Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa

Penutupan World Peace Forum 2025 menjadi momentum untuk membangun jembatan kebijaksanaan lintas peradaban dunia.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati11 November 2025 Global
Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa
Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Dengan suasana penuh refleksi dan semangat persaudaraan, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar resmi menutup perhelatan World Peace Forum (WPF) ke-9 di Jakarta pada Selasa (11/11/2025). Dalam pidatonya, Menag menyerukan pentingnya membangun kolaborasi global antara nilai-nilai Wasathiyah Islam dan kebijaksanaan Tionghoa sebagai fondasi dalam memperkuat perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Menurut Nasaruddin Umar, konsep Wasathiyah Islam yang bersumber dari Al-Qur’an memiliki makna mendalam tentang keseimbangan dan keadilan. Nilai ini, kata dia, sejalan dengan filosofi kebijaksanaan Tionghoa yang menekankan harmoni dan moderasi dalam kehidupan. “Sangat penting bagi kita hari ini untuk berbicara mengenai Wasathiyah Islam dan nilai-nilai Tionghoa dalam konteks kolaborasi global. Islam Wasathiyah adalah konsep dari Al-Qur’an, dan memiliki makna yang sangat mendalam,” ujar Nasaruddin.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa istilah Wasathiyah berasal dari struktur gramatika Arab (rubai) yang mencerminkan keseimbangan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. “Bagi saya, Islam Wasathiyah adalah dinul Islam, agama keseimbangan dan keadilan,” tuturnya, sembari menegaskan bahwa nilai tersebut menjadi penopang penting dalam menghadapi tantangan kemanusiaan modern.

Dalam forum yang dihadiri pemimpin agama, akademisi, serta tokoh perdamaian dari berbagai negara, Nasaruddin juga menyinggung hubungan historis antara Islam dan peradaban Tionghoa. Ia menilai, kedua peradaban besar itu telah lama berbagi semangat harmoni dan kedamaian. “Hubungan antara Islam dan Tiongkok telah terjalin sejak berabad-abad lalu. Kedua peradaban besar ini memiliki semangat yang sama dalam membangun keharmonisan, keseimbangan, dan kedamaian. Nilai-nilai ini penting untuk menjadi dasar kolaborasi global masa depan,” katanya.

Baca Juga:
  • Mayor Teddy Klarifikasi Isu Walk Out Erdogan di KTT D-8
  • Arab Saudi Dukung Penuh Muslim Demi Melindungi Identitas Islam
  • Netanyahu Didesak Hentikan Perang Gaza oleh Warga Israel
  • Korban Gempa Myanmar-THailand Tembus 1.000 Jiwa

Menag menegaskan bahwa posisi Tiongkok sangat strategis dalam peta spiritual dunia, mengingat banyak agama besar lahir dari kawasan timur. Karena itu, dialog lintas agama dari timur, menurutnya, menjadi kunci penting menjawab berbagai konflik global yang kerap bersumber dari perbedaan tafsir dan kepentingan ideologis.

“Tidak ada perang suci, yang ada hanyalah perdamaian suci. Konsep ini penting untuk terus kita suarakan agar generasi muda di masa depan tumbuh dengan semangat kasih dan kemanusiaan,” pungkas Menag, menekankan pentingnya mengganti narasi holy war menjadi holy peace.

Sebelum acara penutupan, Presiden Timor Leste Ramos Horta turut hadir di Hotel Sahid Jakarta untuk memberikan sambutan serta menerima Benevolence Award. Ia juga menghadiri Farewell Dinner WPF ke-9 yang digelar pada malam harinya di Balai Kota Jakarta bersama tuan rumah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Artikel Terkait:
  • Australia Umumkan Rencana Akui Negara Palestina di UNGA September
  • Trump Ubah Pentagon Jadi Departemen Perang, Sindir Xi-Putin-Kim
  • Tentara Putin Kocar-kacir setelah Ukraina Menyerang Rusia di Bakhmut
  • Nigeria Geser Indonesia Jadi Negara Paling Dermawan

Adapun World Peace Forum ke-9 tahun 2025 diselenggarakan oleh Center for Dialogue and Cooperation Among Civilizations (CDCC) bekerja sama dengan Cheng Ho Multicultural Education Trust (Malaysia), Muhammadiyah, dan Global Fulcrum of Wasatiyyat Islam (GFWI). Sejak pertama kali digelar pada 2006, WPF menjadi wadah lintas negara dan agama untuk membangun dialog serta mencari solusi damai terhadap berbagai konflik global.

Jangan Lewatkan:
  • Pemilihan Umum Turki 2023: Ujian Terberat bagi Kekuasan Erdogan
  • Erdogan Walk Out saat Prabowo Berpidato di KTT D-8, Ini Penjelasannya
  • TikTok Resmi Ditutup di AS Mulai Minggu, Pengguna Beralih ke RedNote
  • Dubai Berencana Bangun Masjid Terapung Pertama di Dunia
Nasaruddin Umar Perdamaian Dunia Tiongkok Wasathiyah Islam World Peace Forum
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDato Sri Tahir: Purbaya Sosok Tepat Atasi Tantangan Ekonomi Nasional
Next Article Tips Mengatur Waktu agar Gak Overwhelmed Tiap Hari

Informasi lainnya

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026

Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima

15 April 2026
Paling Sering Dibaca

Makan Gratis, Simbol Negara Gagal

Editorial Udex Mundzir

Persiapan Ramadhan

Islami Assyifa

Sikap dan Model Kepemimpinan dalam NU: Antara Kepentingan dan Prinsip

Gagasan Adit Musthofa

Mengenal IHSG: Indeks Utama Pasar Saham Indonesia

Bisnis Ericka

Bahaya Tersembunyi di Balik Jam Tangan Pintar

Techno Silva
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi