Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

Benarkah Mikroplastik Sudah Masuk ke Tubuh Manusia? Ini Fakta Ilmiahnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 16 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Hidup yang PSBB

Hindari hal yang tidak penting, sia-sia apalagi maksiat
Syamril Al-BugisyiSyamril Al-Bugisyi19 Juli 2024 Gagasan
PSBB
Ilustrasi Penerapan PSBB (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Saat awal pandemi covid melanda, Pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

Dalam hidup ada akronim lain dari PSBB yang harus diperjuangkan. Apa itu? Produktif, Sejahtera, Bahagia dan Berkah.

Ciri-Ciri Menjadi Idaman Setiap Orang

Inilah 4 ciri-ciri yang menjadi idaman setiap orang. Demi meraih keempatnya manusia rela berkorban waktu, tenaga, pikiran dan perasaan.

Produktif

Tiap manusia diberi potensi, waktu dan sumber daya lainnya. Ukuran keberhasilan dalam memanfaatkan itu semua adalah produktivitas. Dengan waktu yang sama 24 jam ada orang yang sangat produktif, mampu menyelesaikan banyak permasalahan, menuntaskan banyak pekerjaan, berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Ada juga yang tidak menghasilkan apa-apa. Waktu berlalu tanpa arti, hasil dan makna.

Apa kunci agar bisa produktif dalam hidup? Menurut Mohammad Faris dalam bukunya Muslim Produktif menyebutkan ada tiga kunci produktif yaitu fokus, energi dan waktu. Fokus terkait dengan pikiran dan konsentrasi. Jika dalam aktivitas pikiran bercabang, negative thinking, pesimis dan lainnya maka akan sulit untuk fokus.

Baca Juga:
  • Reformasi Polri: Antara Penegak Hukum atau Duta Wisata?
  • Sikap dan Model Kepemimpinan dalam NU: Antara Kepentingan dan Prinsip
  • Energi Para Pahlawan
  • Growth Mindset

Bagaimana agar bisa fokus? Miliki pikiran positif, jauhi buruk sangka, iri, dengki, jauhkan diri dari hal-hal yang mengganggu konsentrasi, dan minimalkan multitasking dalam satu waktu. Di era digital ini multitasking seolah-olah menjadi gaya hidup. Seolah-olah lebih produktif padahal secara mental dan pikiran itu tidak sehat. Selain itu jika pikiran sudah jenuh, maka berhentilah sementara. Lakukan refreshing dan rekreasi.

Kunci produktif lainnya yaitu energi dan waktu. Energi diperoleh dengan cara istirahat, olahraga dan nutrisi. Tidur yang cukup 6-8 jam sehari, olahraga teratur dan makan makanan bergizi seimbang. Waktu dikelola dengan prioritas pada pekerjaan yang penting sesuai tujuan. Hindari hal yang tidak penting, sia-sia apalagi maksiat. Kelola waktu agar tidak banyak masuk pada hal yang genting dan deadline.

Sejahtera

Jika dimaknai secara sempit maka ini terkait dengan materi, harta atau uang. Materi diperoleh melalui nilai tambah (added value) dan penciptaan nilai (value creatiion). Nilai tambah bisa karena waktu dan tempat. Telur dari Sidrap dibawa ke Makassar maka harga akan lebih mahal.

Telur dijual pada bulan Maulid Nabi juga lebih tinggi harganya. Value creation dapat diperoleh melalui inovasi dan kreativitas. Telur yang sudah diolah menjadi kue, diberi merek khusus, packing yang menarik maka harganya pasti lebih mahal.

Tentu dalam hidup uang bukan jadi tujuan tapi sebagai alat atau sarana kebaikan. Uang akan bermanfaat jika berada pada orang yang tepat. Orang yang meletakkan uang pada tangannya bukan pada hatinya. Orang yang menjadikan uang sebagai jalan berbagi kebaikan dan menebar manfaat. Orang yang hati-hati mencari uang sehingga terhindar dari menghalalkan segala cara.

Artikel Terkait:
  • Guru Hebat
  • Ujian Jabatan
  • Hindari Jebakan Kehidupan
  • Bonus di Perguruan Tinggi: Kewajiban Institusi Pendidikan

Bahagia

Ini dapat diraih jika kita menginginkan apa yang diraih, bukan hanya meraih apa yang diinginkan. Artinya ada rasa syukur dalam hati pada apa yang dimiliki. Bahagia ada tiga level yaitu personal, sosial dan spiritual. Bahagia personal melalui syukur, sabar dan sederhana. Bahagia sosial melalui berbagi, mencintai dan memaafkan. Bahagia spiritual melalui tawakkal kepada Allah.

Berkah atau Manfaat yang Banyak

Harta, jabatan, ilmu, keluarga, teman, waktu dan apapun nikmat yang Allah anugrahkan tidak ada yang disia-siakan. Semuanya memberi manfaat pada diri sendiri, keluarga, masyarakat.

Keberkahan juga ditandai dengan ketenangan dalam hidup karena harta, jabatan dan lainnya diperoleh dengan cara yang baik dan benar. Tidak melanggar norma-norma dan syariat agama, etika masyarakat dan peraturan negara. Tetap menjunjung integritas dan kejujuran. Jauh dari tipu daya, pencurian, menghalalkan segala cara dan mengorbankan orang lain.

Jangan Lewatkan:
  • Manusia Bersifat Air
  • Musik AI Tanpa Hak Cipta
  • Menunda Beban, Mengutamakan Rakyat
  • Merdeka Jiwa

Mari jalani hidup yang PSBB. Hidup yang produktif, sejahtera, bahagia dan berkah. Semoga dengan itu semua tercipta masyarakat yang adil dan makmur lahir dan batin.

Catatan Syamril Pendidikan karakter PSBB Tips Hidup Produktif
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDiklat Jurnalistik Pertama JMSI Kaltim Dimulai
Next Article Pengaruh Kualitas Guru Terhadap Kualitas Pendidikan

Informasi lainnya

Jamnas Bukan Ajang Si Punya Uang

9 April 2026

Relawan Muda di Arus Mudik

17 Maret 2026

Ekspedisi Jejak Hewan dalam Al-Qur’an, Kelompok Bambu dan Semangat Tak Patah

27 Februari 2026

Jejak Hewan Al-Qur’an Warnai Ekspedisi Siswa

26 Februari 2026

Pramuka SMKN 3 Bone Gelar Laga Palang 2026

4 Februari 2026

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

30 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Mengukir Adab Haji dan Sunnah Wasiat Sebelum Berangkat

Islami Alfi Salamah

Jangan Serahkan Pendidikan ke Negara yang Tak Konsisten

Editorial Udex Mundzir

Anak dan Sepak Bola: Jembatan Simbolik di Piala AFF 2024

Happy Assyifa

Jokowi, Mengapa Masih Ikut Campur?

Editorial Udex Mundzir

Pergi Haji atau Umroh Dulu? Ini Jawaban Ustadz Abdul Somad

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Ericka5 Agustus 2025

Silfester Matutina Dieksekusi Terkait Fitnah Jusuf Kalla

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pelayanan Terbaik Arab Saudi untuk Jamaah Haji Indonesia

KUHAP Baru Atur Ketat Penyitaan hingga Penahanan

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi