Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Negeri yang Tak Kekurangan Lembaga, Tapi Kekurangan Kejelasan

Rakyat Bertanya, Negara Menjawab dengan Prosedur

Negara Hukum yang Sistem Hukumnya Dibuat Ruwet

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 24 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BMKG Prediksi Idul Fitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026

Data astronomi menunjukkan hilal belum memenuhi kriteria MABIMS sehingga Ramadan berpotensi disempurnakan menjadi 30 hari.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati12 Maret 2026 Nasional
BMKG Prediksi Idul Fitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026
Tim pengamat hilal Lembaga Dakwah Islam Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Penentuan Hari Raya Idul Fitri sering diibaratkan seperti menunggu garis tipis cahaya di ufuk senja. Tahun ini, tanda itu diperkirakan datang sedikit lebih lambat. Data astronomi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan kemungkinan besar 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Prediksi tersebut didasarkan pada hasil perhitungan posisi bulan saat matahari terbenam pada Kamis 19 Maret 2026, yang menjadi momen penting dalam pengamatan hilal sebagai penentu awal bulan Syawal.

BMKG menjelaskan bahwa konjungsi atau ijtimak diperkirakan terjadi pada Kamis 19 Maret 2026 pukul 08.23.23 WIB, atau 09.23.23 WITA dan 10.23.23 WIT. Konjungsi merupakan peristiwa astronomi ketika posisi Bulan dan Matahari berada pada bujur ekliptika yang sama jika dilihat dari pusat Bumi, yang menandai pergantian bulan dalam kalender Hijriah.

Karena peristiwa konjungsi terjadi sebelum matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia, maka proses pengamatan hilal secara rukyat dapat dilakukan setelah waktu Magrib pada hari yang sama. Namun, berdasarkan analisis astronomi BMKG, posisi hilal saat itu diperkirakan belum memenuhi kriteria yang telah disepakati negara anggota Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), yaitu ketinggian minimal 3 derajat serta elongasi 6,4 derajat.

Baca Juga:
  • DPR Minta Pemerintah Perketat Regulasi Pinjol untuk Lindungi Masyarakat
  • Konferensi Riyadh Soroti Sejarah dan Mata Uang Islam
  • Nusron Wahid Jamin Keamanan Sertifikat Elektronik, Data Center Anti Bobol
  • Kaesang Tanggapi Keluh Kesah Pelaku UMKM di Karanganyar

BMKG mencatat ketinggian hilal di Indonesia saat matahari terbenam pada 19 Maret 2026 berkisar antara 0,91 derajat di Merauke hingga sekitar 3,13 derajat di Sabang. Sementara itu, elongasi geosentris diperkirakan berada pada rentang 4,54 derajat di wilayah Papua hingga 6,1 derajat di Aceh. Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia kemungkinan belum memenuhi syarat visibilitas hilal sesuai standar MABIMS.

Prediksi yang sama juga disampaikan oleh peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin. Ia menjelaskan bahwa secara astronomi posisi hilal pada saat Magrib 19 Maret 2026 di kawasan Asia Tenggara masih belum memenuhi kriteria yang digunakan dalam penentuan awal bulan Hijriah.

“Fakta astronomi, pada saat Maghrib 19 Maret 2026 di wilayah Asia Tenggara, hilal belum memenuhi kriteria baru MABIMS,” kata Thomas.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat kemungkinan besar bulan Ramadan akan disempurnakan menjadi 30 hari. Jika skenario itu terjadi, maka umat Islam di Indonesia diperkirakan akan merayakan Idul Fitri pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Artikel Terkait:
  • Dewan Pers Desak Polri Usut Teror Kepala Babi ke Jurnalis Tempo
  • Kaltim Jadi Tuan Rumah, 38 Daerah Siap Ikuti MTQ Nasional Ke-30
  • Puan Maharani Ajak Perkuat Persaudaraan di Momen Imlek
  • Petugas Daker dan Sektor Sambut Jamaah Haji Indonesia

Meski demikian, penetapan resmi awal Syawal tetap menunggu keputusan pemerintah melalui sidang isbat yang akan diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada Kamis, 19 Maret 2026. Dalam sidang tersebut, pemerintah akan mempertimbangkan dua metode utama, yakni perhitungan astronomi (hisab) dan laporan hasil pengamatan hilal (rukyat) dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia.

Hasil sidang isbat nantinya akan menjadi dasar penetapan resmi Hari Raya Idul Fitri bagi umat Islam di Indonesia, sekaligus menjadi penanda berakhirnya bulan Ramadan dan dimulainya bulan Syawal.

Jangan Lewatkan:
  • Prabowo Hadiri May Day, Disebut Sejarah Sejak Era Bung Karno
  • Aturan Baru Batasi Medsos Anak Mulai Berlaku
  • Wisata Bahari Keindahan Kampung Nelayan di Bontang, Kalimantan
  • Lecehkan Perawat Wanita, Dokter di Saudi Dihukum Lima Tahun Penjara
BMKG Hilal Syawal Idul Fitri 2026 Kalender Hijriah Rukyat Hilal
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah
Next Article Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Keistimewaan Buah Strawberry, Inilah Manfaat dan Fakta Menariknya

Food Alfi Salamah

Kades Wunut Klaten Bagikan THR Rp200 Ribu per Warga

Happy Ericka

Demokrasi yang Tersandera Kotak Kosong

Opini Silva

Peluang Usaha di Balik Batas Medsos

Editorial Lisda Lisdiawati

Dari Sel Penjara ke Ruang Sidang

Profil Lisda Lisdiawati
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

Pramuka SMKN 3 Bone Gelar Laga Palang 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi