Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

WHO: Rp163 Triliun Dibutuhkan untuk Pulihkan Gaza

Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan kerusakan besar di Gaza memerlukan dana besar untuk pemulihan sistem kesehatan.
SilvaSilva18 Januari 2025 Global
Pemulihan Sistem Kesehatan Gaza oleh WHO
Pemulihan Sistem Kesehatan Gaza oleh WHO (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Gaza – Konflik Israel-Hamas telah menyebabkan kehancuran besar pada sistem kesehatan di Gaza. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, pemulihan infrastruktur kesehatan di wilayah ini membutuhkan setidaknya USD10 miliar atau sekitar Rp163 triliun selama lima hingga tujuh tahun ke depan. Perwakilan WHO untuk wilayah Palestina, Rik Peeperkorn, menyatakan estimasi awal untuk 1,5 tahun pertama mencapai lebih dari USD3 miliar atau sekitar Rp49 triliun.

“Di Gaza, kerusakannya begitu masif. Saya belum pernah melihat kehancuran sebesar ini di tempat lain sepanjang hidup saya,” kata Peeperkorn, Kamis (16/01/2025).

Menurut laporan WHO, kurang dari separuh rumah sakit di Gaza masih berfungsi. Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyambut baik pengumuman gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Namun, ia menekankan bahwa perdamaian adalah langkah terbaik untuk penyembuhan konflik ini.

“Kami menyambut kabar ini dengan lega, tetapi juga dengan kehati-hatian. Jika kedua belah pihak berkomitmen pada gencatan senjata, hal itu harus dimulai segera,” ujar Tedros.

Baca Juga:
  • PBB Krisis Dana, Operasi dan Perekrutan Terancam Dihentikan
  • Prabowo Dorong Pencak Silat Jadi Cabang Olahraga Resmi di Mesir
  • Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia
  • Kemlu Dampingi 87 Mahasiswa RI Terdampak Larangan Harvard

Tedros menambahkan, “Obat terbaik adalah perdamaian. Mari kita mulai penyembuhan ini demi kepentingan bersama.”

Sementara itu, hambatan dalam pengiriman bantuan kemanusiaan tetap menjadi perhatian utama. WHO menegaskan perlunya akses cepat dan aman untuk mempercepat distribusi bantuan ke seluruh wilayah Gaza.

Gencatan senjata yang dimediasi oleh para mediator internasional diharapkan menjadi titik awal rekonstruksi Gaza. Namun, tantangan besar dalam perbaikan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan kemanusiaan masih membayangi.

Artikel Terkait:
  • Putin Terpuruk Akibat Kekalahan-Kekalahan di Ukraina.
  • Perpaduan Tak Terduga: China Runtuh, RI Terdampak Tak Terelakkan
  • Indonesia-Yordania Jalin Kerja Sama Wakaf dan Beasiswa
  • Megahnya Penobatan Raja Charles III di Inggris

Peeperkorn menjelaskan bahwa WHO siap memperluas dukungannya, tetapi solusi politik diperlukan untuk mengatasi hambatan keamanan dan logistik. “Kami membutuhkan akses tanpa hambatan untuk mempercepat distribusi bantuan di wilayah ini,” tegasnya.

Gencatan senjata juga diiringi dengan rencana pertukaran tahanan antara Israel dan Hamas. Namun, beberapa pihak skeptis dengan kesepakatan ini, menganggapnya sebagai jeda sementara di tengah konflik yang telah berlangsung lama.

Jangan Lewatkan:
  • Masjid di Sydney Diancam Penembakan, PM Australia Kutuk Islamofobia
  • WMSJ 2025 Hadir di Jakarta, Ribuan Pramuka Muslim Dunia Berkumpul
  • Gempa dan Tsunami Vanuatu: Ibu Kota Hancur, WNI Belum Bisa Dihubungi
  • Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia
Gaza Hamas Israel Sistem Kesehatan Gaza WHO
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTikTok Resmi Ditutup di AS Mulai Minggu, Pengguna Beralih ke RedNote
Next Article Jejak Kehidupan

Informasi lainnya

WHO Selidiki Misteri Hantavirus di Kapal Pesiar

9 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026

Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima

15 April 2026
Paling Sering Dibaca

Mengagumkan Kiswah Mengalami Transformasi dalam 10 Fase

Islami Alfi Salamah

Cerdas Beramal

Islami Syamril Al-Bugisyi

Panduan Lengkap Memilih Helm yang Tepat untuk Keselamatan Berkendara

Daily Tips Udex Mundzir

China Hadirkan Menara Penyaring Udara Setinggi 328 Kaki

Lainnya Ericka

Narasi Dizalimi, Strategi Politik

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi