Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 25 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Komisi I DPR Desak Pemerintah Jadi Mediator India-Pakistan

Ketegangan India-Pakistan meningkat, Komisi I DPR mendorong Indonesia ambil peran sebagai juru damai regional.
ErickaEricka9 Mei 2025 Global
Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta
Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menyusul memanasnya konflik antara India dan Pakistan, Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, meminta pemerintah Indonesia untuk aktif mengambil peran sebagai mediator perdamaian di tengah ketegangan yang terjadi.

Ia menilai saat ini adalah momen yang tepat bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinan diplomatiknya di kawasan Asia.

“Baik India maupun Pakistan adalah negara sahabat Indonesia, tentu kita prihatin jika terjadi konflik bersenjata antara kedua negara tersebut,” ujar Sukamta di Jakarta, Jumat (9/5/2025).

Menurutnya, Indonesia memiliki hubungan yang baik dengan kedua negara dan tidak memiliki konflik kepentingan, sehingga berpotensi besar untuk menjadi pihak penengah yang netral.

Baca Juga:
  • Trump Desak Harvard Batasi Mahasiswa Asing Jadi 15%
  • Mayor Teddy Klarifikasi Isu Walk Out Erdogan di KTT D-8
  • Donald Trump Diputus Bersalah Atas Pelecehan Seksual dan Pencemaran Nama Baik
  • Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk BRICS Demi Dominasi Dolar

Ia menambahkan, saat ini Amerika Serikat tengah fokus dengan berbagai persoalan dalam negeri dan global lainnya, sementara China dianggap kurang netral karena kedekatannya dengan Pakistan dan ketegangan yang masih berlangsung dengan India.

“Maka Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama regional Asia tentu diharapkan bisa tampil aktif menjadi mediator,” katanya.

Ia juga menyerukan agar kedua negara menahan diri agar konflik tidak meluas, mengingat dampak yang dapat ditimbulkan cukup besar, tidak hanya bagi India dan Pakistan, tetapi juga bagi kawasan Asia Selatan dan sekitarnya.

“Setiap konflik bersenjata pasti akan menimbulkan korban sipil, menghancurkan fasilitas umum, dan mengganggu stabilitas ekonomi regional,” jelasnya.

Artikel Terkait:
  • Dukungan Palestina di Monas, Cholil: Tanpa Atribut Partai
  • Arab Saudi Memperbolehkan Kedatangan Kelompok LGBT
  • Arkeologi dan Narasi Manusia
  • Sekjen PBB: Upaya Pembersihan Etnis Palestina di Gaza Harus Dicegah!

Selain itu, Sukamta mengingatkan bahwa walaupun kemungkinan penggunaan senjata nuklir dalam konflik ini dinilai kecil karena kedua negara menganut kebijakan tidak akan melakukan serangan nuklir pertama, namun risiko eskalasi tetap ada.

“Oleh sebab itu tidak ada cara lain selain menahan diri dan berusaha menyelesaikan permasalahan di meja perundingan,” tegasnya.

Dengan mengedepankan pendekatan diplomatik, Indonesia diharapkan dapat berkontribusi mencegah eskalasi lebih jauh dan mengembalikan stabilitas kawasan.

Jangan Lewatkan:
  • Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei
  • Masjid di Sydney Diancam Penembakan, PM Australia Kutuk Islamofobia
  • Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan
  • Timor Leste Resmi Bergabung ke ASEAN pada KTT Kuala Lumpur
Diplomasi Asia DPR RI Komisi I Keamanan Regional Konflik India Pakistan Mediator Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePegawai OIKN Dibekali Mitigasi Konflik Satwa Liar di IKN
Next Article DPR Pastikan Konflik India-Pakistan Tak Ganggu Haji 2025

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Curug Pelangi, Panorama Air dan Cahaya

Travel Alfi Salamah

Prabowo Lebih Pro pada Koruptor

Editorial Udex Mundzir

Menikmati Senja dari Shibuya Sky Tokyo

Travel Alfi Salamah

Pelantikan Presiden di Jakarta, Jokowi Gagal Pindah Ibu Kota

Editorial Udex Mundzir

Penyebab dan Dampak Kesombongan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Perspektif Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi