Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Tren Hidup Hemat Gen Z, Gengsi Mulai Ditinggalkan?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 16 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

WHO: Rp163 Triliun Dibutuhkan untuk Pulihkan Gaza

Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan kerusakan besar di Gaza memerlukan dana besar untuk pemulihan sistem kesehatan.
SilvaSilva18 Januari 2025 Global
Pemulihan Sistem Kesehatan Gaza oleh WHO
Pemulihan Sistem Kesehatan Gaza oleh WHO (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Gaza – Konflik Israel-Hamas telah menyebabkan kehancuran besar pada sistem kesehatan di Gaza. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, pemulihan infrastruktur kesehatan di wilayah ini membutuhkan setidaknya USD10 miliar atau sekitar Rp163 triliun selama lima hingga tujuh tahun ke depan. Perwakilan WHO untuk wilayah Palestina, Rik Peeperkorn, menyatakan estimasi awal untuk 1,5 tahun pertama mencapai lebih dari USD3 miliar atau sekitar Rp49 triliun.

“Di Gaza, kerusakannya begitu masif. Saya belum pernah melihat kehancuran sebesar ini di tempat lain sepanjang hidup saya,” kata Peeperkorn, Kamis (16/01/2025).

Menurut laporan WHO, kurang dari separuh rumah sakit di Gaza masih berfungsi. Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyambut baik pengumuman gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Namun, ia menekankan bahwa perdamaian adalah langkah terbaik untuk penyembuhan konflik ini.

“Kami menyambut kabar ini dengan lega, tetapi juga dengan kehati-hatian. Jika kedua belah pihak berkomitmen pada gencatan senjata, hal itu harus dimulai segera,” ujar Tedros.

Baca Juga:
  • Malaysia Klaim Blok Ambalat, DPR Desak Kemlu Bertindak Tegas
  • Peringatan Tsunami Usai Gempa M 7,4 di Kamchatka Rusia
  • Masjid di Sydney Diancam Penembakan, PM Australia Kutuk Islamofobia
  • Prabowo Serukan Solidaritas di KTT D8 Mesir: “Hak Asasi Tak Berlaku untuk Muslim”

Tedros menambahkan, “Obat terbaik adalah perdamaian. Mari kita mulai penyembuhan ini demi kepentingan bersama.”

Sementara itu, hambatan dalam pengiriman bantuan kemanusiaan tetap menjadi perhatian utama. WHO menegaskan perlunya akses cepat dan aman untuk mempercepat distribusi bantuan ke seluruh wilayah Gaza.

Gencatan senjata yang dimediasi oleh para mediator internasional diharapkan menjadi titik awal rekonstruksi Gaza. Namun, tantangan besar dalam perbaikan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan kemanusiaan masih membayangi.

Artikel Terkait:
  • Alert! Ukraina Susun Serangan Besar-besaran ke Jantung Rusia
  • Ke Mana Pangeran Harry, Kok Tak Terlihat di Balkon Istana?
  • Meksiko Gugat Google atas Perubahan Nama Teluk di Maps
  • China Terbitkan Visa ASEAN, Izin Tinggal 180 Hari Berlaku 5 Tahun

Peeperkorn menjelaskan bahwa WHO siap memperluas dukungannya, tetapi solusi politik diperlukan untuk mengatasi hambatan keamanan dan logistik. “Kami membutuhkan akses tanpa hambatan untuk mempercepat distribusi bantuan di wilayah ini,” tegasnya.

Gencatan senjata juga diiringi dengan rencana pertukaran tahanan antara Israel dan Hamas. Namun, beberapa pihak skeptis dengan kesepakatan ini, menganggapnya sebagai jeda sementara di tengah konflik yang telah berlangsung lama.

Jangan Lewatkan:
  • Menag Harap Paus Leo XIV Lanjutkan Komitmen Damai
  • Ambalat Masih Diperdebatkan, Perundingan Masuk Putaran 43
  • Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima
  • Volkswagen Setuju Pangkas 35.000 Karyawan di Jerman
Gaza Hamas Israel Sistem Kesehatan Gaza WHO
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTikTok Resmi Ditutup di AS Mulai Minggu, Pengguna Beralih ke RedNote
Next Article Jejak Kehidupan

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

WHO Selidiki Misteri Hantavirus di Kapal Pesiar

9 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

AI Menghapus Pekerjaan Manusia?

Refleksi Alfi Salamah

Saatnya Gen Z Pimpin Ekonomi Kreatif Digital

Bisnis Ericka

Taksi Terbang IKN: Mimpi yang Terbang Terlalu Tinggi

Editorial Udex Mundzir

Haji Idi dan Situasi Simalakama di Pilkada Sampang

Perspektif Udex Mundzir

10 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersama Pepaya

Food Assyifa
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi