Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 9 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

PM Australia Tegas Tanggapi Kritik Netanyahu soal Pengakuan Palestina

Anthony Albanese membalas kecaman PM Israel dan tetap pada rencana mengakui negara Palestina.
ErickaEricka13 Agustus 2025 Global
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Canberra – Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menegaskan bahwa negaranya tidak akan mundur dari rencana mengakui Palestina sebagai negara, meskipun mendapat kritik keras dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dalam pernyataan kepada media pada Selasa (12/8/2025), Albanese menyebut sikap keras Israel terhadap krisis Gaza sebagai pemicu utama perubahan pandangan beberapa negara sekutu, termasuk Australia.

“Ia (Netanyahu) sekali lagi menegaskan kepada saya apa yang telah ia sampaikan di depan umum, yaitu menyangkal konsekuensi yang terjadi pada orang-orang yang tidak bersalah,” ujar Albanese, dikutip dari Reuters.

Menurutnya, kegagalan Israel mengakhiri agresi di Gaza mendorong Australia, bersama Prancis, Kanada, dan Inggris, untuk mengambil langkah pengakuan terhadap negara Palestina sebagai bentuk tekanan diplomatik. Albanese menilai Netanyahu mengabaikan peringatan dari negara-negara sekutunya sendiri terkait dampak kemanusiaan di kawasan tersebut.

Baca Juga:
  • Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk BRICS Demi Dominasi Dolar
  • Trump Desak Israel Hentikan Proses Hukum Netanyahu
  • Votcha 2026 Ubah Cara Daftar Lari Jadi Lebih Adil
  • Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Sebelumnya, Netanyahu menyampaikan kekecewaan terhadap rencana Australia, menilai langkah tersebut mengikuti jejak negara-negara Eropa yang menurutnya salah langkah. “Melihat negara-negara Eropa dan Australia masuk ke dalam lubang begitu saja, langsung terjerumus ke dalamnya. Ini mengecewakan dan saya pikir ini memalukan, tapi itu tidak mengubah posisi kami,” kata Netanyahu.

Rencana pengakuan resmi Palestina oleh Australia dijadwalkan diumumkan pada Sidang Majelis Umum PBB bulan September mendatang. Namun, keputusan tersebut disertai syarat bahwa Hamas tidak akan menjadi bagian dari pemerintahan negara Palestina di masa depan, sesuai komitmen Otoritas Palestina.

Di dalam negeri, kebijakan ini memicu perdebatan politik. Pemimpin oposisi dari kubu sayap kanan, Sussan Ley, mengkritik langkah pemerintah yang dianggap bertentangan dengan garis kebijakan luar negeri Australia selama ini. Ley bahkan menyatakan kekhawatiran bahwa kebijakan ini dapat merusak hubungan strategis Australia dengan Amerika Serikat.

Artikel Terkait:
  • Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia
  • Kemlu Dampingi 87 Mahasiswa RI Terdampak Larangan Harvard
  • Ketika Prostitusi Jadi Sistem Resmi
  • Tsunami 4 Meter Landa Rusia Akibat Gempa Dahsyat Kamchatka

Meski demikian, Albanese menegaskan bahwa keputusan ini sejalan dengan upaya mendukung solusi dua negara yang diakui secara internasional. Ia menilai pengakuan ini tidak hanya simbolis, tetapi bagian dari strategi untuk mendorong gencatan senjata dan membuka jalan bagi negosiasi perdamaian.

Dengan sikap tegas ini, Australia bergabung dalam gelombang dukungan internasional terhadap pembentukan negara Palestina, yang semakin mendapat momentum di tengah memburuknya krisis kemanusiaan di Gaza.

Jangan Lewatkan:
  • Elon Musk Akan Kurangi Waktu di DOGE, Fokus ke Tesla
  • PBB Nyatakan Gaza Alami Bencana Kelaparan Terparah
  • Menag Harap Paus Leo XIV Lanjutkan Komitmen Damai
  • Direktur Jenderal Kominfo Ingatkan Bahaya Deepfake AI dalam Pemilu 2024
Anthony Albanese Australia Benjamin Netanyahu Konflik Timur Tengah Palestina
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSelandia Baru Pertimbangkan Pengakuan Terhadap Kedaulatan Palestina
Next Article KPK Selidiki Perancang SK Kuota Haji yang Rugikan Negara Rp1 Triliun

Informasi lainnya

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026
Paling Sering Dibaca

Ai Sri Mulyani, Ketelitian yang Berbuah Terang

Profil Adit Musthofa

Rakyat Jabar Dijadikan Figuran “Bapak Aing”

Opini Lina Marlina

Reformasi Polri: Antara Penegak Hukum atau Duta Wisata?

Gagasan Udex Mundzir

Menjaga Keberkahan Rumah dalam Islam

Islami Udex Mundzir

Diesel X: BBM Baru Pertamina yang Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

Techno Assyifa
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi