Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

Wulla Poddu, Bulan Sakral yang Hidup di Sumba

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 7 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa

Penutupan World Peace Forum 2025 menjadi momentum untuk membangun jembatan kebijaksanaan lintas peradaban dunia.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati11 November 2025 Global
Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa
Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Dengan suasana penuh refleksi dan semangat persaudaraan, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar resmi menutup perhelatan World Peace Forum (WPF) ke-9 di Jakarta pada Selasa (11/11/2025). Dalam pidatonya, Menag menyerukan pentingnya membangun kolaborasi global antara nilai-nilai Wasathiyah Islam dan kebijaksanaan Tionghoa sebagai fondasi dalam memperkuat perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Menurut Nasaruddin Umar, konsep Wasathiyah Islam yang bersumber dari Al-Qur’an memiliki makna mendalam tentang keseimbangan dan keadilan. Nilai ini, kata dia, sejalan dengan filosofi kebijaksanaan Tionghoa yang menekankan harmoni dan moderasi dalam kehidupan. “Sangat penting bagi kita hari ini untuk berbicara mengenai Wasathiyah Islam dan nilai-nilai Tionghoa dalam konteks kolaborasi global. Islam Wasathiyah adalah konsep dari Al-Qur’an, dan memiliki makna yang sangat mendalam,” ujar Nasaruddin.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa istilah Wasathiyah berasal dari struktur gramatika Arab (rubai) yang mencerminkan keseimbangan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. “Bagi saya, Islam Wasathiyah adalah dinul Islam, agama keseimbangan dan keadilan,” tuturnya, sembari menegaskan bahwa nilai tersebut menjadi penopang penting dalam menghadapi tantangan kemanusiaan modern.

Dalam forum yang dihadiri pemimpin agama, akademisi, serta tokoh perdamaian dari berbagai negara, Nasaruddin juga menyinggung hubungan historis antara Islam dan peradaban Tionghoa. Ia menilai, kedua peradaban besar itu telah lama berbagi semangat harmoni dan kedamaian. “Hubungan antara Islam dan Tiongkok telah terjalin sejak berabad-abad lalu. Kedua peradaban besar ini memiliki semangat yang sama dalam membangun keharmonisan, keseimbangan, dan kedamaian. Nilai-nilai ini penting untuk menjadi dasar kolaborasi global masa depan,” katanya.

Baca Juga:
  • Ketika Prostitusi Jadi Sistem Resmi
  • Wisata Korea Utara Dibuka Lagi, Tapi Pyongyang Masih Tertutup
  • Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia
  • Dinding Biru Pompeii, Simbol Kekayaan Romawi Kuno

Menag menegaskan bahwa posisi Tiongkok sangat strategis dalam peta spiritual dunia, mengingat banyak agama besar lahir dari kawasan timur. Karena itu, dialog lintas agama dari timur, menurutnya, menjadi kunci penting menjawab berbagai konflik global yang kerap bersumber dari perbedaan tafsir dan kepentingan ideologis.

“Tidak ada perang suci, yang ada hanyalah perdamaian suci. Konsep ini penting untuk terus kita suarakan agar generasi muda di masa depan tumbuh dengan semangat kasih dan kemanusiaan,” pungkas Menag, menekankan pentingnya mengganti narasi holy war menjadi holy peace.

Sebelum acara penutupan, Presiden Timor Leste Ramos Horta turut hadir di Hotel Sahid Jakarta untuk memberikan sambutan serta menerima Benevolence Award. Ia juga menghadiri Farewell Dinner WPF ke-9 yang digelar pada malam harinya di Balai Kota Jakarta bersama tuan rumah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Artikel Terkait:
  • Arab Saudi Memperbolehkan Kedatangan Kelompok LGBT
  • Direktur RS Indonesia Gugur di Gaza, DPR Desak Antisipasi Serangan Serupa
  • Klaim Penjelajah Waktu Ramalkan Perang Dunia Ketiga
  • Perjuangan Petani Mengatasi Tantangan di Era Modern

Adapun World Peace Forum ke-9 tahun 2025 diselenggarakan oleh Center for Dialogue and Cooperation Among Civilizations (CDCC) bekerja sama dengan Cheng Ho Multicultural Education Trust (Malaysia), Muhammadiyah, dan Global Fulcrum of Wasatiyyat Islam (GFWI). Sejak pertama kali digelar pada 2006, WPF menjadi wadah lintas negara dan agama untuk membangun dialog serta mencari solusi damai terhadap berbagai konflik global.

Jangan Lewatkan:
  • Taiwan Larang PNS Gunakan DeepSeek AI, Khawatir Data Bocor ke Cina
  • Prabowo-Macron Sepakat Deklarasi 100 Tahun Indonesia-Prancis
  • Menag Harap Paus Leo XIV Lanjutkan Komitmen Damai
  • Masjid di Sydney Diancam Penembakan, PM Australia Kutuk Islamofobia
Nasaruddin Umar Perdamaian Dunia Tiongkok Wasathiyah Islam World Peace Forum
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDato Sri Tahir: Purbaya Sosok Tepat Atasi Tantangan Ekonomi Nasional
Next Article Tips Mengatur Waktu agar Gak Overwhelmed Tiap Hari

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

7 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Dilema Profesi Guru di Tengah Ancaman Kriminalisasi

Editorial Udex Mundzir

Pajak dan Beban Kehidupan

Editorial Udex Mundzir

Rhenald Kasali: Merantau, Sekolah Kehidupan yang Sesungguhnya

Profil Udex Mundzir

Jejak Muda, Prestasi Nyata

Profil Lisda Lisdiawati

Keberkahan Jamaah Haji Merasa Senang Dekat Masjid Nabawi

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi