Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 29 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Elon Musk Resmi Mundur dari DOGE

CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, resmi mengundurkan diri dari Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) yang dibentuk oleh Presiden AS Donald Trump.
ErickaEricka29 Mei 2025 Global
CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk
CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Washington DC – Elon Musk mengakhiri kiprahnya sebagai kepala Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), sebuah lembaga bentukan Presiden Donald Trump untuk memangkas pemborosan dan merampingkan birokrasi federal. Musk menyampaikan keputusannya mundur melalui akun X pribadinya pada Rabu (28/5/2025), setelah 130 hari menjabat.

Musk mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan dan menyebut DOGE sebagai proyek yang akan terus berkembang menjadi gaya kerja baru pemerintahan AS. Namun, kepergian Musk memunculkan spekulasi, mengingat beberapa hari sebelumnya ia secara terbuka mengkritik rancangan undang-undang pajak Trump yang dianggapnya terlalu mahal dan bertentangan dengan semangat efisiensi lembaga yang ia pimpin.

Mengutip laporan Reuters, pengunduran diri Musk terjadi tanpa dialog langsung dengan Presiden Trump. Keputusan disebut berasal dari lingkup staf senior setelah beberapa perbedaan kebijakan mencuat ke permukaan, termasuk perselisihan antara Musk dan penasihat perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro.

Selama menjabat, Musk dan timnya telah melakukan pemangkasan besar-besaran terhadap pegawai negeri sipil di AS, dengan total pengurangan sekitar 260 ribu pekerja atau 12 persen dari seluruh staf federal. Pemangkasan ini dilakukan melalui berbagai skema seperti pensiun dini dan pembelian masa kerja.

Baca Juga:
  • Phubbing Berdampak Menjauhkan Manusia dengan Sekitarnya
  • Menag Harap Paus Leo XIV Lanjutkan Komitmen Damai
  • PUIC ke-19 Dibuka, Indonesia Tekankan Aksi Nyata untuk Palestina
  • Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Gedung Putih menegaskan bahwa meskipun Musk mundur, misi DOGE akan tetap dilanjutkan. “Misi DOGE akan terus menguat sebagai budaya kerja baru dalam pemerintahan,” sebut pernyataan resmi.

Sementara itu, langkah politik Musk menuai reaksi dari sejumlah pemegang saham Tesla yang meminta agar ia lebih fokus mengurus perusahaan. Kekhawatiran muncul setelah penjualan dan harga saham Tesla menurun dalam beberapa bulan terakhir.

Meski sebelumnya menyumbang hampir US$300 juta untuk mendukung kampanye Partai Republik dan Presiden Trump, Musk belakangan menyatakan akan membatasi dukungan finansialnya untuk politik.

Artikel Terkait:
  • Eks Presiden Peru Divonis, Istri Lari ke Brasil
  • Pemilihan Umum Turki 2023: Ujian Terberat bagi Kekuasan Erdogan
  • Trump Desak Israel Hentikan Proses Hukum Netanyahu
  • Enam Negara Putuskan Idulfitri Jatuh pada 31 Maret 2025

“Saya rasa saya sudah cukup banyak berkontribusi,” kata Musk dalam sebuah forum ekonomi di Qatar awal bulan ini.

Kepergian Musk dari DOGE menandai babak baru hubungan antara sektor swasta dan pemerintahan AS, sekaligus menunjukkan tantangan nyata dalam upaya merombak birokrasi federal secara masif.

Jangan Lewatkan:
  • Prabowo Dorong Pencak Silat Jadi Cabang Olahraga Resmi di Mesir
  • Alert! Ukraina Susun Serangan Besar-besaran ke Jantung Rusia
  • Tentara Putin Kocar-kacir setelah Ukraina Menyerang Rusia di Bakhmut
  • Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah
DOGE Donald Trump Efisiensi Pemerintah AS Elon Musk Pemerintahan Trump
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKemenpar Gandeng Prancis Genjot Kunjungan Wisatawan
Next Article Libur Panjang Mei, 603 Ribu Tiket Kereta Terjual

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Keutamaan Shalat Berjamaah 40 Hari Berturut-Turut

Islami Ericka

Pelantikan Presiden di Jakarta, Jokowi Gagal Pindah Ibu Kota

Editorial Udex Mundzir

Risiko Seks di Luar Nikah bagi Pria Muslim

Islami Udex Mundzir

Unwanted Leader

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

1 Agustus, Hari Scarf Pramuka Se-Dunia: Ayo Tunjukkan Scarf-mu

Daily Tips Lina Marlina
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi