Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 16 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ambalat Masih Diperdebatkan, Perundingan Masuk Putaran 43

Kemlu RI menyebut perundingan perbatasan dengan Malaysia terkait Ambalat masih terus berjalan, tapi rumit dan butuh waktu panjang.
ErickaEricka8 Agustus 2025 Global
Peta wilayah Blok Ambalat yang diklaim Malaysia dengan nama resmi Laut Sulawesi
Peta wilayah Blok Ambalat yang diklaim Malaysia dengan nama resmi Laut Sulawesi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Proses penyelesaian sengketa perbatasan maritim Indonesia dan Malaysia di wilayah Blok Ambalat disebut masih berlangsung namun penuh tantangan. Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Abdul Kadir Jailani, menyatakan bahwa negosiasi terkait batas wilayah di Laut Sulawesi membutuhkan waktu panjang karena kompleksitas teknis dan sensitivitas geopolitik.

“Sebagai sesama negara ASEAN, Indonesia dan Malaysia selalu mematuhi dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip ASEAN, yaitu menyelesaikan semua perbedaan melalui cara-cara damai,” ujar Abdul Kadir seusai pengarahan media di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Ia menegaskan, meski belum tercapai kesepakatan final, kedua negara menunjukkan komitmen yang sama untuk menyelesaikan isu ini secara damai dan saling menguntungkan. Proses perundingan yang telah berlangsung sejak 2005 kini telah memasuki putaran ke-43, namun kata sepakat masih belum terwujud.

Menurut Abdul Kadir, pemerintah Indonesia tetap menjadikan kepentingan nasional dan hukum internasional, khususnya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS), sebagai acuan utama dalam menyikapi batas maritim.

Baca Juga:
  • Trump Desak Harvard Batasi Mahasiswa Asing Jadi 15%
  • Jepang Perketat Keamanan Siber, UU Baru Atur Pemantauan IP Asing
  • Prabowo Serukan Persatuan ASEAN: Tak Kalah dengan Uni Eropa
  • Singapura Peringatkan Risiko Perang Dunia Ketiga

“Negosiasi ini rumit, karena harus mempertimbangkan banyak aspek teknis dan hukum. Tapi kita tetap berpegang pada prinsip yang jelas,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, menyampaikan bahwa klaim atas wilayah Blok Ambalat—yang disebut Malaysia sebagai bagian dari Laut Sulawesi—masih belum disepakati bersama. Dalam sidang parlemen Malaysia, Hasan menegaskan bahwa penggunaan nama geografis harus mencerminkan posisi kedaulatan negaranya.

Pernyataan tersebut memicu reaksi di dalam negeri. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tetap ingin menyelesaikan isu Ambalat dengan pendekatan diplomatik yang baik dan damai.

Artikel Terkait:
  • Trump Larang Masuk Warga dari 12 Negara, Indonesia Tak Masuk Daftar
  • Komisi I DPR Desak Pemerintah Jadi Mediator India-Pakistan
  • Perpaduan Tak Terduga: China Runtuh, RI Terdampak Tak Terelakkan
  • Korban Gempa Myanmar-THailand Tembus 1.000 Jiwa

“Ya kita cari penyelesaian yang baik, yang damai, ada iktikad baik dari dua pihak … Intinya kita mau penyelesaian yang baik,” ujar Prabowo di Bandung, Kamis (7/8/2025).

Blok Ambalat yang terletak di perairan antara Kalimantan Utara dan Sabah diketahui kaya akan sumber daya minyak dan gas. Sengketa ini telah berlangsung lebih dari dua dekade dan beberapa kali memicu ketegangan antara kapal patroli kedua negara di perairan tersebut.

Pemerintah Indonesia tetap mendorong opsi pengelolaan bersama (joint development) sebagai langkah pragmatis yang diharapkan bisa menghindari konflik terbuka sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara.

Jangan Lewatkan:
  • Google Diselidiki DOJ AS Terkait Dugaan Pelanggaran Antimonopoli
  • Direktur RS Indonesia Gugur di Gaza, DPR Desak Antisipasi Serangan Serupa
  • Direktur Jenderal Kominfo Ingatkan Bahaya Deepfake AI dalam Pemilu 2024
  • Arab Saudi Memperbolehkan Kedatangan Kelompok LGBT
Ambalat Blok Ambalat Kemlu RI Malaysia Perbatasan Maritim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMalaysia Klaim Blok Ambalat, DPR Desak Kemlu Bertindak Tegas
Next Article Prabowo Teken Perpres, 3 Pasukan Elite TNI Kini Dipimpin Panglima

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Pesona Kawaguchiko dengan Latar Gunung Fuji

Travel Alfi Salamah

Jangan Lempar Beban ke Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Kenali 6 Tipe Toxic Person agar Kesehatan Mentalmu Terjaga

Daily Tips Alfi Salamah

Fenomena Langit 2025: Gerhana Bulan Total Hiasi Malam Indonesia

Techno Assyifa

dr. Dara Ayu: Dari Madrasah Aliyah ke Fakultas Kedokteran

Profil Ericka
Berita Lainnya
Hukum
Ericka5 Agustus 2025

Silfester Matutina Dieksekusi Terkait Fitnah Jusuf Kalla

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pelayanan Terbaik Arab Saudi untuk Jamaah Haji Indonesia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

KUHAP Baru Atur Ketat Penyitaan hingga Penahanan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi