Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketika Kebenaran Harus Antre di Meja Korupsi

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 15 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Meksiko Gugat Google atas Perubahan Nama Teluk di Maps

Perubahan nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika picu sengketa diplomatik dan gugatan hukum oleh Meksiko terhadap Google.
ErickaEricka11 Mei 2025 Global
Peta meksiko
Peta Meksiko (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Mexico City – Pemerintah Meksiko resmi mengajukan gugatan terhadap Google akibat perubahan nama “Teluk Meksiko” menjadi “Teluk Amerika” dalam tampilan Google Maps untuk pengguna di Amerika Serikat.

Langkah hukum ini diumumkan langsung oleh Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, dalam konferensi pers pada Sabtu (10/5/2025).

Menurut Sheinbaum, pemerintah Meksiko telah lebih dulu menyampaikan keberatan secara resmi kepada pihak Google. Namun karena tidak ada tanggapan, langkah hukum diambil.

“Google sudah digugat secara hukum. Putusan awal telah dikeluarkan, dan saat ini kami menunggu putusan akhirnya,” tegas Sheinbaum.

Perubahan nama tersebut muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif pada 20 Januari 2025, yang menginstruksikan penggunaan nama “Teluk Amerika” sebagai pengganti “Teluk Meksiko” pada peta digital.

Baca Juga:
  • Gempa dan Tsunami Vanuatu: Ibu Kota Hancur, WNI Belum Bisa Dihubungi
  • China Kecam Israel Atas Serangan Rumah Sakit di Gaza
  • Jet Tempur AS Mencegat Pesawat Militer Rusia dekat Alaska
  • Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

Google kemudian menerapkan perubahan tersebut pada 11 Februari 2025 di platform Google Maps, khusus untuk wilayah AS.

Meksiko menilai tindakan ini sebagai pelanggaran terhadap fakta geografis dan kesepakatan internasional.

Meski mengakui bahwa bagian dari perairan tersebut berbatasan dengan Amerika Serikat, Sheinbaum menolak perubahan nama yang mencakup keseluruhan wilayah teluk.

“Google tidak berhak melabeli seluruh wilayah Teluk itu sebagai ‘Teluk Amerika’. Ini bukan hanya soal nama, tetapi tentang kedaulatan dan penghormatan terhadap batas-batas geografis yang sah,” kata Sheinbaum lebih lanjut.

Artikel Terkait:
  • Indonesia Desak PBB Usut Kematian 3 TNI di Lebanon
  • Enam Negara Putuskan Idulfitri Jatuh pada 31 Maret 2025
  • Isi ‘Surat Cinta’ Kim Jong Un untuk Putin
  • Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk BRICS Demi Dominasi Dolar

Ia juga menegaskan bahwa pemerintahnya tidak mempermasalahkan jika bagian teluk yang berbatasan langsung dengan AS dinamai sesuai kebijakan domestik, asalkan wilayah yang berbatasan dengan Meksiko dan Kuba tetap disebut “Teluk Meksiko”.

Isu ini tidak sempat dibahas dalam komunikasi terbaru antara Presiden Meksiko dan Presiden Trump, namun pemerintah Meksiko tetap mendorong penyelesaian diplomatik sambil menunggu putusan hukum dari lembaga terkait.

Sementara itu, pihak Google belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait gugatan ini. Perusahaan teknologi tersebut juga belum merespons pertanyaan media mengenai kebijakan penamaan wilayah geografis di layanannya.

Jangan Lewatkan:
  • Mayor Teddy Klarifikasi Isu Walk Out Erdogan di KTT D-8
  • Gua Abu Al Waul Menjadi Potensi Wisata Geologi Saudi
  • Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima
  • UK, Kanada, dan Australia Akui Kedaulatan Palestina

Langkah hukum Meksiko ini memperlihatkan semakin kompleksnya persoalan geopolitik yang muncul akibat perubahan dalam platform digital, dan bagaimana perusahaan teknologi global kini menjadi aktor penting dalam ranah internasional.

Google Maps Gugatan Internasional Teknologi dan Diplomasi Teknologi Global Teluk Meksiko
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleArab Saudi Berlakukan Denda dan Deportasi untuk WNA Tanpa Visa Haji
Next Article DPR Jadi Tuan Rumah Konferensi PUIC di Jakarta

Informasi lainnya

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026
Paling Sering Dibaca

Mewaspadai Komunisme

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Peraturan Penggunaan Media Sosial untuk Anak di Indonesia

Techno Ericka

Omong Kosong Industri Kreatif

Editorial Udex Mundzir

Isu yang Dibelokkan, Aparat yang Gagal

Editorial Udex Mundzir

Minuman Viral, Benarkah Sehat?

Food Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi