Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

Demokrasi yang Mahal untuk Sekadar Mencari Kepastian

Negeri yang Tak Kekurangan Lembaga, Tapi Kekurangan Kejelasan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 24 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah

Pelepasan cadangan strategis dilakukan guna meredam lonjakan harga energi akibat ketegangan perang di kawasan Timur Tengah.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati12 Maret 2026 Global
AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah
Ilustrasi Kapal tanker melintas di Selat Hormuz, Iran. (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tokyo – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali mengguncang pasar energi global. Pemerintah Amerika Serikat memutuskan melepas ratusan juta barel minyak dari cadangan daruratnya sebagai langkah darurat untuk menstabilkan harga energi yang melonjak akibat konflik militer di kawasan tersebut.

Pemerintah Amerika Serikat pada Rabu (11/3/2026) mengumumkan akan melepaskan sekitar 172 juta barel minyak dari Cadangan Minyak Strategis (Strategic Petroleum Reserve/SPR).

Kebijakan ini dijadwalkan mulai berlaku pada pekan depan sebagai respons atas lonjakan harga energi global yang dipicu perang antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran di kawasan Timur Tengah. Langkah tersebut menjadi bagian dari aksi kolektif yang dilakukan oleh 32 negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) yang sepakat menggelontorkan total 400 juta barel minyak dari cadangan darurat masing-masing negara.

“Mereka (Iran) telah memanipulasi dan mengancam keamanan energi Amerika dan sekutunya,” kata Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright dalam sebuah pernyataan resmi.
“Di bawah kepemimpinan Presiden Trump, masa-masa seperti itu akan segera berakhir,” lanjutnya.

Pelepasan minyak dari cadangan strategis AS tersebut diperkirakan berlangsung selama sekitar 120 hari. Kebijakan ini diharapkan dapat menambah pasokan minyak global sekaligus meredam tekanan harga energi yang meningkat tajam akibat konflik geopolitik yang memicu kekhawatiran terhadap gangguan distribusi minyak di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga:
  • Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa
  • Arkeologi dan Narasi Manusia
  • Honda dan Nissan Siapkan Merger, Fokus Kejar Produksi EV
  • Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

Langkah kolektif negara-negara anggota IEA ini juga mencerminkan kekhawatiran internasional terhadap stabilitas pasokan energi dunia. Wilayah Timur Tengah, khususnya jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz, merupakan salah satu jalur vital perdagangan minyak global.

Ketegangan militer yang terjadi di kawasan itu menimbulkan risiko terganggunya arus distribusi minyak, yang pada akhirnya berdampak langsung terhadap harga energi di berbagai negara.

Aksi pelepasan cadangan minyak oleh IEA kali ini menjadi yang pertama sejak tahun 2022, ketika invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina memicu krisis energi global. Pada saat itu, negara-negara anggota IEA juga mengoordinasikan pelepasan cadangan minyak guna menahan lonjakan harga energi dunia.

Para analis energi menilai langkah kolektif tersebut merupakan upaya penting untuk menenangkan pasar energi yang sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik. Dengan menambah pasokan minyak ke pasar global, negara-negara konsumen utama berharap dapat menekan volatilitas harga yang berpotensi membebani perekonomian global.

Artikel Terkait:
  • Indonesia Resmi Gabung WHO Kawasan Pasifik Barat
  • Dosa Kolonialisme dan Propaganda Inggris di Indonesia
  • Dampak Konflik Timur Tengah, BBM Asia Naik Tajam
  • Alert! Ukraina Susun Serangan Besar-besaran ke Jantung Rusia

Selain itu, pelepasan cadangan darurat ini juga menunjukkan bagaimana negara-negara industri berusaha menjaga stabilitas energi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Ketergantungan dunia terhadap pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah masih sangat tinggi, sehingga konflik yang terjadi di wilayah tersebut dapat dengan cepat memicu gejolak pasar global.

Jika situasi konflik terus berlanjut, para pengamat memperkirakan pasar energi dunia akan tetap berada dalam kondisi tidak stabil. Oleh karena itu, langkah koordinasi internasional seperti yang dilakukan oleh IEA dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan energi global.

Dengan tambahan pasokan dari cadangan darurat tersebut, pasar energi diharapkan dapat lebih stabil dalam beberapa bulan mendatang, meskipun ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah masih menjadi faktor utama yang terus diawasi oleh para pelaku pasar global.

Jangan Lewatkan:
  • Korban Gempa Vanuatu Terus Bertambah, Operasi Penyelamatan Berlanjut
  • Votcha 2026 Ubah Cara Daftar Lari Jadi Lebih Adil
  • Singapura Perketat Larangan Vape, Ribuan Orang Ditangkap
  • Direktur RS Indonesia Gugur di Gaza, DPR Desak Antisipasi Serangan Serupa

Cadangan Minyak AS Geopolitik Energi IEA Konflik Timur Tengah Pasar Energi Global
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleFriderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil
Next Article BMKG Prediksi Idul Fitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026

Informasi lainnya

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

26 Mei 2026

Penembak Gedung Putih Pernah Ancam Trump

24 Mei 2026

Sejarah Hari Bumi, Dari Krisis Lingkungan ke Aksi Dunia

22 April 2026

Invasi Teluk Babi, Gagalnya Strategi dan Luka Sejarah

19 April 2026

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

19 April 2026

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

18 April 2026
Paling Sering Dibaca

Hukum Mencium Tangan dan Berdiri untuk Menghormati dalam Islam

Islami Ericka

Keistimewaan Buah Strawberry, Inilah Manfaat dan Fakta Menariknya

Food Alfi Salamah

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

Islami Lisda Lisdiawati

Misteri Tempat Pancung Dekat Masjid Jaffali di Jeddah

Islami Alfi Salamah

Refleksi Kemenangan dan Kekalahan dalam Pilkada 2024

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Pramuka SMKN 3 Bone Gelar Laga Palang 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Mic Wireless Untuk Masjid Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi