Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 28 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Megawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka

Dari pusara Bung Karno di Blitar, semangat Dasa Sila Bandung kembali menggema untuk keadilan Palestina.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati1 November 2025 Global
Megawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka
Megawati Soekarnoputri (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Blitar – Dalam suasana khidmat di Kompleks Makam Bung Karno, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyerukan kepada dunia untuk bersatu mendukung kemerdekaan penuh bagi Palestina. Seruan itu disampaikannya pada seminar internasional memperingati 70 tahun Konferensi Asia–Afrika (KAA) yang digelar di Auditorium Sukarno, Blitar, Jawa Timur, pada Sabtu (1/11/2025).

Megawati menegaskan bahwa semangat Dasa Sila Bandung, yang lahir dari KAA 1955, belum benar-benar terwujud selama Palestina belum merdeka secara utuh. Menurutnya, cita-cita Bung Karno tentang kemerdekaan sejati bagi bangsa-bangsa tertindas masih menjadi utopia jika dunia abai terhadap penderitaan rakyat Palestina.

“Saya selalu bertanya kepada para pemimpin Asia–Afrika, apa yang telah dihasilkan dari Dasa Sila Bandung bagi negerimu? Banyak memang yang sudah merdeka, tetapi kemerdekaan yang hakiki seperti yang diinginkan Bung Karno, apakah betul telah terlaksana?” ujar Megawati di hadapan peserta dari 32 negara.

Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap Palestina bukan hanya isu politik, tetapi juga panggilan moral dan kemanusiaan universal yang diwariskan langsung dari Presiden pertama RI, Soekarno. “Palestina harus berdaulat dan merdeka secara penuh, tidak ada tawar menawar,” tambahnya.

Baca Juga:
  • Australia Umumkan Rencana Akui Negara Palestina di UNGA September
  • Mayor Teddy Klarifikasi Isu Walk Out Erdogan di KTT D-8
  • Nigeria Geser Indonesia Jadi Negara Paling Dermawan
  • Dubes Palestina Kritik Rencana Damai 20 Poin Trump untuk Gaza

Pernyataan itu memperkuat posisi Indonesia yang selama ini konsisten membela Palestina di berbagai forum internasional, termasuk PBB dan Global Civilization Dialogue di Beijing pada Juli 2025, yang juga dihadiri Megawati. Menurutnya, Indonesia harus tetap berada di garis depan perjuangan diplomatik global demi kemerdekaan Palestina.

Dalam pandangan Megawati, Konferensi Asia Afrika tidak sekadar tonggak diplomatik masa lalu, tetapi manifesto moral dunia yang masih relevan di tengah krisis kemanusiaan, ketimpangan ekonomi, dan konflik geopolitik yang terus meningkat. “KAA adalah simbol paling kuat dari visi internasional Bung Karno. Dunia harus kembali menghidupkan semangatnya untuk membangun tata dunia yang lebih adil dan berkelanjutan,” ujarnya dengan tegas.

Megawati juga mengingatkan agar semangat solidaritas Asia Afrika tidak berhenti sebagai narasi historis. Ia menekankan bahwa semangat itu perlu diterjemahkan dalam kerja sama konkret untuk menghadapi tantangan baru seperti perubahan iklim, kesenjangan global, dan neokolonialisme digital yang kian nyata di era modern.

“Jadi bagi saya, tolonglah jika kita bisa membuat pikiran kita futuristik ke masa depan. Kita harus bersama lagi untuk mewujudkannya. Karena jika tidak kita bersatu, saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan,” tutur Megawati, menutup pidatonya di hadapan para akademisi dan peneliti.

Artikel Terkait:
  • Trump Dikabarkan Akan Terima Jet Mewah dari Qatar
  • Votcha 2026 Ubah Cara Daftar Lari Jadi Lebih Adil
  • Masjid di Sydney Diancam Penembakan, PM Australia Kutuk Islamofobia
  • PM Australia Tegas Tanggapi Kritik Netanyahu soal Pengakuan Palestina

Acara bertajuk Commemorative Seminar of the 70th Anniversary of the 1955 Bandung Asian–African Conference: Bung Karno in a Global History ini menjadi refleksi penting tentang arti solidaritas dan kemerdekaan sejati di tengah dinamika global yang penuh tantangan.

Dengan gema pesan dari Blitar itu, Megawati seolah menghidupkan kembali suara Bung Karno: bahwa kemerdekaan bagi satu bangsa tak akan sempurna sebelum semua bangsa merdeka.

Jangan Lewatkan:
  • Raja Salman Mengundang Presiden Suriah ke KTT Arab
  • Australia Batalkan Visa Politisi Israel Penyebar Kebencian
  • Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima
  • Google Diselidiki DOJ AS Terkait Dugaan Pelanggaran Antimonopoli
Blitar Konferensi Asia Afrika Megawati Soekarnoputri Palestina Merdeka Politik Global
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKehadiran Prabowo di Kongres Projo, Akan Menegaskan Dirinya “Termul”
Next Article Gempa 6,1 Guncang Maluku Utara, Warga Sempat Panik tapi Tak Berpotensi Tsunami

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Asal-Usul Tradisi Memberi Takjil di Bulan Ramadan

Islami Ericka

Sejarah dan Keutamaan Surah Yasin dalam Al-Qur’an: Kisah dan Pengaruhnya

Islami Dexpert Corp

Diesel X: BBM Baru Pertamina yang Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

Techno Assyifa

Raja Kecil di Birokrasi, Prabowo Gertak Sambal?

Editorial Udex Mundzir

Bubur Kacang Hijau: Kelezatan Tradisional Selama Puncak Haji

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi