Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 6 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

UK, Kanada, dan Australia Akui Kedaulatan Palestina

Pengakuan negara Palestina oleh Inggris, Kanada, dan Australia memicu harapan perdamaian, namun ditolak mentah-mentah oleh PM Israel Benjamin Netanyahu.
ErickaEricka22 September 2025 Global
Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer
Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

London – Inggris resmi mengakui negara Palestina pada Minggu (21/9/2025), disusul oleh Kanada, Australia, Portugal, dan Prancis. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer, dalam sebuah pernyataan video yang menekankan pentingnya solusi dua negara demi masa depan perdamaian.

“Hari ini kami bergabung dengan lebih dari 150 negara yang mengakui negara Palestina,” kata Starmer. Ia menyebut langkah ini sebagai janji kepada rakyat Palestina dan Israel bahwa masa depan yang lebih baik masih bisa diwujudkan. Starmer juga menyoroti krisis kemanusiaan di Gaza yang menurutnya telah mencapai titik terendah, dengan ribuan korban jiwa akibat kelaparan dan serangan militer.

Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, dan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyampaikan dukungan serupa. Carney menegaskan bahwa pengakuan Palestina adalah bagian dari upaya membangun harapan perdamaian, sementara Albanese menekankan legitimasi aspirasi rakyat Palestina untuk memiliki negara berdaulat.

Namun, langkah ini mendapat penolakan keras dari Israel. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menilai pengakuan negara Palestina sebagai hadiah besar bagi terorisme. “Negara Palestina tidak akan terwujud. Kalian memberikan hadiah besar kepada teroris,” ucap Netanyahu.

Baca Juga:
  • Krisis Populasi Jepang: Sekolah Tutup Permanen
  • WHO: Rp163 Triliun Dibutuhkan untuk Pulihkan Gaza
  • Klaim Penjelajah Waktu Ramalkan Perang Dunia Ketiga
  • PBB Krisis Dana, Operasi dan Perekrutan Terancam Dihentikan

Reaksi senada datang dari sejumlah anggota partai konservatif Israel serta keluarga sandera yang masih ditawan di Gaza. Pemerintah Israel menegaskan bahwa langkah menuju solusi dua negara bukan bagian dari kebijakan mereka saat ini.

Sebaliknya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyambut baik keputusan tersebut. Dalam suratnya kepada Abbas, Starmer menegaskan pengakuan ini akan membantu membuka jalan bagi Palestina hidup berdampingan dengan Israel dalam kedamaian dan keamanan.

Pengakuan Palestina oleh negara-negara Barat ini dianggap memiliki simbolisme politik yang kuat, meski secara praktis tidak langsung mengubah kondisi di lapangan. Palestina masih menghadapi keterbatasan besar, termasuk tidak adanya perbatasan yang diakui internasional, ibu kota resmi, maupun tentara nasional.

Artikel Terkait:
  • Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk BRICS Demi Dominasi Dolar
  • Bongkar 9 Fakta Terbaru Konflik Rusia-Ukraina: Implikasi Hubungan China-Taiwan dan Jepang-NATO
  • Empat MoU Ekonomi Indonesia-China Diresmikan
  • Taiwan Larang PNS Gunakan DeepSeek AI, Khawatir Data Bocor ke Cina

Di Amerika Serikat, Presiden Donald Trump menyampaikan ketidaksetujuannya. Ia menyebut pengakuan Palestina berisiko dianggap sebagai penghargaan kepada Hamas, meskipun Starmer menegaskan langkah ini bukanlah dukungan bagi organisasi tersebut.

Sejak 1988, Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Palestina. Kini, lebih dari 139 negara di dunia telah memberikan pengakuan resmi, termasuk sejumlah anggota Uni Eropa seperti Irlandia, Norwegia, dan Spanyol yang telah menempuh langkah serupa pada Mei 2024.

Dengan semakin banyaknya negara besar yang memberikan pengakuan, isu Palestina kembali menempati posisi penting dalam diplomasi internasional, meski jalan menuju solusi dua negara masih penuh hambatan.

Jangan Lewatkan:
  • Votcha 2026 Ubah Cara Daftar Lari Jadi Lebih Adil
  • Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah
  • Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia
  • PUIC ke-19 Dibuka, Indonesia Tekankan Aksi Nyata untuk Palestina
Benjamin Netanyahu Israel Keir Starmer Konflik Timur Tengah Palestina
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTemu ISJ Sulawesi Selatan 2025 Resmi Digelar di Maros
Next Article Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Tahun 2025 di PP Al-Iman Putri Resmi Ditutup

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Sekolah Jam 6, Jam Malam Jam 9

Editorial Udex Mundzir

Nasaruddin Umar di Puncak Kepuasan Publik

Editorial Udex Mundzir

Zainal Abidin Syah, Sultan Pejuang Papua

Profil Alfi Salamah

Politik Kongkow, Rakyat Menunggu

Editorial Udex Mundzir

Bayang-Bayang Mafia di Sepak Bola Indonesia

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi