Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

PHK 1.100 Buruh di Lebak, Nasib Industri Padat Karya

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 26 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Cek Fakta: China Kuasai Ekonomi RI, Benarkah?

"Kita di Indonesia penduduk Tionghoa (China) itu hanya 4,5% tapi mengusai ekonomi lebih dari 50%. Jadi kekuatan 10 kali lipat dari pada jumlahnya," kata JK
Dexpert CorpDexpert Corp13 Mei 2023 Ekonomi
jusuf kalla
Jusuf Kalla (Chandra Gian Asmara/CNBC Indonesia)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pada Jumat lalu, Jusuf Kalla (JK), mantan Wakil Presiden Indonesia, mengatakan bahwa lebih dari 50% perekonomian Indonesia dikuasai oleh orang-orang keturunan China. Dia juga mengungkapkan bahwa situasi yang sama terjadi di negara-negara tetangga Indonesia.

“Kita di Indonesia penduduk Tionghoa (China) itu hanya 4,5% tapi mengusai ekonomi lebih dari 50%. Jadi kekuatan 10 kali lipat dari pada jumlahnya,” kata JK dalam acara halalbihalal yang diadakan oleh Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Hotel Borobudur, mengutip detikcom, Jumat (12/5/2023) malam.

Di Malaysia, JK mengatakan 30% total penduduk China menguasai 60% ekonomi negara itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:
  • Pakar Keamanan Siber Ungkap Bahaya Kesalahan Kurs Rupiah di Google
  • Ramal Akan ada Bencana Global Gegara AS
  • Revisi RUU BUMN Dibahas Besok, Bakal Perkuat Tata Kelola
  • Kebijakan Hapus Piutang UMKM Butuh Aturan Detail untuk Efektivitas

JK menyebut minimnya warga Indonesia yang menjadi pengusaha menjadi masalah besar. “Tentu (etnis China) sahabat-sahabat kita, penting kerjanya bayar pajak, dia pekerjakan orang. Tapi tatanan terbesarnya ada di kita. Mereka tidak salah yang kurang kita,” tuturnya.

Berapa jumlah etnis China di Indonesia sebenarnya sulit untuk diketahui secara pasti. Sebab sensus penduduk Indonesia menggunakan pendekatan persepsi responden (self declaration). Artinya, setiap individu bebas menyebut dirinya sebagai suku tertentu tanpa ada intervensi dari petugas sensus. Jika mengacu pada sensus 2010, jumlah etnis China sekitar 2,8 juta jiwa 1,2% dari seluruh jumlah penduduk Indonesia.

Dengan demikian, apakah etnis China di Indonesia sebanyak 4,5% seperti kata JK agak sulit dipastikan mengingat sensus menggunakan pendekatan self declaration, dampaknya apakah mereka menguasai 50% ekonomi Indonesia juga sulit diketahui.

Tetapi jika dilihat dari nama-nama konglomerat di Indonesia memang didominasi oleh etnis China.

Berdasarkan data Forbes Real Time Billionaires, dari 20 orang terkaya di Indonesia, setidaknya 14 orang merupakan keturunan Tionghoa.

Artikel Terkait:
  • BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen
  • Dari Pertanian ke Agrowisata, Tasikmalaya Tunjukkan Transformasi
  • Zulhas Usul Kewenangan Lartas Impor Pangan Pindah ke Kemenko Pangan
  • Prabowo Minta Regulasi Migas Disederhanakan untuk Dorong Investasi

Memang, kekayaan para konglomerat tersebut cepat naik turun akibat pergerakan harga saham perusahaan yang dimiliki. Tetapi, setidaknya bisa menggambarkan besarnya bisnis yang dilakukan. Hal ini tentunya berdampak pada perekonomian Indonesia.

Duo Hartono misalnya, yang tidak pernah absen dari tiga besar orang terkaya di Indonesia. Mereka merupakan pemegang saham pengendali Bank Central Asia (BCA), bank swasta terbesar di Indonesia. Namanya saja sudah terbesar, tentunya bisnisnya juga luas. Keduanya juga merupakan pemilik dari PT Djarum.

Kemudian Low Tuck Kwong yang merupakan pemilik PT Bayan Resources Tbk. yang saat ini menjadi orang terkaya di Indonesia. Bisnis utama Bayan yakni batu bara, komoditas ekspor utama Indonesia.

Nilai ekspor batu bara sepanjang 2022 mencapai US$ 54 miliar, berkontribusi sebesar 20% dari total ekspor. Memang tidak semua pengusaha batu bara adalah etnis China, bahkan mungkin lebih banyak penduduk pribumi. Namun, munculnya nama Low Tuck Kwong sebagai orang terkaya di Indonesia bisa memberikan gambaran kehadiran etnis China di industri batu bara, bahkan memiliki pengaruh yang besar.

Prajogo Pangestu menjadi orang terkaya kelima, memiliki perusahaan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, juga merupakan keturunan Tionghoa. Ada lagi Djoko Susanto, pemilik grup Alfamart.

Jangan Lewatkan:
  • Rupiah Kuat di Rp16.390, Pasar Tunggu Rilis Ekonomi Kuartal I
  • BYD Siap Memperluas Produksi Kendaraan Listrik di Vietnam bukan Indonesia?
  • BNI Salurkan KUR ke Petani Tebu untuk Dukung Swasembada Gula 2028
  • Pemerintah Diingatkan Mitigasi Dampak Kenaikan PPN 12 Persen

Perbankan, ekspor, manufaktur seperti Chandra Asri, hingga industri ritel seperti Alfamart semua ada nafas etnis China di dalamnya, dan industri-industri tersebut merupakan roda penggerak perekonomian.

China JK Orang Terkaya Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleASEAN Menguatkan Konektivitas Pembayaran Regional dan Dedolarisasi
Next Article PSI Kabupaten Mojokerto Menyaring 18 Bacaleg Potensial, Siap Tarung

Informasi lainnya

Pertalite Tetap Rp10.000, Konsumsi Naik dan Stok Tertekan

26 Oktober 2026

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

14 September 2026

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

5 September 2026

Dapur Warga Bakal Berubah? Pemerintah Siapkan Gas Pengganti LPG

7 Mei 2026

Ekonomi RI Tembus 5,61 Persen pada Awal 2026

6 Mei 2026

Tagihan Listrik April Melonjak, PLN Tegaskan Tarif Tetap

5 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Palworld, Game Gado-Gado yang Viral

Techno Alfi Salamah

Gaduh Ijazah dan Politik Adu Domba

Editorial Udex Mundzir

Ironi di Balik Program Bergizi

Perspektif Assyifa

Growth Mindset

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Tetap Personal Branding, Tapi Jaga Privasi

Daily Tips Assyifa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

Ferry Pimpin Syarikat Islam, Hamdan Ketua Dewan Pusat

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi