Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Banyak Pikiran Bikin Lapar?

Ketika Notifikasi Mengalahkan Literasi

Api Pancasila dari Cisayong

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 4 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja

Pengelolaan THR secara bijak membantu masyarakat memenuhi kebutuhan Lebaran tanpa mengorbankan tabungan masa depan.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati12 Maret 2026 Ekonomi
Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja
Ilustrasi wanita sedang mengatur uang THR agar tidak cepat habis (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Tunjangan Hari Raya (THR) kerap datang seperti “bonus kebahagiaan” menjelang Lebaran. Namun di balik kegembiraan itu, banyak orang justru menghadapi kenyataan pahit: uang THR yang baru diterima bisa habis dalam waktu singkat karena belanja impulsif dan pengeluaran yang tidak terencana.

Setiap menjelang Idul Fitri, THR menjadi tambahan pemasukan yang sangat dinantikan oleh para pekerja. Dana ini biasanya digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari membeli pakaian baru, biaya perjalanan mudik, hingga berbagi kepada keluarga. Tanpa perencanaan yang jelas, pengeluaran tersebut sering kali melampaui kemampuan keuangan sehingga dana THR cepat terkuras.

Agar tidak habis begitu saja, perencanaan anggaran menjadi langkah penting setelah THR diterima. Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah membagi dana ke beberapa pos kebutuhan. Misalnya sekitar 10 persen untuk zakat dan sedekah, 20 persen untuk tabungan atau investasi, 30 persen untuk angpao keluarga, serta 40 persen untuk kebutuhan pribadi selama Lebaran seperti mudik dan belanja.

“THR sering dianggap sebagai uang tambahan yang bebas dipakai. Padahal jika tidak diatur dengan baik, pengeluarannya bisa lebih besar dari rencana,” ujar seorang perencana keuangan dalam diskusi literasi finansial di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga:
  • Batas Usia Pensiun Naik Jadi 59 Tahun pada 2025
  • XL Axiata Pastikan Tidak Ada PHK Pasca-Merger dengan Smartfren
  • Pinjaman Paylater Bank Tembus Rp22,78 T per Maret 2025
  • Indonesia Tawarkan Telur Sebagai Alat Negosiasi Tarif AS

Ia menjelaskan bahwa tradisi memberi angpao kepada keluarga saat Lebaran sering menjadi salah satu penyebab pengeluaran membengkak. Karena itu, masyarakat disarankan membuat daftar penerima angpao beserta nominal yang sesuai dengan kemampuan finansial agar pengeluaran tetap terkendali.

Selain membuat daftar angpao, penting juga untuk menyusun anggaran pengeluaran secara sederhana. Estimasi biaya mudik, kebutuhan bahan makanan untuk Lebaran, hingga pengeluaran hiburan keluarga perlu dihitung sejak awal agar penggunaan THR tidak melampaui batas yang telah ditentukan.

Di sisi lain, sebagian dana THR sebaiknya disisihkan untuk dana darurat. Dana ini dapat digunakan jika terjadi kebutuhan mendesak setelah masa libur Lebaran berakhir. Dengan memiliki dana cadangan, seseorang tidak perlu bergantung pada pinjaman untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Para pakar keuangan juga menyarankan agar sebagian THR dimanfaatkan untuk investasi masa depan. Instrumen seperti reksa dana, emas, saham, maupun deposito dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin membuat uang THR lebih produktif dan memberikan manfaat jangka panjang.

Artikel Terkait:
  • Ramal Akan ada Bencana Global Gegara AS
  • PHE Catat Produksi Migas Tertinggi Triwulan I 2025
  • Tok! Pengecer LPG 3 Kg Boleh Jualan Lagi Mulai Hari Ini
  • Prabowo Siapkan Rp5 Triliun untuk Serap 1 Juta Ton Jagung

Bagi masyarakat yang masih memiliki utang, THR juga dapat digunakan untuk melunasi atau mencicil kewajiban tersebut. Dengan mengurangi beban utang, kondisi keuangan setelah Lebaran akan lebih stabil dan sehat.

Selain itu, masyarakat diingatkan untuk menghindari godaan diskon besar-besaran yang biasanya marak di pusat perbelanjaan menjelang hari raya. Banyak orang tergoda membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan hanya karena promosi menarik.

Dengan pengelolaan yang bijak dan perencanaan yang matang, THR tidak hanya menjadi dana untuk merayakan Lebaran, tetapi juga dapat membantu memperkuat kondisi keuangan keluarga dalam jangka panjang.

Jangan Lewatkan:
  • Kebijakan Hapus Piutang UMKM Butuh Aturan Detail untuk Efektivitas
  • ‘No Buy Challenge 2025’: Gerakan Minimalisme di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
  • Dari Pertanian ke Agrowisata, Tasikmalaya Tunjukkan Transformasi
  • OJK Siapkan Regulasi Baru untuk Lembaga Keuangan Mikro 
Belanja Lebaran Keuangan Pribadi Manajemen Uang THR Lebaran Tips Finansial
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBMKG Prediksi Idul Fitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026
Next Article SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Informasi lainnya

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026

Sertifikasi Halal 2026 Kian Ketat, UMKM Harus Siap Total

26 April 2026

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

25 April 2026

Tarif Listrik April 2026 Tetap, Daya Beli Dijaga

22 April 2026
Paling Sering Dibaca

Apa yang Sebenarnya Disembunyikan dari Dana Desa?

Editorial Udex Mundzir

Dilema Profesi Guru di Tengah Ancaman Kriminalisasi

Editorial Udex Mundzir

Jangan Lupa! Palestina Dirampas, Israel Berdiri

Editorial Udex Mundzir

Wae Rebo, Desa di Atas Awan yang Menyimpan Pesona Budaya dan Alam

Travel Alfi Salamah

Gubernur Bayangan di Tambang Rakyat

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi