Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 15 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Hidup yang PSBB

Hindari hal yang tidak penting, sia-sia apalagi maksiat
Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi19 Juli 2024 Refleksi
PSBB
Ilustrasi Penerapan PSBB (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Saat awal pandemi covid melanda, Pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

Dalam hidup ada akronim lain dari PSBB yang harus diperjuangkan. Apa itu? Produktif, Sejahtera, Bahagia dan Berkah.

Ciri-Ciri Menjadi Idaman Setiap Orang

Inilah 4 ciri-ciri yang menjadi idaman setiap orang. Demi meraih keempatnya manusia rela berkorban waktu, tenaga, pikiran dan perasaan.

Produktif

Tiap manusia diberi potensi, waktu dan sumber daya lainnya. Ukuran keberhasilan dalam memanfaatkan itu semua adalah produktivitas. Dengan waktu yang sama 24 jam ada orang yang sangat produktif, mampu menyelesaikan banyak permasalahan, menuntaskan banyak pekerjaan, berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Ada juga yang tidak menghasilkan apa-apa. Waktu berlalu tanpa arti, hasil dan makna.

Apa kunci agar bisa produktif dalam hidup? Menurut Mohammad Faris dalam bukunya Muslim Produktif menyebutkan ada tiga kunci produktif yaitu fokus, energi dan waktu. Fokus terkait dengan pikiran dan konsentrasi. Jika dalam aktivitas pikiran bercabang, negative thinking, pesimis dan lainnya maka akan sulit untuk fokus.

Baca Juga:
  • Vitamin Syukur
  • Agar Generasi Z tidak Mencemaskan
  • Merdeka Jiwa
  • Mewaspadai Komunisme

Bagaimana agar bisa fokus? Miliki pikiran positif, jauhi buruk sangka, iri, dengki, jauhkan diri dari hal-hal yang mengganggu konsentrasi, dan minimalkan multitasking dalam satu waktu. Di era digital ini multitasking seolah-olah menjadi gaya hidup. Seolah-olah lebih produktif padahal secara mental dan pikiran itu tidak sehat. Selain itu jika pikiran sudah jenuh, maka berhentilah sementara. Lakukan refreshing dan rekreasi.

Kunci produktif lainnya yaitu energi dan waktu. Energi diperoleh dengan cara istirahat, olahraga dan nutrisi. Tidur yang cukup 6-8 jam sehari, olahraga teratur dan makan makanan bergizi seimbang. Waktu dikelola dengan prioritas pada pekerjaan yang penting sesuai tujuan. Hindari hal yang tidak penting, sia-sia apalagi maksiat. Kelola waktu agar tidak banyak masuk pada hal yang genting dan deadline.

Sejahtera

Jika dimaknai secara sempit maka ini terkait dengan materi, harta atau uang. Materi diperoleh melalui nilai tambah (added value) dan penciptaan nilai (value creatiion). Nilai tambah bisa karena waktu dan tempat. Telur dari Sidrap dibawa ke Makassar maka harga akan lebih mahal.

Telur dijual pada bulan Maulid Nabi juga lebih tinggi harganya. Value creation dapat diperoleh melalui inovasi dan kreativitas. Telur yang sudah diolah menjadi kue, diberi merek khusus, packing yang menarik maka harganya pasti lebih mahal.

Tentu dalam hidup uang bukan jadi tujuan tapi sebagai alat atau sarana kebaikan. Uang akan bermanfaat jika berada pada orang yang tepat. Orang yang meletakkan uang pada tangannya bukan pada hatinya. Orang yang menjadikan uang sebagai jalan berbagi kebaikan dan menebar manfaat. Orang yang hati-hati mencari uang sehingga terhindar dari menghalalkan segala cara.

Artikel Terkait:
  • Kontroversi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Antikritik dan Kemewahan Helikopter
  • Tombol Motivasi
  • Memilih Menteri
  • Pentingnya Persetujuan Warga dalam Infrastruktur Lingkungan

Bahagia

Ini dapat diraih jika kita menginginkan apa yang diraih, bukan hanya meraih apa yang diinginkan. Artinya ada rasa syukur dalam hati pada apa yang dimiliki. Bahagia ada tiga level yaitu personal, sosial dan spiritual. Bahagia personal melalui syukur, sabar dan sederhana. Bahagia sosial melalui berbagi, mencintai dan memaafkan. Bahagia spiritual melalui tawakkal kepada Allah.

Berkah atau Manfaat yang Banyak

Harta, jabatan, ilmu, keluarga, teman, waktu dan apapun nikmat yang Allah anugrahkan tidak ada yang disia-siakan. Semuanya memberi manfaat pada diri sendiri, keluarga, masyarakat.

Keberkahan juga ditandai dengan ketenangan dalam hidup karena harta, jabatan dan lainnya diperoleh dengan cara yang baik dan benar. Tidak melanggar norma-norma dan syariat agama, etika masyarakat dan peraturan negara. Tetap menjunjung integritas dan kejujuran. Jauh dari tipu daya, pencurian, menghalalkan segala cara dan mengorbankan orang lain.

Jangan Lewatkan:
  • Mengapa Korupsi Menjadi Budaya?
  • Menunda Beban, Mengutamakan Rakyat
  • Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z
  • Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

Mari jalani hidup yang PSBB. Hidup yang produktif, sejahtera, bahagia dan berkah. Semoga dengan itu semua tercipta masyarakat yang adil dan makmur lahir dan batin.

Catatan Syamril Pendidikan karakter PSBB Tips Hidup Produktif
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDiklat Jurnalistik Pertama JMSI Kaltim Dimulai
Next Article Pengaruh Kualitas Guru Terhadap Kualitas Pendidikan

Informasi lainnya

Pajak Dibayar, Kuliah Tetap Mahal

6 September 2026

Mengapa Korupsi Menjadi Budaya?

15 Agustus 2026

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

14 Agustus 2026

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

6 Agustus 2026

Jamnas Bukan Ajang Si Punya Uang

9 April 2026

Relawan Muda di Arus Mudik

17 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Rusia dan Ancaman Tsunami Abadi

Editorial Udex Mundzir

Göbekli Tepe: Terungkapnya Misteri Peradaban Tertua

Profil Alfi Salamah

Roehana Koeddoes: Jejak Emansipasi Sang Pionir Pers

Biografi Alfi Salamah

Syarat dan Cara Membuat SKCK Menurut Polri untuk WNA dan WNI

Happy Alfi Salamah

Tiga Pekerjaan Masa Depan yang Paling Dibutuhkan Dunia

Techno Assyifa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

Temaram di Khalifa

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi