Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarikat Islam Bersiap Ubah Struktur dan Sistem Organisasi

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 18 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Trump Somasi CNN dan NYT Usai Laporan Nuklir Iran Bocor

Mantan Presiden AS Donald Trump melayangkan somasi ke dua media besar, CNN dan New York Times, karena pemberitaan soal serangan ke Iran.
ErickaEricka28 Juni 2025 Global
Donald Trump
Donald Trump (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Washington DC – Donald Trump kembali memicu kontroversi di panggung politik dan media Amerika Serikat. Kali ini, ia mengeluarkan surat somasi terhadap dua media utama, CNN dan New York Times, atas laporan mereka mengenai efektivitas serangan militer AS terhadap fasilitas nuklir Iran.

Kemarahan Trump dipicu oleh pemberitaan pada 24 Juni 2025 yang merujuk penilaian awal Komando Pusat AS (CENTCOM). Dalam laporan itu, disebutkan bahwa serangan pada 22 Juni 2025 tidak berhasil menghancurkan target utama, yakni fasilitas inti dari program nuklir Iran. Pernyataan tersebut bertolak belakang dengan klaim Trump yang menyatakan bahwa serangan tersebut sukses total.

Melalui akun Truth Social, Trump menyebut laporan itu sebagai “berita bohong” dan menyatakan bahwa “situs-situs nuklir Iran sudah benar-benar hancur”. Ia mengklaim, informasi yang digunakan media berasal dari kebocoran intelijen yang disengaja untuk merusak reputasinya.

Trump, melalui pengacaranya, mengancam akan menempuh jalur hukum jika kedua media tidak menarik berita dan meminta maaf secara terbuka. Ia juga meminta tindakan tegas terhadap para pejabat yang diduga membocorkan informasi rahasia.

Baca Juga:
  • 240 Jurnalis Gugur di Gaza, Tertinggi Sepanjang Sejarah Perang
  • Google Diselidiki DOJ AS Terkait Dugaan Pelanggaran Antimonopoli
  • Tsunami 4 Meter Landa Rusia Akibat Gempa Dahsyat Kamchatka
  • Prabowo dan Raja Abdullah Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis

Menanggapi hal tersebut, CNN dan New York Times secara terbuka menolak tuntutan Trump. CNN menyatakan bahwa mereka mendukung penuh integritas jurnalistik tim peliput mereka dan menegaskan bahwa laporan tersebut telah diverifikasi oleh berbagai sumber.

Sementara itu, New York Times melalui pengacara David E. McCraw menegaskan bahwa publik berhak mengetahui apakah kebijakan luar negeri negara mereka berjalan efektif atau tidak.

“Publik Amerika punya hak untuk mengetahui apakah serangan terhadap Iran, yang didanai oleh uang para pembayar pajak dan berdampak besar bagi setiap warga negara, berhasil atau tidak,” tulis McCraw dalam pernyataan resminya.

Ia menambahkan bahwa menyensor atau menekan media adalah pelanggaran terhadap prinsip dasar demokrasi dan kebebasan pers yang dilindungi Konstitusi AS. McCraw juga menyatakan bahwa pihaknya tidak akan menarik berita maupun meminta maaf atas pemberitaan yang mereka nilai akurat.

Artikel Terkait:
  • Votcha 2026 Ubah Cara Daftar Lari Jadi Lebih Adil
  • Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima
  • TikTok Resmi Ditutup di AS Mulai Minggu, Pengguna Beralih ke RedNote
  • WHO Resmi Adopsi Kesepakatan Pandemi Global Pertama

“Lebih tidak bertanggung jawab bagi seorang presiden menggunakan ancaman litigasi untuk membungkam publikasi yang berani menyampaikan analisis para profesional intelijen terhadap kebijakan luar negeri pemerintah,” tambah McCraw.

Trump memang dikenal sering melontarkan ancaman hukum terhadap media yang mengkritiknya. Sejumlah ahli Amandemen Pertama telah mengkritik pendekatan tersebut sebagai bentuk tekanan terhadap kebebasan pers.

Hingga kini, belum ada kejelasan apakah somasi tersebut akan dilanjutkan ke pengadilan. Namun, perseteruan ini menunjukkan ketegangan yang terus berlangsung antara Trump dan media, terutama menjelang tahun politik yang semakin memanas di Amerika Serikat.

Jangan Lewatkan:
  • Trump Ubah Pentagon Jadi Departemen Perang, Sindir Xi-Putin-Kim
  • Gempa M 7,7 Guncang Myanmar, Enam Wilayah Darurat
  • Gelombang Panas dan Ancaman Angin Topan Jambore Dunia
  • China Siapkan Roket Long March 10 untuk Misi Bulan 2030
CNN Donald Trump Media Amerika New York Times Serangan Iran
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPR Tolak Rencana Pajak Toko Online, Sebut Bebani UMKM di Tengah Krisis
Next Article Bahlil Temui Prabowo di Hambalang, Spekulasi Rapat KMP Menguat

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Meski Terlambat, Tetap Harus Dipercepat

Editorial Udex Mundzir

Kopi Tuku Branding MRT Cipete

Bisnis Assyifa

Empat Kunci Hidup Tenang dalam Islam

Islami Alfi Salamah

Politik Kongkow, Rakyat Menunggu

Editorial Udex Mundzir

Koperasi Desa Tanpa Arah Nyata

Editorial Lisda Lisdiawati
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Asap Karhutla Menggila, Udara Kalimantan Berbahaya!

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi