Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

BPOM Perketat Vape, Remaja Jadi Fokus Perlindungan

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 23 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

Guncangan dini hari di Jepang kembali mengingatkan rapuhnya bumi, namun otoritas Indonesia menegaskan situasi tetap terkendali.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati9 Desember 2025 Global
Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman
Kertas-kertas berserakan di lantai sebuah kantor di Hakodate, Hokkaido, Jepang utara, Selasa, 9 Desember 2025, setelah gempa bumi dahsyat pada Senin malam. (Sumber: Kyodo News via AP)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Seperti denting peringatan yang datang tanpa jeda, gempa susulan berkekuatan magnitudo 6,7 kembali mengguncang Pesisir Timur Hokkaido, Jepang, pada Selasa (9/12/2025) pagi.

Getaran yang terjadi menjelang subuh waktu Indonesia itu sempat menimbulkan kekhawatiran di Tanah Air, namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan tidak ada potensi tsunami yang mengancam wilayah Indonesia.

Gempa yang tercatat pada pukul 04.52.40 WIB tersebut berpusat pada koordinat 40,99° LU dan 143,14° BT, atau sekitar 127 kilometer arah selatan Honcho, Jepang, dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menyebut gempa dangkal itu merupakan bagian dari rangkaian aftershock setelah guncangan besar M7,6 yang terjadi pada Senin (8/12/2025). Hingga pukul 05.30 WIB, terdata tujuh gempa susulan dengan magnitudo terbesar M6,7 dan terkecil M4,4.

Dalam keterangan resminya, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan pemicu gempa berasal dari aktivitas subduksi Lempeng Pasifik dan Lempeng Okhotsk yang kerap menghasilkan gempa kuat di Jepang.

Baca Juga:
  • Australia Batalkan Visa Politisi Israel Penyebar Kebencian
  • Trump Ubah Pentagon Jadi Departemen Perang, Sindir Xi-Putin-Kim
  • Singapura Perketat Larangan Vape, Ribuan Orang Ditangkap
  • Ke Mana Pangeran Harry, Kok Tak Terlihat di Balkon Istana?

Mekanisme patahan naik (thrust fault) teridentifikasi sebagai sumber guncangan yang kembali menggoyang wilayah Hokkaido.

“Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia. Oleh karena itu, kepada masyarakat pesisir di wilayah Indonesia dihimbau agar tetap tenang,” kata Daryono.

Ia menegaskan pemantauan terus dilakukan secara berlapis untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan di Tanah Air.

BMKG juga meningkatkan pemantauan terhadap aktivitas seismik regional, mengingat kawasan pertemuan lempeng itu dikenal sebagai salah satu zona paling aktif di dunia.

Artikel Terkait:
  • AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah
  • Prabowo Dorong Pencak Silat Jadi Cabang Olahraga Resmi di Mesir
  • Google Diselidiki DOJ AS Terkait Dugaan Pelanggaran Antimonopoli
  • Isi ‘Surat Cinta’ Kim Jong Un untuk Putin

Otoritas Jepang hingga kini belum melaporkan kerusakan besar maupun gangguan signifikan akibat gempa susulan tersebut. Meski demikian, pemeriksaan lapangan terus dilakukan terutama di wilayah pesisir yang berada dekat pusat gempa, guna mengantisipasi potensi kerusakan yang belum terdata.

BMKG kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu mengakses informasi resmi melalui kanal yang telah disediakan, seperti situs bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, WRS-BMKG, akun Instagram dan X @infoBMKG, serta kanal Telegram InaTEWS_BMKG. Langkah ini diperlukan mengingat maraknya informasi tidak valid yang kerap beredar pascagempa.

Dengan rangkaian gempa susulan yang masih terjadi di Jepang, BMKG memastikan sistem monitoring Indonesia berada dalam kondisi siaga penuh untuk memberikan peringatan dini apabila diperlukan. Bagi masyarakat Indonesia, pesan utamanya tetap sama: waspada, namun tidak panik, dan selalu merujuk pada informasi resmi.

Jangan Lewatkan:
  • Dukungan Palestina di Monas, Cholil: Tanpa Atribut Partai
  • Sekjen PBB: Upaya Pembersihan Etnis Palestina di Gaza Harus Dicegah!
  • Volkswagen Setuju Pangkas 35.000 Karyawan di Jerman
  • Megahnya Penobatan Raja Charles III di Inggris

Aktivitas Seismik BMKG Tsunami Gempa Hokkaido Gempa Jepang Global News
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRahasia Alami Membersihkan Usus Secara Efektif
Next Article Bersiap Naratama, Kak Udex Terima Tugas Menjadi Pimpinan Kursus

Informasi lainnya

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026

Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima

15 April 2026

Ketika Prostitusi Jadi Sistem Resmi

15 April 2026
Paling Sering Dibaca

Hasil Pilkada Jakarta Dua Putaran Ditepis KPU

Kroscek Silva

Generasi Z dan Aksi Nyata Wujudkan SDGs

Daily Tips Ericka

Ibu Rumah Tangga di Musi Banyuasin Raup Penghasilan dari Ternak Jangkrik

Bisnis Silva

Etika Batuk yang Benar untuk Mencegah Penyebaran Penyakit

Daily Tips Assyifa

Pimpinan Viral, Yang Menderita Rakyatnya.

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Assyifa8 Maret 2025

Modus Penipuan Catut Nama Bank Marak, Waspadai Taktik Baru

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi