Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 28 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Peringatan Tsunami Usai Gempa M 7,4 di Kamchatka Rusia

Lempeng bumi kembali bergeser di Timur Jauh Rusia, memicu peringatan tsunami dari otoritas internasional.
ErickaEricka13 September 2025 Global
Gempa magnitudo 7,4 mengguncang lepas pantai Kamchatka, Rusia
Gempa magnitudo 7,4 mengguncang lepas pantai Kamchatka, Rusia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kamchatka – Wilayah lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia Timur Jauh, kembali diguncang gempa kuat bermagnitudo 7,4 pada Sabtu (13/9/2025). Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan episentrum terletak sekitar 111 kilometer timur Petropavlovsk-Kamchatsky, ibu kota administratif Kamchatka, dengan kedalaman 39,5 kilometer.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik memperingatkan adanya potensi gelombang berbahaya di sepanjang pantai Rusia dalam radius 300 kilometer dari titik pusat gempa. USGS sebelumnya mencatat magnitudo awal 7,5, lalu direvisi menjadi 7,4.

“Gempa ini merupakan gempa susulan terbesar sejak gempa utama pada Juli lalu,” bunyi pernyataan resmi USGS yang dikutip dari Bashkar. Badan itu menjelaskan mekanisme gempa kali ini dipicu patahan terbalik di zona subduksi Kuril-Kamchatka, di mana Lempeng Pasifik menunjam ke bawah Lempeng Amerika Utara dengan kecepatan sekitar 80 milimeter per tahun.

Baca Juga:
  • Perjuangan Petani Mengatasi Tantangan di Era Modern
  • Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah
  • Protes Besar-Besaran Meletus di Pakistan Usai Penangkapan Mantan PM Imran Khan
  • China Siapkan Roket Long March 10 untuk Misi Bulan 2030

Hingga berita ini ditulis, otoritas Rusia belum mengeluarkan laporan resmi terkait dampak kerusakan atau korban. Namun, warga di kawasan pesisir dilaporkan bersiaga menghadapi potensi tsunami.

Pada 29 Juli 2025 lalu, Kamchatka diguncang gempa bermagnitudo 8,8 dengan kedalaman dangkal 19,3 kilometer. Gempa tersebut memicu tsunami setinggi lima meter yang merusak bangunan, termasuk rumah tinggal dan sekolah, serta memicu evakuasi besar-besaran. Gelombang tsunami juga sempat mengancam kawasan Samudra Pasifik, termasuk Jepang dan Hawaii.

Artikel Terkait:
  • Jejak Lama Nusantara di Enam Negara Tetangga
  • Haikal Hassan Terancam Ditangkap Otoritas Arab Saudi
  • 240 Jurnalis Gugur di Gaza, Tertinggi Sepanjang Sejarah Perang
  • WHO Resmi Adopsi Kesepakatan Pandemi Global Pertama

Dengan gempa terbaru ini, kekhawatiran publik meningkat akan terulangnya bencana serupa. Para ahli menilai aktivitas tektonik di kawasan Kamchatka masih berpotensi memicu gempa besar susulan.

Sejauh ini, peringatan tsunami tetap berlaku, meski otoritas meminta masyarakat tidak panik dan tetap mengikuti arahan evakuasi darurat bila diperlukan.

Jangan Lewatkan:
  • Phubbing Berdampak Menjauhkan Manusia dengan Sekitarnya
  • Indonesia Desak PBB Usut Kematian 3 TNI di Lebanon
  • Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU
  • Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk BRICS Demi Dominasi Dolar
Gempa Rusia Kamchatka Tsunami Pasifik USGS Zona Subduksi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous Article142 Negara Dukung Deklarasi PBB Soal Palestina-Israel
Next Article PBNU Desak KPK Umumkan Tersangka Kasus Kuota Haji

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Roehana Koeddoes: Jejak Emansipasi Sang Pionir Pers

Biografi Alfi Salamah

Tifanil Oktafira, Dedikasikan Ilmu untuk Umat

Profil Silva

Rp8.100 per Dolar: Berkah atau Bencana?

Perspektif Udex Mundzir

Paspor Abadi Sang Firaun: Pelajaran Kepemimpinan yang Tak Pernah Mati

Happy Alfi Salamah

Unwanted Leader

Refleksi Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi