bangsa-bangsa tertindas masih menjadi utopia jika dunia abai terhadap penderitaan rakyat Palestina.

“Saya selalu bertanya kepada para pemimpin Asia–Afrika, apa yang telah dihasilkan dari Dasa Sila Bandung bagi negerimu? Banyak memang yang sudah merdeka, tetapi kemerdekaan yang hakiki seperti yang diinginkan Bung Karno, apakah betul telah terlaksana?” ujar Megawati di hadapan peserta dari 32 negara.

Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap Palestina bukan hanya isu politik, tetapi juga panggilan moral dan kemanusiaan universal yang diwariskan langsung dari Presiden pertama RI, Soekarno. “Palestina harus berdaulat dan merdeka secara penuh, tidak ada tawar menawar,” tambahnya.

Baca Juga:
  • Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia
  • Siklon Tropis NURI Picu Hujan Lebat di Indonesia Timur
  • Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah
  • WMSJ 2025 Hadir di Jakarta, Ribuan Pramuka Muslim Dunia Berkumpul

Pernyataan itu memperkuat posisi Indonesia yang selama ini konsisten membela Palestina di berbagai forum internasional, termasuk PBB dan Global Civilization Dialogue di Beijing pada Juli 2025, yang juga dihadiri Megawati. Menurutnya, Indonesia harus tetap berada di garis depan perjuangan diplomatik global demi kemerdekaan Palestina.

Dalam pandangan Megawati, Konferensi Asia Afrika tidak sekadar tonggak diplomatik masa lalu, tetapi manifesto moral dunia yang masih relevan di tengah krisis kemanusiaan, ketimpangan ekonomi, dan konflik geopolitik yang terus meningkat. “KAA adalah simbol paling kuat dari visi internasional Bung Karno. Dunia harus kembali menghidupkan semangatnya untuk membangun tata dunia yang lebih adil dan berkelanjutan,” ujarnya dengan tegas.

Megawati juga mengingatkan agar semangat solidaritas Asia Afrika tidak berhenti sebagai narasi historis. Ia menekankan bahwa semangat itu perlu diterjemahkan dalam kerja sama konkret untuk menghadapi tantangan baru seperti perubahan iklim, kesenjangan global, dan neokolonialisme digital yang kian nyata di era modern.

“Jadi bagi saya, tolonglah jika kita bisa membuat pikiran kita futuristik ke masa depan. Kita harus bersama lagi untuk mewujudkannya. Karena jika tidak kita bersatu, saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan,” tutur Megawati, menutup pidatonya di hadapan para akademisi dan peneliti.

Artikel Terkait:
  • Bos Tentara Bayaran Rusia Tuduh Unit Militer Rusia Melarikan Diri di Ukraina
  • Situs Warisan Riyadh Saksi Sejarah Nasional Arab Saudi
  • PUIC ke-19 Dibuka, Indonesia Tekankan Aksi Nyata untuk Palestina
  • Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

Acara bertajuk Commemorative Seminar of the 70th Anniversary of the 1955 Bandung Asian–African Conference: Bung Karno in a Global History ini menjadi refleksi penting tentang arti solidaritas dan kemerdekaan sejati di tengah dinamika global yang penuh tantangan.

Dengan gema pesan dari Blitar itu, Megawati seolah menghidupkan kembali suara Bung Karno: bahwa kemerdekaan bagi satu bangsa tak akan sempurna sebelum semua bangsa merdeka.

Jangan Lewatkan:
  • Perubahan Dramatis: Arab Saudi Berdayakan Perempuan Sebagai Jubir
  • Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk BRICS Demi Dominasi Dolar
  • Jepang Perketat Keamanan Siber, UU Baru Atur Pemantauan IP Asing
  • Komisi I DPR Desak Pemerintah Jadi Mediator India-Pakistan
Blitar Konferensi Asia Afrika Megawati Soekarnoputri Palestina Merdeka Politik Global
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKehadiran Prabowo di Kongres Projo, Akan Menegaskan Dirinya “Termul”
Next Article Gempa 6,1 Guncang Maluku Utara, Warga Sempat Panik tapi Tak Berpotensi Tsunami

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Rumah Berantakan, Ternyata Cerminkan Kepribadian

Daily Tips Alfi Salamah

Nikmati Liburan Tanpa Sakit dengan Gaya CERIA

Travel Ericka

Kisah Keluarga Imran, Inilah Perempuan Terpilih dan Mulia yang Harus Diketahui!

Islami Alfi Salamah

Menikmati Kuliner Autentik Khas Turki, Dari Kudapan Manis hingga Minuman Tradisional

Food Alfi Salamah

Membentuk Generasi Hebat, Lima Syarat Menjadi Anak Hebat

Perspektif Alfi Salamah
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi