Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Garam Kusamba Bali, Warisan Leluhur yang Mendunia

Larung Cai Cirebon, Warisan Budaya Penuh Makna

Prabowo Pecat Listyo Sigit, Ariyo Windutomo Jadi Plt KSP

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 7 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

UK, Kanada, dan Australia Akui Kedaulatan Palestina

Pengakuan negara Palestina oleh Inggris, Kanada, dan Australia memicu harapan perdamaian, namun ditolak mentah-mentah oleh PM Israel Benjamin Netanyahu.
ErickaEricka22 September 2025 Global
Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer
Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

London – Inggris resmi mengakui negara Palestina pada Minggu (21/9/2025), disusul oleh Kanada, Australia, Portugal, dan Prancis. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer, dalam sebuah pernyataan video yang menekankan pentingnya solusi dua negara demi masa depan perdamaian.

“Hari ini kami bergabung dengan lebih dari 150 negara yang mengakui negara Palestina,” kata Starmer. Ia menyebut langkah ini sebagai janji kepada rakyat Palestina dan Israel bahwa masa depan yang lebih baik masih bisa diwujudkan. Starmer juga menyoroti krisis kemanusiaan di Gaza yang menurutnya telah mencapai titik terendah, dengan ribuan korban jiwa akibat kelaparan dan serangan militer.

Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, dan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyampaikan dukungan serupa. Carney menegaskan bahwa pengakuan Palestina adalah bagian dari upaya membangun harapan perdamaian, sementara Albanese menekankan legitimasi aspirasi rakyat Palestina untuk memiliki negara berdaulat.

Namun, langkah ini mendapat penolakan keras dari Israel. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menilai pengakuan negara Palestina sebagai hadiah besar bagi terorisme. “Negara Palestina tidak akan terwujud. Kalian memberikan hadiah besar kepada teroris,” ucap Netanyahu.

Baca Juga:
  • WMSJ 2025 Hadir di Jakarta, Ribuan Pramuka Muslim Dunia Berkumpul
  • Dubes Palestina Kritik Rencana Damai 20 Poin Trump untuk Gaza
  • Nigeria Geser Indonesia Jadi Negara Paling Dermawan
  • Google Diselidiki DOJ AS Terkait Dugaan Pelanggaran Antimonopoli

Reaksi senada datang dari sejumlah anggota partai konservatif Israel serta keluarga sandera yang masih ditawan di Gaza. Pemerintah Israel menegaskan bahwa langkah menuju solusi dua negara bukan bagian dari kebijakan mereka saat ini.

Sebaliknya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyambut baik keputusan tersebut. Dalam suratnya kepada Abbas, Starmer menegaskan pengakuan ini akan membantu membuka jalan bagi Palestina hidup berdampingan dengan Israel dalam kedamaian dan keamanan.

Pengakuan Palestina oleh negara-negara Barat ini dianggap memiliki simbolisme politik yang kuat, meski secara praktis tidak langsung mengubah kondisi di lapangan. Palestina masih menghadapi keterbatasan besar, termasuk tidak adanya perbatasan yang diakui internasional, ibu kota resmi, maupun tentara nasional.

Artikel Terkait:
  • Isi ‘Surat Cinta’ Kim Jong Un untuk Putin
  • Perkembangan Angkatan Laut China: Ancaman dan Tantangan Merebut Taiwan
  • Mobil Hidrogen Mulai Menarik Perhatian di Tengah Dominasi Kendaraan Listrik
  • Indonesia Siap Evakuasi 1.000 Warga Gaza, Prabowo: Kami Kirim Pesawat

Di Amerika Serikat, Presiden Donald Trump menyampaikan ketidaksetujuannya. Ia menyebut pengakuan Palestina berisiko dianggap sebagai penghargaan kepada Hamas, meskipun Starmer menegaskan langkah ini bukanlah dukungan bagi organisasi tersebut.

Sejak 1988, Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Palestina. Kini, lebih dari 139 negara di dunia telah memberikan pengakuan resmi, termasuk sejumlah anggota Uni Eropa seperti Irlandia, Norwegia, dan Spanyol yang telah menempuh langkah serupa pada Mei 2024.

Dengan semakin banyaknya negara besar yang memberikan pengakuan, isu Palestina kembali menempati posisi penting dalam diplomasi internasional, meski jalan menuju solusi dua negara masih penuh hambatan.

Jangan Lewatkan:
  • AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah
  • Singapura Perketat Larangan Vape, Ribuan Orang Ditangkap
  • Prabowo-Macron Sepakat Deklarasi 100 Tahun Indonesia-Prancis
  • Adzanil Prima Septy: Solidaritas Pramuka Indonesia Mendukung Palestina
Benjamin Netanyahu Israel Keir Starmer Konflik Timur Tengah Palestina
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTemu ISJ Sulawesi Selatan 2025 Resmi Digelar di Maros
Next Article Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Tahun 2025 di PP Al-Iman Putri Resmi Ditutup

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Titik Berat Indonesia dalam Konflik Timur Tengah

Perspektif Udex Mundzir

Asal-Usul Shalat Tarawih 8 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat

Islami Ericka

Pentingnya Persetujuan Warga dalam Infrastruktur Lingkungan

Refleksi Udex Mundzir

Musik AI Tanpa Hak Cipta

Refleksi Udex Mundzir

Guru ASN di Sekolah Swasta

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi