Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 20 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Dosa Kolonialisme dan Propaganda Inggris di Indonesia

Indonesia juga pernah dijajah dalam waktu singkat, yakni pada 1811-1816. Meski demikian, Indonesia tak termasuk dalam daftar resmi negara koloni Inggris
Dexpert CorpDexpert Corp7 Mei 2023 Global
penobatan raja charles iii
Penobatan Raja Charles III (EMMANUEL DUNAND/AFP via Getty Images)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Westminster Abbey – Pada Sabtu (6/5/2023) lalu, Inggris melaksanakan upacara pengangkatan Raja Charles III sebagai kepala monarki dengan meriah. Acara tersebut menjadi yang terbesar dalam tujuh dekade terakhir di Inggris.

Namun demikian, Raja Charles III terbebani oleh kesalahan masa lalu Kerajaan Inggris yang terlibat dalam praktik kolonialisme dan imperialisme yang melegitimasi perbudakan. Fakta sejarah ini patut diperhatikan.

Di era kejayaannya tahun 1921, Kerajaan Inggris mengklaim sekitar seperempat wilayah Bumi. Dari 194 negara, hanya 22 di antaranya yang bukan termasuk jajahan Inggris.

Indonesia juga pernah dijajah dalam waktu singkat, yakni pada 1811-1816. Meski demikian, Indonesia tak termasuk dalam daftar resmi negara koloni Inggris.

Dosa Inggris di Indonesia

Terlepas dari fakta tersebut, Inggris memiliki peran penting dalam tragedi 1965 yang memakan banyak korban. Hal ini tertuang dalam dokumen yang sudah dideklasifikasi pada 2021 lalu.

Baca Juga:
  • Gempa dan Tsunami Vanuatu: Ibu Kota Hancur, WNI Belum Bisa Dihubungi
  • Trump Ubah Pentagon Jadi Departemen Perang, Sindir Xi-Putin-Kim
  • Mobil Hidrogen Mulai Menarik Perhatian di Tengah Dominasi Kendaraan Listrik
  • Trump Desak Harvard Batasi Mahasiswa Asing Jadi 15%

Dilansir dari The Guardian, Minggu (7/5/2023), dokumen tersebut memuat upaya propaganda Inggris untuk menggulingkan Soekarno yang kala itu menjabat Presiden RI.

Pemicunya adalah penolakan Soekarno atas pendirian Federasi Malaysia. Soekarno kala itu curiga bahwa upaya ini hanya memuaskan kepentingan kolonialisme Inggris.

Tak terima, Inggris pun melancarkan aksi provokasi dan propaganda yang dipimpin pejabat Kantor Luar Negeri Inggris, Ed Waynne. Tim kecilnya menyebar ribuan pamflet ke Indonesia melalui Hong Kong, Jepang, dan Manila.

Tujuannya agar para anti-komunis bersatu melawan PKI yang saat itu mendukung penuh kepemimpinan Soekarno. Isinya juga merujuk ke ajakan membunuh Menteri Luar Negeri Subandrio, serta menebar kebencian ke masyarakat etnis China di Indonesia.

Artikel Terkait:
  • Honda dan Nissan Siapkan Merger, Fokus Kejar Produksi EV
  • Salwan Momika, Pembakar Al-Qur’an, Tewas Ditembak di Swedia
  • Google Diselidiki DOJ AS Terkait Dugaan Pelanggaran Antimonopoli
  • Bongkar 9 Fakta Terbaru Konflik Rusia-Ukraina: Implikasi Hubungan China-Taiwan dan Jepang-NATO

Selebaran itu ditujukan pula ke masyarakat Muslim anti-komunis. Inggris memanas-manasi mereka dengan menyebut bahwa komunis China akan menguasai Indonesia.

Upaya kudeta ke Soekarno sempat gagal. Namun, kekisruhan nasional bermuara ke penculikan dan pembunuhan 6 jenderal RI. Militer menyalahkan PKI dan terjadi pertumpahan darah yang lebih besar.

Dalam salah satu pamflet rahasia Inggris, tertulis soal penyesalan negara tersebut atas kisruh yang tak terkendali pada etnis China di Indonesia. Akan tetapi, dalam pamflet tertulis, “kami menyadari itu salah mereka sendiri”.

Jangan Lewatkan:
  • Gempa M 7,7 Guncang Myanmar, Ratusan Terluka, Dampak Hingga Thailand
  • Australia Umumkan Rencana Akui Negara Palestina di UNGA September
  • Prabowo dan Raja Abdullah Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis
  • Komisi I DPR Desak Pemerintah Jadi Mediator India-Pakistan

Pada tahun 1966, dalam laporannya, Wynne mengatakan operasi propaganda di Indonesia cukup berhasil. Kepentingan politik Inggris terkabulkan. Antara lain penggulingan Soekarno, berakhirnya konfrontasi Indonesia-Malaysia, dan jatuhnya Subandrio.

propaganda Raja Charles III Soekarno
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePresiden Jokowi Bocorkan Isu Myanmar di KTT ASEAN
Next Article Sejarah dan Keutamaan Surah Yasin dalam Al-Qur’an: Kisah dan Pengaruhnya

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

8 Manfaat Berhenti Konsumsi Gula bagi Kesehatan

Daily Tips Assyifa

Petualangan Haji: Masjid Quba sebagai Pintu Gerbang Pertama

Islami Alfi Salamah

Prabowo dan Titiek Soeharto, Cinta Lama Bersemi Kembali?

Lifestyles Assyifa

Etika Batuk yang Benar untuk Mencegah Penyebaran Penyakit

Daily Tips Assyifa

Sembilan Tips Menjaga Kebersamaan Rombongan di Masjid Nabawi

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Silfester Matutina Dieksekusi Terkait Fitnah Jusuf Kalla

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi