Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Parlemen Ringkas, Pilpres Terbuka

Siapa yang Layak Dipidana dalam Kasus Gibran

Eksotisme Surabaya dalam Ikan Sambal Nasi Kelapa

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

‘No Buy Challenge 2025’: Gerakan Minimalisme di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Warga Indonesia, khususnya kelas menengah, mulai beralih ke gaya hidup minimalis melalui kampanye "No Buy Challenge 2025".
AssyifaAssyifa2 Januari 2025 Ekonomi
Kampanye No Buy Challenge 2025
Tantangan Tanpa Belanja 2025: Gaya Hidup Hemat di Tengah Kondisi Ekonomi yang Sulit (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Gelombang kampanye “No Buy Challenge 2025” melanda media sosial Indonesia di penghujung tahun 2024. Kampanye ini mengajak masyarakat untuk mengurangi konsumsi barang dan jasa sepanjang tahun 2025, yang dilatarbelakangi ketidakpastian ekonomi akibat kebijakan pemerintah seperti kenaikan PPN dan biaya hidup lainnya.

No Buy Challenge yang viral di TikTok digunakan hampir 50 juta kali, menandakan tingginya antusiasme masyarakat terhadap tantangan ini. Beberapa warganet membuat daftar barang yang tidak akan dibeli selama setahun, seperti dekorasi rumah musiman, kopi take-away, hingga produk kecantikan, demi berhemat dan mengurangi dampak konsumsi berlebih.

“Ini bukan sekadar soal ekonomi, tapi juga melawan budaya konsumerisme yang makin parah,” ujar Cempaka Asriani, salah satu pelopor kampanye ini. Cempaka, yang dikenal sebagai pengusaha mode berkelanjutan, mengaku dulunya seorang shopaholic. Ia kini menganut gaya hidup minimalis dan merasa lebih bahagia serta bebas dari tekanan sosial untuk terus membeli barang.

Baca Juga:
  • Bapanas Catat Kenaikan Harga Telur dan Cabai, Beras dan Minyak Turun
  • Ekspansi Produk Pelumas Pertamina Lubricants Berkibar di Pasar Australia
  • Kenaikan PPN Jadi 12 Persen Dikritik, DPR Minta Kajian Ulang
  • Karawang Tergeser! Kota Bekasi Jadi Pemimpin UMK Tertinggi di Jawa Barat

Menurut Robertus Robet, dosen Sosiologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), kampanye ini mencerminkan upaya kelas menengah menghadapi ketidakpastian finansial. “Gerakan ini merupakan respons atas tekanan ekonomi, seperti inflasi, kenaikan biaya hidup, dan ekonomi serabutan yang semakin mendunia,” ungkapnya.

Selain alasan finansial, kampanye ini juga menjadi wujud kritik terhadap konsumerisme dan kesadaran akan krisis lingkungan. Dalam konteks ini, minimalisme dianggap sebagai cara hidup yang lebih ramah lingkungan dan memprioritaskan kesejahteraan mental.

Cynthia Suci Lestari, pendiri komunitas minimalisme “Lyfe With Less”, mengungkapkan bahwa gerakan ini memiliki makna mendalam. “No Buy Challenge adalah cara untuk mendidik diri agar bijak berkonsumsi. Fokusnya bukan hanya menghemat uang, tapi juga memaksimalkan barang yang sudah dimiliki,” ujar Cynthia.

Artikel Terkait:
  • Laba Freeport Rp67 T, Setoran Negara Dinilai Janggal
  • Kemenpar Gandeng Prancis Genjot Kunjungan Wisatawan
  • Singapura Hentikan Ekspor Babi dari Batam karena Flu Babi Afrika
  • MCI Awasi Rencana Aksi Investree Pasca Sanksi OJK

Namun, tidak sedikit yang meragukan efektivitas kampanye ini. Menurut Robet, dampak jangka panjangnya pada ekonomi masih belum terlihat signifikan, mengingat konsumerisme tetap mendominasi pasar global.

Meski demikian, kampanye “No Buy Challenge 2025” memberikan titik tolak bagi masyarakat untuk melawan konsumsi berlebihan di tengah ketidakpastian ekonomi. Dengan meningkatnya kesadaran kolektif, gaya hidup minimalis dapat menjadi alternatif untuk mencapai keseimbangan antara kebutuhan material dan kebahagiaan batin

Jangan Lewatkan:
  • BNI Salurkan KUR ke Petani Tebu untuk Dukung Swasembada Gula 2028
  • Harga Emas Antam Naik, Per Gram Sentuh Rp1,535 Juta
  • Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta
  • Tupperware Tutup Operasi di Indonesia Setelah 33 Tahun
Ekonomi 2025 Gaya hidup Minimalisme No Buy Challenge
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMantan Rektor UIN Bandung, Prof. Nanat Fatah, Tutup Usia
Next Article Xuan Son Cetak Brace, Vietnam Unggul Tipis Atas Thailand

Informasi lainnya

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dating Tanpa Alkohol, Tren Baru Generasi Muda

25 Agustus 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Jenis-Jenis Bunga, Mengungkap Keindahan dan Pesan di Baliknya

Perspektif Alfi Salamah

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

Bisnis Udex Mundzir

XL dan Smartfren Merger, Bagaimana ‘Nasib’ Pelanggan?

Techno Silva

Mengemudi Visi, Bukan Hanya Mobil Listrik

Perspektif Udex Mundzir

Tips Mengatur Waktu agar Gak Overwhelmed Tiap Hari

Daily Tips Alfi Salamah
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi