Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 29 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Enam Negara Putuskan Idulfitri Jatuh pada 31 Maret 2025

Data astronomi dan visibilitas hilal jadi landasan penetapan lebaran serentak di beberapa negara.
ErickaEricka30 Maret 2025 Global
Penetapan Idulfitri Global 31 Maret 2025
Ilustrasi Idulfitri 31 Maret 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ketidakterlihatan hilal pada Sabtu (29/3/2025) di berbagai belahan dunia Islam mengakibatkan sejumlah negara memutuskan untuk menggenapkan puasa Ramadan menjadi 30 hari. Berdasarkan informasi dari observatorium astronomi dan perhitungan hisab, enam negara secara resmi menetapkan bahwa Idulfitri 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.

Astronom asal Uni Emirat Arab, Ibrahim Al-Jarwan, menyatakan bahwa posisi bulan saat matahari terbenam pada Sabtu tidak memungkinkan hilal terlihat. Bahkan konjungsi bulan terjadi setelah matahari terbenam, sehingga secara ilmiah tak mungkin ada penampakan hilal.

Karena alasan itu, India mengumumkan bahwa 1 Syawal akan dirayakan pada Senin, setelah mengantisipasi bahwa hilal baru akan tampak pada Minggu malam.

Baca Juga:
  • Prabowo Dorong Pencak Silat Jadi Cabang Olahraga Resmi di Mesir
  • ASEAN Sepakati 8 Poin Deklarasi Kuala Lumpur di KTT ke-46
  • Iran Eksekusi 2 Pria Penista Agama Islam
  • Gempa M 7,7 Guncang Myanmar, Enam Wilayah Darurat

Bangladesh juga menyatakan keputusan serupa, dengan menyatakan Senin sebagai hari raya Idulfitri. Kondisi langit pada Sabtu dianggap tidak mendukung terlihatnya hilal secara kasat mata.

Di Indonesia, hasil sidang isbat Kementerian Agama menyimpulkan bahwa hilal belum memenuhi kriteria visibilitas menurut MABIMS. Laporan rukyat dari 33 titik di Indonesia juga menyatakan hilal tidak terlihat.

Malaysia dan Brunei pun menyatakan penetapan Senin sebagai hari Idulfitri setelah observatorium nasional menyampaikan bahwa hilal tak terlihat pada Sabtu petang.

Artikel Terkait:
  • Dinding Biru Pompeii, Simbol Kekayaan Romawi Kuno
  • Dosa Kolonialisme dan Propaganda Inggris di Indonesia
  • PBB Nyatakan Gaza Alami Bencana Kelaparan Terparah
  • Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

Australia, melalui Dewan Fatwa Nasionalnya, menetapkan Idulfitri pada Senin berdasarkan informasi astronomi yang menyebut bahwa hilal lahir setelah matahari terbenam. Maka bulan Ramadan harus disempurnakan menjadi 30 hari.

Dengan keputusan ini, enam negara di kawasan Asia dan Australia menyambut Idulfitri secara serempak. Hal ini mencerminkan keharmonisan dalam penggunaan metode ilmiah untuk kepentingan keagamaan, serta pentingnya sinkronisasi antara hisab dan rukyat sebagai dasar penetapan awal bulan hijriah.

Jangan Lewatkan:
  • Trump Somasi CNN dan NYT Usai Laporan Nuklir Iran Bocor
  • Toyota Hentikan Penjualan Yaris Ativ di Thailand Akibat Skandal Tes Keselamatan Daihatsu
  • Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Vanuatu, Tsunami Teramati
  • China Kecam Israel Atas Serangan Rumah Sakit di Gaza
Idulfitri 2025 Kawasan Asia Penampakan Hilal Perayaan Lebaran Serentak Rukyat Global
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKukar Dorong Hilirisasi Rumput Laut dan Minyak Makan Merah di 2025
Next Article Idulfitri di Muara Leka Berlangsung Aman dan Penuh Kebersamaan

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Polemik Privasi di Era Digital

Perspektif Udex Mundzir

Ciri-Ciri Buzzer dan Pengaruhnya dalam Dunia Bisnis

Bisnis Ericka

Benturan Kekuasaan dan Kemanusiaan

Perspektif Assyifa

Zainal Abidin Syah, Sultan Pejuang Papua

Profil Alfi Salamah

Pajak: Cermin Keberlanjutan atau Beban Tanpa Akhir?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi