Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

Demokrasi yang Mahal untuk Sekadar Mencari Kepastian

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 27 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Papua Nugini Diguncang Gempa M 6,9

Getaran kuat mengguncang laut dekat Pulau New Britain, warga sempat cemas akibat peringatan tsunami.
ErickaEricka5 April 2025 Global
Gempa M 6,9 Papua Nugini April 2025
Gempa M 6,9 Papua Nugini April 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Port Moresby – Ketegangan sempat melanda Papua Nugini setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,9 mengguncang wilayah timur laut negara itu pada Sabtu (5/4/2025) pagi.

Guncangan yang terjadi sekitar pukul 06.00 waktu setempat itu membuat warga di sekitar Pulau New Britain waswas, terutama karena sempat dikeluarkan peringatan tsunami oleh Pusat Peringatan Tsunami Pasifik.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan bahwa pusat gempa berada di laut, sekitar 194 kilometer timur Kota Kimbe, dan terjadi pada kedalaman 10 kilometer.

Meskipun pusat gempa berada cukup jauh dari pemukiman padat, namun kekuatannya cukup besar hingga memicu kewaspadaan luas di wilayah pesisir.

Baca Juga:
  • Trump Larang Masuk Warga dari 12 Negara, Indonesia Tak Masuk Daftar
  • Trump Larang Mahasiswa Asing Masuk Harvard
  • Relasi Kompleks Yunani dan Persia Kuno
  • ChatGPT Disorot, OpenAI Digugat Atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta

Tak lama setelah gempa terjadi, Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengeluarkan peringatan potensi tsunami dengan gelombang setinggi 1 hingga 3 meter.

Warga yang tinggal di pesisir dilaporkan sempat mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. Namun, peringatan ini kemudian dicabut setelah tidak terdeteksi adanya aktivitas tsunami yang signifikan.

“Kami telah mencabut semua peringatan setelah hasil pemantauan menunjukkan tidak ada gelombang besar yang mengancam,” ujar juru bicara lembaga tersebut sebagaimana dilansir AP.

Otoritas di Australia dan Selandia Baru juga memastikan bahwa tidak ada ancaman tsunami bagi negara mereka, meski berdekatan secara geografis dengan Papua Nugini.

Artikel Terkait:
  • Dukungan Palestina di Monas, Cholil: Tanpa Atribut Partai
  • Sekjen PBB: Upaya Pembersihan Etnis Palestina di Gaza Harus Dicegah!
  • Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk BRICS Demi Dominasi Dolar
  • Iran Eksekusi 2 Pria Penista Agama Islam

Sejauh ini, tidak ada laporan kerusakan atau korban jiwa dari otoritas setempat.

Papua Nugini dikenal sebagai bagian dari Cincin Api Pasifik, kawasan rawan gempa dan aktivitas vulkanik yang mengelilingi Samudra Pasifik. Sekitar 500.000 penduduk tinggal di Pulau New Britain, salah satu wilayah terdampak yang juga kerap menjadi episentrum gempa.

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas warga sudah mulai normal kembali, meskipun beberapa masih memilih bertahan di luar rumah sebagai langkah antisipatif.

Jangan Lewatkan:
  • Perjuangan Petani Mengatasi Tantangan di Era Modern
  • Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia
  • Menag Harap Paus Leo XIV Lanjutkan Komitmen Damai
  • Gua Abu Al Waul Menjadi Potensi Wisata Geologi Saudi
Cincin Api Pasifik Gempa Hari Ini Gempa Papua Nugini Global Disaster New Britain
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMasa WFA ASN Diperpanjang hingga 8 April 2025
Next Article Penumpang Bandara Soetta Tembus 168 Ribu Saat Arus Balik

Informasi lainnya

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Sejarah Perjalanan Haji Masa Kerajaan Nusantara

Islami Ericka

Cuaca Panas? Inilah Tanaman yang Bisa Menyejukan Rumah

Opini Alfi Salamah

Meski Terlambat, Tetap Harus Dipercepat

Editorial Udex Mundzir

Makin Canggih, Ini Alasan Warga Indonesia Pilih HP dengan Fitur AI

Techno Assyifa

Senyum di Tengah Derita

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Gelombang PHK Global 2025: Amazon hingga Nestlé Pangkas Ribuan Pekerja

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi