Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

Efisiensi atau Salah Kelola?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Ambalat Masih Diperdebatkan, Perundingan Masuk Putaran 43

Kemlu RI menyebut perundingan perbatasan dengan Malaysia terkait Ambalat masih terus berjalan, tapi rumit dan butuh waktu panjang.
ErickaEricka8 Agustus 2025 Global
Peta wilayah Blok Ambalat yang diklaim Malaysia dengan nama resmi Laut Sulawesi
Peta wilayah Blok Ambalat yang diklaim Malaysia dengan nama resmi Laut Sulawesi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Proses penyelesaian sengketa perbatasan maritim Indonesia dan Malaysia di wilayah Blok Ambalat disebut masih berlangsung namun penuh tantangan. Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Abdul Kadir Jailani, menyatakan bahwa negosiasi terkait batas wilayah di Laut Sulawesi membutuhkan waktu panjang karena kompleksitas teknis dan sensitivitas geopolitik.

“Sebagai sesama negara ASEAN, Indonesia dan Malaysia selalu mematuhi dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip ASEAN, yaitu menyelesaikan semua perbedaan melalui cara-cara damai,” ujar Abdul Kadir seusai pengarahan media di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Ia menegaskan, meski belum tercapai kesepakatan final, kedua negara menunjukkan komitmen yang sama untuk menyelesaikan isu ini secara damai dan saling menguntungkan. Proses perundingan yang telah berlangsung sejak 2005 kini telah memasuki putaran ke-43, namun kata sepakat masih belum terwujud.

Menurut Abdul Kadir, pemerintah Indonesia tetap menjadikan kepentingan nasional dan hukum internasional, khususnya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS), sebagai acuan utama dalam menyikapi batas maritim.

Baca Juga:
  • Prabowo Dorong Pencak Silat Jadi Cabang Olahraga Resmi di Mesir
  • Rudal Rusia CH-55 Ditemukan di Hutan Polandia
  • Elon Musk Akan Kurangi Waktu di DOGE, Fokus ke Tesla
  • Isi ‘Surat Cinta’ Kim Jong Un untuk Putin

“Negosiasi ini rumit, karena harus mempertimbangkan banyak aspek teknis dan hukum. Tapi kita tetap berpegang pada prinsip yang jelas,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, menyampaikan bahwa klaim atas wilayah Blok Ambalat—yang disebut Malaysia sebagai bagian dari Laut Sulawesi—masih belum disepakati bersama. Dalam sidang parlemen Malaysia, Hasan menegaskan bahwa penggunaan nama geografis harus mencerminkan posisi kedaulatan negaranya.

Pernyataan tersebut memicu reaksi di dalam negeri. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tetap ingin menyelesaikan isu Ambalat dengan pendekatan diplomatik yang baik dan damai.

Artikel Terkait:
  • Wisata Korea Utara Dibuka Lagi, Tapi Pyongyang Masih Tertutup
  • Bongkar 9 Fakta Terbaru Konflik Rusia-Ukraina: Implikasi Hubungan China-Taiwan dan Jepang-NATO
  • Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia
  • WMSJ 2025 Hadir di Jakarta, Ribuan Pramuka Muslim Dunia Berkumpul

“Ya kita cari penyelesaian yang baik, yang damai, ada iktikad baik dari dua pihak … Intinya kita mau penyelesaian yang baik,” ujar Prabowo di Bandung, Kamis (7/8/2025).

Blok Ambalat yang terletak di perairan antara Kalimantan Utara dan Sabah diketahui kaya akan sumber daya minyak dan gas. Sengketa ini telah berlangsung lebih dari dua dekade dan beberapa kali memicu ketegangan antara kapal patroli kedua negara di perairan tersebut.

Pemerintah Indonesia tetap mendorong opsi pengelolaan bersama (joint development) sebagai langkah pragmatis yang diharapkan bisa menghindari konflik terbuka sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara.

Jangan Lewatkan:
  • Gua Abu Al Waul Menjadi Potensi Wisata Geologi Saudi
  • Jepang Perketat Keamanan Siber, UU Baru Atur Pemantauan IP Asing
  • Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump
  • Indonesia Resmi Gabung WHO Kawasan Pasifik Barat
Ambalat Blok Ambalat Kemlu RI Malaysia Perbatasan Maritim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMalaysia Klaim Blok Ambalat, DPR Desak Kemlu Bertindak Tegas
Next Article Prabowo Teken Perpres, 3 Pasukan Elite TNI Kini Dipimpin Panglima

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Mochtar Kusumaatmadja, Arsitek Laut Nusantara

Profil Alfi Salamah

Hakim Mana yang Berani Vonis Ijazah Palsu?

Editorial Udex Mundzir

Bayang-Bayang Mafia di Sepak Bola Indonesia

Editorial Udex Mundzir

Groundsel Raksasa: Harta Prasejarah di Atap Afrika

Travel Ericka

Curug Pelangi, Panorama Air dan Cahaya

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa6 Agustus 2026

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Gus Iqdam Mengaku Dipersekusi Petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi