Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

WHO Selidiki Misteri Hantavirus di Kapal Pesiar

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 13 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BMKG Prediksi Idul Fitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026

Data astronomi menunjukkan hilal belum memenuhi kriteria MABIMS sehingga Ramadan berpotensi disempurnakan menjadi 30 hari.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati12 Maret 2026 Nasional
BMKG Prediksi Idul Fitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026
Tim pengamat hilal Lembaga Dakwah Islam Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Penentuan Hari Raya Idul Fitri sering diibaratkan seperti menunggu garis tipis cahaya di ufuk senja. Tahun ini, tanda itu diperkirakan datang sedikit lebih lambat. Data astronomi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan kemungkinan besar 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Prediksi tersebut didasarkan pada hasil perhitungan posisi bulan saat matahari terbenam pada Kamis 19 Maret 2026, yang menjadi momen penting dalam pengamatan hilal sebagai penentu awal bulan Syawal.

BMKG menjelaskan bahwa konjungsi atau ijtimak diperkirakan terjadi pada Kamis 19 Maret 2026 pukul 08.23.23 WIB, atau 09.23.23 WITA dan 10.23.23 WIT. Konjungsi merupakan peristiwa astronomi ketika posisi Bulan dan Matahari berada pada bujur ekliptika yang sama jika dilihat dari pusat Bumi, yang menandai pergantian bulan dalam kalender Hijriah.

Karena peristiwa konjungsi terjadi sebelum matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia, maka proses pengamatan hilal secara rukyat dapat dilakukan setelah waktu Magrib pada hari yang sama. Namun, berdasarkan analisis astronomi BMKG, posisi hilal saat itu diperkirakan belum memenuhi kriteria yang telah disepakati negara anggota Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), yaitu ketinggian minimal 3 derajat serta elongasi 6,4 derajat.

Baca Juga:
  • KKP Luncurkan Command Center 24 Jam untuk Berantas Illegal Fishing
  • Komisi VI dan XI DPR Disahkan Jadi Mitra Kerja BPI Danantara
  • Temukan Keindahan Bersejarah Dubai di Al Fahidi
  • Akhir Perjuangan, Politisi Gerindra Desmond J Mahesa

BMKG mencatat ketinggian hilal di Indonesia saat matahari terbenam pada 19 Maret 2026 berkisar antara 0,91 derajat di Merauke hingga sekitar 3,13 derajat di Sabang. Sementara itu, elongasi geosentris diperkirakan berada pada rentang 4,54 derajat di wilayah Papua hingga 6,1 derajat di Aceh. Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia kemungkinan belum memenuhi syarat visibilitas hilal sesuai standar MABIMS.

Prediksi yang sama juga disampaikan oleh peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin. Ia menjelaskan bahwa secara astronomi posisi hilal pada saat Magrib 19 Maret 2026 di kawasan Asia Tenggara masih belum memenuhi kriteria yang digunakan dalam penentuan awal bulan Hijriah.

“Fakta astronomi, pada saat Maghrib 19 Maret 2026 di wilayah Asia Tenggara, hilal belum memenuhi kriteria baru MABIMS,” kata Thomas.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat kemungkinan besar bulan Ramadan akan disempurnakan menjadi 30 hari. Jika skenario itu terjadi, maka umat Islam di Indonesia diperkirakan akan merayakan Idul Fitri pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Artikel Terkait:
  • Diskon Tarif Tol Diberlakukan di 10 Ruas Selama Libur Iduladha
  • 27 September Resmi Jadi Hari Komedi Nasional
  • Diatas Kapal Pinisi, Jokowi dan Pemimpin ASEAN Menikmati Senja di Labuan Bajo
  • Politisi PDIP DKI Meminta Kejaksaan Menginvestigasi Masalah Halte Transjakarta Revitalisasi Era Anies

Meski demikian, penetapan resmi awal Syawal tetap menunggu keputusan pemerintah melalui sidang isbat yang akan diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada Kamis, 19 Maret 2026. Dalam sidang tersebut, pemerintah akan mempertimbangkan dua metode utama, yakni perhitungan astronomi (hisab) dan laporan hasil pengamatan hilal (rukyat) dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia.

Hasil sidang isbat nantinya akan menjadi dasar penetapan resmi Hari Raya Idul Fitri bagi umat Islam di Indonesia, sekaligus menjadi penanda berakhirnya bulan Ramadan dan dimulainya bulan Syawal.

Jangan Lewatkan:
  • BPH Migas Dapat Wewenang Baru Awasi Distribusi Elpiji 3 Kg
  • PCO Tegaskan Indonesia Gabung BRICS untuk Akses Pasar, Bukan Anti-Barat
  • Perjalanan Menuju Raudhah, 23 Kloter Jamaah Haji Dapat Izin
  • Gunung Karangetang Alami 35 Gempa Embusan dalam Sepekan
BMKG Hilal Syawal Idul Fitri 2026 Kalender Hijriah Rukyat Hilal
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah
Next Article Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja

Informasi lainnya

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

7 Mei 2026

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

7 Mei 2026

Usai Insiden Bekasi, Argo Bromo Anggrek Berganti Nama

6 Mei 2026

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026

Muhammadiyah Serukan Hidup Hemat dan Efisien

5 Mei 2026

Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Imam Dunia 2026

27 April 2026
Paling Sering Dibaca

Daniel Kahneman: Akhir Tragis Seorang Peraih Nobel

Profil Ericka

Bayang-Bayang Dwifungsi

Editorial Udex Mundzir

Inilah Tips Menjaga Kesehatan Saat Puasa

Islami Alfi Salamah

Belajar dari Kegagalan, Tips Bangkit dari Kekalahan dengan Penuh Semangat

Opini Alfi Salamah

Mengapa Sandal dan Sepatu Harus Diparkir dengan Rapi?

Daily Tips Assyifa
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

Minuman Ini Redakan Nyeri Haid

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi