Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Kopdes Bidik Dana Pensiun ASN, Taspen Tunggu Aturan

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Kebijakan keamanan Israel picu protes warga Palestina yang ingin beribadah di kompleks suci tersebut.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati20 Maret 2026 Global
Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa
Kompleks Masjid Al-Aqsa (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Yerusalem – “Sunyi yang dipaksakan di hari kemenangan,” menjadi gambaran suasana di Yerusalem Timur ketika otoritas Israel melarang pelaksanaan salat Idul Fitri di kompleks Masjid Al Aqsa. Kebijakan ini memicu gelombang protes dari warga Palestina yang tetap berupaya mendekat ke lokasi suci tersebut.

Larangan ini diberlakukan oleh otoritas Israel dengan alasan keamanan, terutama di tengah meningkatnya ketegangan regional terkait konflik dengan Iran. Kebijakan tersebut mencakup pembatasan akses ke kawasan Kota Tua Yerusalem, termasuk pelarangan berkumpul dalam jumlah besar serta penutupan sebagian besar aktivitas ekonomi.

Warga Palestina pun menyerukan umat Muslim untuk tetap melaksanakan salat Idul Fitri sedekat mungkin dengan kompleks Al Aqsa pada Jumat (20/3/2026).

“Ini bukan hanya soal ibadah, tetapi juga hak kami untuk berada di tempat suci,” ujar salah satu warga Palestina yang ikut dalam aksi protes di sekitar Kota Tua.

Baca Juga:
  • Nigeria Geser Indonesia Jadi Negara Paling Dermawan
  • Alert! Ukraina Susun Serangan Besar-besaran ke Jantung Rusia
  • Pramuka Indonesia Gigih Hadapi Jambore Korsel Panas
  • Arkeologi dan Narasi Manusia

Pernyataan tersebut mencerminkan kekecewaan mendalam masyarakat setempat terhadap kebijakan pembatasan yang dinilai berlebihan. Sejumlah laporan juga menyebutkan aparat keamanan Israel menggunakan pentungan, granat kejut, dan gas air mata untuk membubarkan warga yang mencoba salat di luar tembok Kota Tua pada Jumat (10/3/2026).

Situasi ini berdampak luas, tidak hanya pada aspek keagamaan tetapi juga ekonomi. Kawasan Kota Tua yang biasanya ramai menjelang Idul Fitri berubah drastis menjadi sepi. Banyak toko milik warga Palestina terpaksa tutup karena pembatasan, sementara hanya apotek dan toko kebutuhan pokok yang diizinkan beroperasi.

Seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pembatasan tersebut memperburuk kondisi ekonomi mereka.

“Kami kehilangan momen penting untuk berdagang. Biasanya ini waktu paling ramai, tapi sekarang justru seperti kota mati,” katanya.

Artikel Terkait:
  • Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah
  • ASEAN Sepakati 8 Poin Deklarasi Kuala Lumpur di KTT ke-46
  • Situs Warisan Riyadh Saksi Sejarah Nasional Arab Saudi
  • Haikal Hassan Terancam Ditangkap Otoritas Arab Saudi

Pengamat menilai bahwa pembatasan ini berpotensi memperkeruh situasi di Yerusalem Timur, yang selama ini menjadi titik sensitif konflik Israel-Palestina. Kebijakan keamanan yang ketat, terutama pada momen keagamaan, kerap memicu ketegangan baru di lapangan.

Di sisi lain, otoritas Israel tetap bersikeras bahwa langkah tersebut diperlukan untuk mencegah potensi eskalasi konflik di tengah situasi geopolitik yang tidak stabil. Namun, bagi warga Palestina, pembatasan ini dianggap sebagai bentuk pembatasan kebebasan beragama yang semakin mempersempit ruang kehidupan mereka di wilayah yang disengketakan.

Ketegangan yang terus berlangsung ini menunjukkan bahwa Yerusalem Timur masih menjadi episentrum konflik yang kompleks, terutama ketika aspek keamanan dan kebebasan beribadah saling berbenturan.

Jangan Lewatkan:
  • Media Asing Soroti Tenggelamnya KMP Tunu di Selat Bali
  • Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump
  • Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei
  • Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan
Al Aqsa Idul Fitri Israel Palestina Konflik Global Yerusalem Timur
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePrabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN
Next Article Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Keistimewaan Buah Strawberry, Inilah Manfaat dan Fakta Menariknya

Food Alfi Salamah

Puncak Haji Tiba: Irjen Kemenag Minta Petugas Bersiap

Islami Alfi Salamah

Menjadi Lebih Baik

Islami Syamril Al-Bugisyi

Ketika Kebenaran Harus Antre di Meja Korupsi

Perspektif Udex Mundzir

Menggapai Suci Haji: Panduan Menyeluruh Lahir dan Batin

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Adit Musthofa22 Oktober 2026

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi