Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hari Konservasi Dunia, Saatnya Menjaga Bumi

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 28 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Trump Resmikan Fase Dua Kesepakatan Gencatan Gaza

Donald Trump resmi mengumumkan dimulainya fase kedua kesepakatan gencatan senjata Gaza.
ErickaEricka15 Oktober 2025 Global
Trump
Donald Trump (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Washington D.C. – Pengumuman tersebut disampaikan Trump melalui platform media sosial Truth Social pada Selasa (14/10/2025), hanya sehari setelah keberhasilan tahap pertama yang mencakup pembebasan 20 sandera Israel. Proses tersebut difasilitasi oleh empat mediator internasional: Amerika Serikat, Turki, Qatar, dan Mesir.

“Seluruh dua puluh sandera telah kembali, dan perasaan adalah sebaik yang diharapkan,” tulis Trump. Namun ia menegaskan, misi belum berakhir. “Sebuah beban besar telah terangkat, tetapi pekerjaan belum selesai. Mereka yang tewas belum dipulangkan, seperti yang dijanjikan! Fase Dua dimulai sekarang juga!!!” tambahnya dalam unggahan yang menekankan komitmen pemulangan jasad sandera yang gugur.

Fase pertama kesepakatan itu berjalan dalam ketegangan tinggi, melibatkan pertukaran sandera-tahanan antara Hamas dan Israel. Selain pembebasan 20 sandera Israel yang selamat, ratusan tahanan Palestina juga dibebaskan dari berbagai penjara, termasuk Penjara Ofer dan fasilitas di Gurun Negev. Langkah ini menjadi sinyal awal dari diplomasi baru yang diupayakan pemerintahan Trump untuk menstabilkan kawasan.

Sebelumnya, Trump menggelar pertemuan dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi di kota resor Sharm el-Sheikh pada Senin (13/10/2025). Pertemuan tersebut membahas dukungan internasional terhadap peta jalan perdamaian yang dirancang Washington untuk Gaza.

Baca Juga:
  • Arab Saudi Dukung Penuh Muslim Demi Melindungi Identitas Islam
  • 142 Negara Dukung Deklarasi PBB Soal Palestina-Israel
  • Ketika Prostitusi Jadi Sistem Resmi
  • WOSM Buka Lowongan Sekjen Baru, Cari Pemimpin Kepanduan Global

Menurut sumber diplomatik di Gedung Putih, fase kedua akan jauh lebih kompleks dibandingkan tahap awal. Tiga agenda utama menjadi fokus: pembentukan mekanisme pemerintahan baru di Gaza, pembentukan pasukan multinasional untuk menjaga stabilitas, dan pelucutan senjata Hamas. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk memastikan Gaza tidak lagi menjadi titik konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

“Tujuan Amerika Serikat adalah menciptakan kondisi yang memungkinkan Gaza dikelola secara stabil dan damai, di bawah pengawasan internasional,” ujar salah satu pejabat senior AS yang enggan disebutkan namanya, dikutip dari laporan resmi Departemen Luar Negeri.

Namun, para analis memperingatkan bahwa fase kedua ini dapat menimbulkan perdebatan luas. Upaya pelucutan senjata Hamas diperkirakan menjadi isu paling sensitif, mengingat kelompok itu masih memiliki kendali besar di lapangan dan dukungan dari sebagian masyarakat Gaza.

Artikel Terkait:
  • China Terbitkan Visa ASEAN, Izin Tinggal 180 Hari Berlaku 5 Tahun
  • Ambalat Masih Diperdebatkan, Perundingan Masuk Putaran 43
  • Prabowo Serukan Solidaritas di KTT D8 Mesir: “Hak Asasi Tak Berlaku untuk Muslim”
  • Gempa M 7,7 Guncang Myanmar, Ratusan Terluka, Dampak Hingga Thailand

Langkah menuju gencatan senjata ini dilatarbelakangi oleh krisis kemanusiaan yang telah berlangsung selama dua tahun terakhir. Sejak serangan Israel pada Oktober 2023, lebih dari 67.000 warga Palestina tewas, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Kondisi tersebut memicu desakan global untuk segera menghentikan kekerasan dan mencari solusi permanen.

Dengan dimulainya fase kedua, fokus perundingan kini bergeser dari sekadar penghentian tembak-menembak menuju restrukturisasi politik dan keamanan jangka panjang. Meski tantangan masih besar, pemerintahan Trump menilai langkah ini sebagai titik awal menuju perdamaian yang lebih berkelanjutan bagi Gaza dan kawasan sekitarnya.

Jangan Lewatkan:
  • Perkembangan Angkatan Laut China: Ancaman dan Tantangan Merebut Taiwan
  • Peringatan Tsunami Usai Gempa M 7,4 di Kamchatka Rusia
  • Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia
  • Dosa Kolonialisme dan Propaganda Inggris di Indonesia
Donald Trump Fase Dua Gencatan Senjata Gaza Hamas Israel Perdamaian Timur Tengah.
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenkeu Purbaya Pertimbangkan Pemangkasan PPN Tahun 2026
Next Article Kasus Radiasi Cikande Masuk Tahap Penyidikan, PT PMT Dianggap Lalai

Informasi lainnya

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

25 Juni 2026

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Tanda-Tanda Allah Akan Menaikkan Derajatmu

Islami Assyifa

Satpam BCA: Garda Depan Pelayanan Perbankan

Bisnis Assyifa

Senyum Sebagai Sedekah yang Bernilai Ibadah

Islami Silva

Menebus Dosa Ghibah Menurut Islam

Islami Ericka

Koperasi Desa atau Alat Kuasa?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi