Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

UK, Kanada, dan Australia Akui Kedaulatan Palestina

Pengakuan negara Palestina oleh Inggris, Kanada, dan Australia memicu harapan perdamaian, namun ditolak mentah-mentah oleh PM Israel Benjamin Netanyahu.
ErickaEricka22 September 2025 Global
Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer
Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

London – Inggris resmi mengakui negara Palestina pada Minggu (21/9/2025), disusul oleh Kanada, Australia, Portugal, dan Prancis. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer, dalam sebuah pernyataan video yang menekankan pentingnya solusi dua negara demi masa depan perdamaian.

“Hari ini kami bergabung dengan lebih dari 150 negara yang mengakui negara Palestina,” kata Starmer. Ia menyebut langkah ini sebagai janji kepada rakyat Palestina dan Israel bahwa masa depan yang lebih baik masih bisa diwujudkan. Starmer juga menyoroti krisis kemanusiaan di Gaza yang menurutnya telah mencapai titik terendah, dengan ribuan korban jiwa akibat kelaparan dan serangan militer.

Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, dan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyampaikan dukungan serupa. Carney menegaskan bahwa pengakuan Palestina adalah bagian dari upaya membangun harapan perdamaian, sementara Albanese menekankan legitimasi aspirasi rakyat Palestina untuk memiliki negara berdaulat.

Namun, langkah ini mendapat penolakan keras dari Israel. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menilai pengakuan negara Palestina sebagai hadiah besar bagi terorisme. “Negara Palestina tidak akan terwujud. Kalian memberikan hadiah besar kepada teroris,” ucap Netanyahu.

Baca Juga:
  • Krisis Populasi Jepang: Sekolah Tutup Permanen
  • Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia
  • China Siapkan Roket Long March 10 untuk Misi Bulan 2030
  • Perubahan Dramatis: Arab Saudi Berdayakan Perempuan Sebagai Jubir

Reaksi senada datang dari sejumlah anggota partai konservatif Israel serta keluarga sandera yang masih ditawan di Gaza. Pemerintah Israel menegaskan bahwa langkah menuju solusi dua negara bukan bagian dari kebijakan mereka saat ini.

Sebaliknya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyambut baik keputusan tersebut. Dalam suratnya kepada Abbas, Starmer menegaskan pengakuan ini akan membantu membuka jalan bagi Palestina hidup berdampingan dengan Israel dalam kedamaian dan keamanan.

Pengakuan Palestina oleh negara-negara Barat ini dianggap memiliki simbolisme politik yang kuat, meski secara praktis tidak langsung mengubah kondisi di lapangan. Palestina masih menghadapi keterbatasan besar, termasuk tidak adanya perbatasan yang diakui internasional, ibu kota resmi, maupun tentara nasional.

Artikel Terkait:
  • Klaim Penjelajah Waktu Ramalkan Perang Dunia Ketiga
  • Ke Mana Pangeran Harry, Kok Tak Terlihat di Balkon Istana?
  • Elon Musk Akan Kurangi Waktu di DOGE, Fokus ke Tesla
  • Sekjen PBB: Upaya Pembersihan Etnis Palestina di Gaza Harus Dicegah!

Di Amerika Serikat, Presiden Donald Trump menyampaikan ketidaksetujuannya. Ia menyebut pengakuan Palestina berisiko dianggap sebagai penghargaan kepada Hamas, meskipun Starmer menegaskan langkah ini bukanlah dukungan bagi organisasi tersebut.

Sejak 1988, Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Palestina. Kini, lebih dari 139 negara di dunia telah memberikan pengakuan resmi, termasuk sejumlah anggota Uni Eropa seperti Irlandia, Norwegia, dan Spanyol yang telah menempuh langkah serupa pada Mei 2024.

Dengan semakin banyaknya negara besar yang memberikan pengakuan, isu Palestina kembali menempati posisi penting dalam diplomasi internasional, meski jalan menuju solusi dua negara masih penuh hambatan.

Jangan Lewatkan:
  • Eks Presiden Peru Divonis, Istri Lari ke Brasil
  • Rudal Rusia CH-55 Ditemukan di Hutan Polandia
  • Prabowo Serukan Persatuan ASEAN: Tak Kalah dengan Uni Eropa
  • Singapura Perketat Larangan Vape, Ribuan Orang Ditangkap
Benjamin Netanyahu Israel Keir Starmer Konflik Timur Tengah Palestina
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTemu ISJ Sulawesi Selatan 2025 Resmi Digelar di Maros
Next Article Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Tahun 2025 di PP Al-Iman Putri Resmi Ditutup

Informasi lainnya

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026

Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima

15 April 2026

Ketika Prostitusi Jadi Sistem Resmi

15 April 2026
Paling Sering Dibaca

Indonesia dan Dua Periode Jokowi yang Memalukan

Editorial Udex Mundzir

Makan Siang Gratis, Solusi Nutrisi?

Opini Lina Marlina

Poligami dalam Islam: Syarat, Larangan, dan Langkah Persiapan

Islami Udex Mundzir

Curug Pelangi, Panorama Air dan Cahaya

Travel Alfi Salamah

Job Fair SMK Daarul Abroor Siap Digelar, Dibuka Ust. Hudaifah Aslam Mubarak

Happy Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi