Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Komisi I DPR Desak Pemerintah Jadi Mediator India-Pakistan

Ketegangan India-Pakistan meningkat, Komisi I DPR mendorong Indonesia ambil peran sebagai juru damai regional.
ErickaEricka9 Mei 2025 Global
Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta
Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menyusul memanasnya konflik antara India dan Pakistan, Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, meminta pemerintah Indonesia untuk aktif mengambil peran sebagai mediator perdamaian di tengah ketegangan yang terjadi.

Ia menilai saat ini adalah momen yang tepat bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinan diplomatiknya di kawasan Asia.

“Baik India maupun Pakistan adalah negara sahabat Indonesia, tentu kita prihatin jika terjadi konflik bersenjata antara kedua negara tersebut,” ujar Sukamta di Jakarta, Jumat (9/5/2025).

Menurutnya, Indonesia memiliki hubungan yang baik dengan kedua negara dan tidak memiliki konflik kepentingan, sehingga berpotensi besar untuk menjadi pihak penengah yang netral.

Baca Juga:
  • Dinding Biru Pompeii, Simbol Kekayaan Romawi Kuno
  • Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia
  • Aksi Boikot Israel, Menambah Derita Palestine?
  • Prabowo Serukan Persatuan ASEAN: Tak Kalah dengan Uni Eropa

Ia menambahkan, saat ini Amerika Serikat tengah fokus dengan berbagai persoalan dalam negeri dan global lainnya, sementara China dianggap kurang netral karena kedekatannya dengan Pakistan dan ketegangan yang masih berlangsung dengan India.

“Maka Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama regional Asia tentu diharapkan bisa tampil aktif menjadi mediator,” katanya.

Ia juga menyerukan agar kedua negara menahan diri agar konflik tidak meluas, mengingat dampak yang dapat ditimbulkan cukup besar, tidak hanya bagi India dan Pakistan, tetapi juga bagi kawasan Asia Selatan dan sekitarnya.

“Setiap konflik bersenjata pasti akan menimbulkan korban sipil, menghancurkan fasilitas umum, dan mengganggu stabilitas ekonomi regional,” jelasnya.

Artikel Terkait:
  • Malaysia Klaim Blok Ambalat, DPR Desak Kemlu Bertindak Tegas
  • 240 Jurnalis Gugur di Gaza, Tertinggi Sepanjang Sejarah Perang
  • Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah
  • Peringatan Tsunami Usai Gempa M 7,4 di Kamchatka Rusia

Selain itu, Sukamta mengingatkan bahwa walaupun kemungkinan penggunaan senjata nuklir dalam konflik ini dinilai kecil karena kedua negara menganut kebijakan tidak akan melakukan serangan nuklir pertama, namun risiko eskalasi tetap ada.

“Oleh sebab itu tidak ada cara lain selain menahan diri dan berusaha menyelesaikan permasalahan di meja perundingan,” tegasnya.

Dengan mengedepankan pendekatan diplomatik, Indonesia diharapkan dapat berkontribusi mencegah eskalasi lebih jauh dan mengembalikan stabilitas kawasan.

Jangan Lewatkan:
  • Prabowo dan Raja Abdullah Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis
  • Indonesia-Malaysia Sepakat Dirikan Pusat Belajar di Sabah-Sarawak
  • Toyota Hentikan Penjualan Yaris Ativ di Thailand Akibat Skandal Tes Keselamatan Daihatsu
  • Arab Saudi Dukung Penuh Muslim Demi Melindungi Identitas Islam
Diplomasi Asia DPR RI Komisi I Keamanan Regional Konflik India Pakistan Mediator Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePegawai OIKN Dibekali Mitigasi Konflik Satwa Liar di IKN
Next Article DPR Pastikan Konflik India-Pakistan Tak Ganggu Haji 2025

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Jurnalisme di Bawah Bayang Algoritma

Editorial Udex Mundzir

Berhenti Pakai Satu Handuk untuk Badan dan Wajah

Daily Tips Lisda Lisdiawati

Outfit Kantor Simpel ala Capsule Wardrobe

Daily Tips Ericka

Energi Para Pahlawan

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Menjaga Lisan

Islami Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi