Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pramuka Indonesia Gigih Hadapi Jambore Korsel Panas

Terdapat tiga negara yang menarik kontingen peserta dari lokasi acara jambore yakni Amerika Serikat, Inggris dan Singapura. Penarikan itu imbas dari cuaca panas ekstrem
Alfi SalamahAlfi Salamah6 Agustus 2023 Global
Jambore Pramuka Indonesia
Ilustrasi Pramuka Indonesia Bertahan di Korsel Menghadapi Panas Ekstrem (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kontingen Gerakan Pramuka Indonesia tetap bertahan dalam gelaran Jambore Pramuka Sedunia ke-25 di Saemangeum, Provinsi Jeolla Utara, Korea Selatan, meskipun terhantam cuaca panas ekstrem, dengan rencana darurat telah siap.

“Kontingen Gerakan Pramuka Indonesia tetap bertahan di arena Jambore Pramuka Sedunia ke-25 di tengah cuaca panas ekstrem yang melanda. Untuk itu, rencana darurat juga telah disiapkan,” demikian keterangan tertulis yang telah dikonfirmasi CNNIndonesia.com kepada Kepala Pusinfo Kwarnas Adi Pamungkas, Minggu (6/8).

Kedutaan Besar RI Siapkan Rencana Darurat

Adi menyatakan Kedutaan Besar RI di Korsel bekerja sama dengan Pemerintah Korsel, termasuk Pemerintah Provinsi Jeollabuk, menyiapkan rencana darurat apabila cuaca benar-benar tidak tertahankan.

Maksud dari rencana darurat di antaranya penyediaan dua unit sekolah untuk tempat evakuasi dan bantuan dari Kepolisian Korsel guna mendukung evakuasi tersebut.

“Namun, sampai saat ini belum ada rencana evakuasi. Kondisi 1.569 peserta dari Indonesia sudah dapat ditangani dengan baik. Beberapa yang sakit sudah terawat dan telah kembali pulih,” kata Adi.

Baca Juga:
  • WHO Resmi Adopsi Kesepakatan Pandemi Global Pertama
  • Megawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka
  • Indonesia Siap Evakuasi 1.000 Warga Gaza, Prabowo: Kami Kirim Pesawat
  • Arab Saudi Dukung Penuh Muslim Demi Melindungi Identitas Islam

Mengadakan acara Cultural Day dan para peserta Indonesia mengenakan beragam pakaian adat serta menyajikan kuliner khas untuk dicicipi para peserta mancanegara. Keseluruhan peserta tercatat 43.150 orang yang datang dari 158 negara dan teritori di dunia, pada Minggu (6/8).

Peserta Indonesia Penuhi Undangan Korea Broadcasting

Adi menjelaskan sejumlah peserta juga sibuk berlatih penampilan budaya, seperti tari dan drama tari tradisional serta permainan angklung. Latihan berlangsung dengan penuh semangat dan kegembiraan.

Mayjen TNI Mar (Purn) Yuniar Ludfi memimpin Kontingen, dengan dua wakil ketua Ahmad Rusdi dan Berthold Sinaulan juga lengkap dengan empat dokter kontingen. Menggunakan kendaraan bantuan KBRI Seoul, para pimpinan dan dokter kontingen berkeliling secara rutin memeriksa kesehatan anggota kontingen.

Sejumlah peserta Indonesia pada hari ini juga memenuhi undangan dari Prof Eje Kim dan Korea Broadcasting System. Untuk menghadiri pertemuan ramah tamah yang tuanrumahnya Gunsan SungGwang Church.

Sebelumnya, terdapat tiga negara yang menarik kontingen peserta dari lokasi acara jambore yakni Amerika Serikat, Inggris dan Singapura. Penarikan itu imbas dari cuaca panas ekstrem.

Artikel Terkait:
  • Ke Mana Pangeran Harry, Kok Tak Terlihat di Balkon Istana?
  • Alert! Ukraina Susun Serangan Besar-besaran ke Jantung Rusia
  • Kemlu Dampingi 87 Mahasiswa RI Terdampak Larangan Harvard
  • PM Australia Tegas Tanggapi Kritik Netanyahu soal Pengakuan Palestina

Kondisi tersebut membuat Partai Demokrat mendesak Pemerintah RI termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menarik kontingen.

Kepala Badan Komando Strategis (Bakomstra) Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan saat ini ada 1.569 warga. Sebagian besar siswa usia 14-18 tahun yang tergabung di kontingen Indonesia dalam kondisi terancam cuaca panas yang sangat ekstrem mencapai 34-38 derajat celcius. Dengan fasilitas yang sangat menyedihkan.

Ia menyebut dengan kondisi saat ini pemerintah tak perlu menunggu hingga 12 Agustus agar para kontingen pulang ke Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Honda dan Nissan Siapkan Merger, Fokus Kejar Produksi EV
  • Pesan Prabowo di Universitas Al-Azhar: Belajar dan Jaga Nilai Islam Damai
  • Iran Eksekusi 2 Pria Penista Agama Islam
  • Terusan Korintus, Mimpi Kuno yang Tertunda 25 Abad

“Kami berharap, bapak Presiden, bapak Menteri Pemuda dan Olahraga, Ketua Kwarnas, Dubes Indonesia untuk Korea Selatan. Ambil tindakan segera dan sungguh-sungguh untuk membantu anak-anak kita di sana,” kata Herzaky lewat keterangan tertulis, Minggu.

Adi Pamungkas Jambore Dunia 2023 Presiden Joko Widodo Purn Yuniar Ludfi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBand Republik Meriahkan Festival Muara Jawa, Rendi: Anak Muda Kukar Keren
Next Article Bupati Ikfina Bangga Spirit HUT ke-78 Tumbuh dari Desa

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Dari Memalukan ke Menakutkan

Editorial Udex Mundzir

Kebakaran di Kementerian ATR/BPN: Asap Padam, Kecurigaan Membara

Editorial Udex Mundzir

Energi Para Pahlawan

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Rahasia Batu Kerikil Jamaah Haji Setelah Lempar Jumrah

Islami Alfi Salamah

Bolehkah Menulis Nama di Batu Nisan Kuburan?

Islami Ericka
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi